Info Kecelakaan Dan Kriminalitas Kajen

Info Kecelakaan Dan Kriminalitas Kajen Info Kajen Raya berfungsi untuk memberikan informasi yang bersifat positif dan fakta

15/08/2026

HARI DAMAI ACEH BERAKHIR RICUH! Bendera Bulan Bintang Berkibar, Polisi Dipukul Mundur Massa

Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, berakhir ricuh. Kegiatan yang semula diisi dengan zikir dan doa berubah tegang setelah terjadi aksi saling dorong antara massa dan aparat keamanan.

15/08/2026

Seorang siswa kelas X SMK di Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, diduga menjadi korban penganiayaan di lingkungan sekolah saat mengantre untuk menerima makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Menurut kuasa hukum korban, Sriyanto, korban diduga didatangi siswa lain. Korban kemudian disebut diseret secara kasar dan mengalami kekerasan fisik berupa pukulan serta hantaman lutut ke arah wajah.

Aksi tersebut sempat direkam oleh siswa lain dan videonya kemudian beredar di media sosial.

Akibat kejadian itu, pihak keluarga menyebut korban mengalami trauma berat hingga enggan kembali ke sekolah.

Keluarga kemudian memilih menempuh jalur hukum setelah proses mediasi dinilai belum menghasilkan penyelesaian yang dianggap adil.

Orang tua korban, Susi Arinawati, bersama kuasa hukumnya melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Kebumen pada Selasa (11/8/2026).

Dalam laporan tersebut, pihak korban mencantumkan dua pihak sebagai terlapor, yakni siswa yang diduga melakukan penganiayaan serta kepala sekolah yang dianggap bertanggung jawab terhadap lingkungan pendidikan.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses hukum. Status pihak yang dilaporkan masih sebagai terlapor, sehingga identitas siswa yang diduga sebagai pelaku tidak dicantumkan.


14/08/2026

Informasi bermanfaat

Tewas Tertemb*k Pist*l Polisi di Kamar Mandi, Winda Lorenza Ternyata Saksi Kunci Korupsi Bea Cukai?MEDAN — Kematian Wind...
14/08/2026

Tewas Tertemb*k Pist*l Polisi di Kamar Mandi, Winda Lorenza Ternyata Saksi Kunci Korupsi Bea Cukai?

MEDAN — Kematian Winda Lorenza Gowasa di Medan, Sumatera Utara, ramai dikaitkan dengan penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai. Namun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan belum dapat memastikan bahwa Winda merupakan saksi yang pernah dipanggil dalam perkara tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik memang pernah menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang saksi berinisial WL pada awal April 2026. Namun, saksi tersebut tidak hadir sehingga penyidik belum pernah memeriksa atau memastikan identitasnya secara langsung.

“Sekali lagi kami sampaikan, kami belum bisa memastikan secara persis apakah ini orang yang sama dengan pihak yang dipanggil sebagai saksi dalam perkara di Bea dan Cukai,” kata Budi, Selasa (11/8/2026).

KPK menjelaskan, pemeriksaan WL berkaitan dengan pengembangan kasus dugaan suap importasi barang di lingkungan Bea Cukai. Penyidik saat itu ingin mendalami dugaan aliran uang maupun aset dari pihak yang terseret dalam perkara tersebut.

Karena itu, KPK juga belum menyebut WL sebagai “saksi kunci” seperti yang ramai diberitakan. Penyidik masih dapat melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang terkait perkara untuk memastikan identitas WL.

Sementara itu, Winda ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di kamar mandi sebuah rumah di kawasan Medan Helvetia pada 2 Agustus 2026. Senjata api yang ditemukan di lokasi disebut merupakan senjata dinas milik mantan suaminya yang merupakan anggota Polri.

Penyelidikan awal polisi mengarah pada dugaan bunuh diri. Namun, keluarga Winda tidak menerima kesimpulan tersebut dan melaporkan dugaan pembunuhan ke Polda Sumatera Utara.

Hingga kini, penyebab kematian Winda masih dalam penyelidikan. KPK juga menegaskan belum ada bukti yang memastikan Winda merupakan WL dalam perkara Bea Cukai maupun adanya kaitan antara kematiannya dengan kasus korupsi tersebut.

Plt. Bupati Sukirman Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-65, Sekaligus Tutup Raimuna Cabang IX Kwarcab PekalonganKAJEN – Pela...
14/08/2026

Plt. Bupati Sukirman Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-65, Sekaligus Tutup Raimuna Cabang IX Kwarcab Pekalongan

KAJEN – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.H., menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Jumat (14/08/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutupan Perkemahan Raimuna Cabang IX Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan.

Upacara tersebut dihadiri Ketua Kwarcab Kabupaten Pekalongan yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Dr. H. M. Yulian Akbar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atau yang mewakili selaku anggota Mabicap, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, para Asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Karanganyar selaku Mabiran, serta para peserta Raimuna Cabang IX yang terdiri atas Pramuka Penegak, Pandega dan para pembina.

Dalam upacara tersebut, Plt. Bupati Sukirman membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa nilai-nilai Trisatya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman hidup anggota Pramuka terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan zaman.

“Hari Pramuka bukan hanya sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan sebuah momentum untuk dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas yang semakin maju, berdaulat, dan bermartabat, serta sejahtera,” demikian amanat yang dibacakan Sukirman.

Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional ke-12 Tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” Tema tersebut menjadi wujud komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia mengenai swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan serta kemandirian nasional.

Menurut amanat tersebut, swasembada pangan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat aspek pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenal dan ikut menyelesaikan berbagai persoalan nyata di lingkungan sekitarnya.

“Melalui pendidikan kepramukaan, kami berupaya menumbuhkan budaya produktif, rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda,” lanjutnya.

Gerakan Pramuka juga terus mendorong perubahan pola pendidikan dari learning by doing menjadi learning, creating, and solving, yakni belajar, mencipta, sekaligus menyelesaikan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, dalam konteks Kabupaten Pekalongan, Sukirman menyampaikan apresiasi kepada Kwarcab Pekalongan yang selama ini terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat kepada Kwarcab Pekalongan yang telah terus-menerus bahu-membahu bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan seluruh kekuatan komponen bangsa yang ada, melakukan pembangunan, memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan, menciptakan generasi-generasi tangguh, menciptakan kader-kader pemimpin yang berasal dari Kwarcab Pekalongan,” ujarnya.

Menurutnya, sinergitas antara Gerakan Pramuka dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan merupakan hal yang membanggakan dan harus terus dipertahankan.

“Sinergitas ini harus terus-menerus dilakukan sampai akhir zaman, sampai kemudian Republik ini masih tetap berdiri tegak,” tegas Sukirman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Pramuka Kwarcab Pekalongan yang telah mengikuti Perkemahan Raimuna Cabang IX hingga selesai. Menurutnya, kegiatan perkemahan tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sarana membangun berbagai karakter positif bagi generasi muda.

“Perkemahan tentu menjadi ajang konsolidasi, ajang koordinasi, ajang solidaritas, ajang bekerja sama, menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, menumbuhkan kreativitas dan keterampilan, serta tentu saja menumbuhkembangkan semangat persaudaraan, serta meningkatkan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Sukirman menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan terus mendorong berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk Raimuna, Pesta Siaga dan kegiatan lainnya, agar mampu memperkuat persatuan dan kesatuan, nasionalisme serta keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.

Dalam keterangannya seusai upacara, Sukirman juga menyampaikan optimistis Gerakan Pramuka akan terus melahirkan kader-kader terbaik bangsa yang memiliki keterampilan, jiwa kewirausahaan, ketakwaan serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita semakin optimistis dan bersyukur dengan Pramuka ini menciptakan kader-kader terbaik bangsa, kader-kader yang terampil dalam wirausaha, kader-kader yang bertakwa, dan kader-kader yang selalu mencintai Negara dan Kesatuan Republik Indonesia dengan caranya masing-masing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sukirman mendorong Kwarcab Pekalongan yang diketuai Dr. H. M. Yulian Akbar untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Kami juga selalu ingin mendorong kepada Kwarcab Pekalongan yang diketuai oleh Bapak Yulian Akbar selaku juga Sekda Kabupaten Pekalongan untuk menciptakan, mendorong terus Gerakan Pramuka agar terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.

Terkait penghargaan yang diberikan kepada para pembina dan peserta yang berprestasi dalam rangkaian Raimuna Cabang IX, Sukirman menilai penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan hasil kerja keras selama mengikuti berbagai kegiatan.

“Tadi sudah digelar berbagai event dan lomba berbagai keterampilan, dari mulai administrasi, keterampilan senam tongkat, lalu kemudian reportase dan seterusnya. Nah, ini menjadi bekal ilmu yang bermanfaat sekali bagi ke depan,” katanya.

Ia menambahkan, penghargaan yang diterima para pembina juga menjadi bukti pengabdian yang diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi generasi Pramuka berikutnya.

“Kepada para pembina yang mendapatkan penghargaan, tentu saja ini menjadi bukti pengabdian yang tiada henti dan akan berguna tentu saja menginspirasi bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

14/08/2026

Suasana Kota Berastagi, Kabupaten Karo, mendadak mencekam pada Kamis (13/8/2026).

Puluhan siswa-siswi SMAN 1 Berastagi harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Proses evakuasi berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Para korban terus berdatangan dan mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Beberapa lokasi yang menjadi tempat penanganan antara lain RSU Efarina, RS Amanda Berastagi, hingga RSU Kabanjahe.

Dalam video yang beredar, sejumlah siswa terlihat dalam kondisi lemas dan harus dievakuasi menggunakan kursi roda hingga tandu dari ambulans.

Suara sirine ambulans yang terus bersahutan di jalanan Kota Berastagi menambah kepanikan warga di sekitar lokasi.

Hingga kini, para siswa masih menjalani penanganan medis. Pihak berwenang juga masih mendalami penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut, termasuk kemungkinan kaitannya dengan makanan dari program MBG.


AKA Kajen Juara Karangtaruna Cup VII, Taklukkan Perkasa FC Kebonagung 1-0PEKALONGAN, INFO KAJEN – AKA Kajen keluar sebag...
13/08/2026

AKA Kajen Juara Karangtaruna Cup VII, Taklukkan Perkasa FC Kebonagung 1-0

PEKALONGAN, INFO KAJEN – AKA Kajen keluar sebagai juara Karangtaruna Cup VII setelah menaklukkan Perkasa FC Kebonagung dengan skor tipis 1-0 dalam laga final yang digelar di Lapangan Desa Kajongan, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Rabu (12/8/2026).

Partai puncak berlangsung menarik dan penuh tensi. Kedua kesebelasan tampil terbuka dengan saling melancarkan serangan. Perkasa FC Kebonagung maupun AKA Kajen menunjukkan permainan terbaik demi mengamankan gelar juara.

Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, AKA Kajen mampu mempertahankan keunggulan 1-0 sekaligus memastikan diri sebagai kampiun Karangtaruna Cup VII.

Laga final tersebut turut dihadiri Drs. Mores Irson Kubela, AP., selaku Sekretaris Dinas Dinporapar Kabupaten Pekalongan, yang hadir mewakili Plt. Bupati Pekalongan Sukirman. Mores menyampaikan bahwa Plt. Bupati tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di luar kota.

“Saya hadir mewakili Bapak Plt. Bupati. Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang. Kegiatan seperti ini sangat positif untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit unggul pemain muda, khususnya di tingkat Kecamatan Kajen,” ujar Mores.

Turut hadir Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan, Andi Susanto, S.H. Ia memberikan apresiasi kepada panitia Karang Taruna Kajen yang telah sukses menyelenggarakan event dua tahunan tersebut.

Menurut Andi, turnamen Karangtaruna Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang sepak bola.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia Karang Taruna Kajen yang telah menyelenggarakan event dua tahunan ini. Turnamen seperti ini sangat positif untuk memberikan ruang bagi bakat-bakat pemain muda di Kecamatan Kajen. Selamat kepada AKA Kajen yang telah meraih juara pertama,” ungkap Andi.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kajen, Jopaindi, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian turnamen hingga partai final.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan aman. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga turnamen ini dapat berlangsung sampai selesai,” ujarnya.

AKA Kajen Bawa Pulang Rp3,5 Juta
Sebagai juara pertama, AKA Kajen berhak menerima hadiah sebesar Rp3,5 juta. Sementara itu, Perkasa FC Kebonagung sebagai runner-up mendapatkan hadiah sebesar Rp2,5 juta.

Posisi juara 3 bersama diraih AGAS MUDA FC Gandarum dan REKAL FC Kalijoyo, masing-masing masuk dalam kategori juara ketiga dengan hadiah sebesar Rp1 juta.
Penghargaan juga diberikan kepada SABER FC Salit sebagai Suporter Terbaik, dengan hadiah sebesar Rp500 ribu.

Karang Taruna Kajen menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Karangtaruna Cup VII. Apresiasi juga diberikan kepada para penonton yang turut memeriahkan pertandingan serta jajaran TNI dan Polri yang melakukan pengamanan hingga laga final berakhir.

Berkat dukungan berbagai pihak, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Panitia berharap penyelenggaraan Karangtaruna Cup berikutnya dapat semakin meriah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain menjadi wadah pembinaan sepak bola dan pencarian bibit-bibit muda, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar lokasi pertandingan.

Dengan berakhirnya laga final, AKA Kajen resmi menjadi juara Karangtaruna Cup VII, sedangkan Perkasa FC Kebonagung harus puas sebagai runner-up setelah kalah tipis 0-1 dalam laga puncak.

11/08/2026

street Cafe Misbar (grimis bubar)
Belakang Pendopo Bupati Kajen

Rasakan sensasi menyegarkan di cafe nuansa alam yang esotic dengan menu2 harga terjangau.

Dugaan pelecehan terjadi di Jalan Hayam Wuruk, Pekalongan, pada Selasa (11/8/2026) siang. Seorang penjual kopi laki-laki...
11/08/2026

Dugaan pelecehan terjadi di Jalan Hayam Wuruk, Pekalongan, pada Selasa (11/8/2026) siang. Seorang penjual kopi laki-laki berusia 20 tahun mengaku mengalami kejadian tersebut saat sedang berjualan.

Penjual kopi tersebut mengaku baru bekerja di tempat itu kurang dari sebulan. Saat kejadian, seorang pria paruh baya yang mempunyai toko di sekitar tempat jualannya menghampiri dan bertanya-tanya tentang kopi.

Namun, secara tiba-tiba tangan pria tersebut menyentuh ke arah kelamin. Beruntung, penjual kopi menggunakan apron sehingga tangan tersebut mengenai ponsel yang berada di dalam kantong apron.

Akibat kejadian tersebut penjual kopi mengalami trauma.

Sumber : pekalonganinfo *sv

Address

Pekalongan
51161

Telephone

+6285866118617

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Kecelakaan Dan Kriminalitas Kajen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Info Kecelakaan Dan Kriminalitas Kajen:

Shortcuts

Share