Taufik Noor

Taufik Noor Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Taufik Noor, Art, Medina.

Kenapa ya, Masjid Nabawi selalu beratapkan langit yang cantik? Bahkan sampe detik-detik terakhir menjelang malam, dicela...
05/03/2026

Kenapa ya, Masjid Nabawi selalu beratapkan langit yang cantik? Bahkan sampe detik-detik terakhir menjelang malam, dicelah payung2 masjid Nabawi selalu mengintip cahaya langit yang indah. Damai gitu rasanya. Saking indahnya ga perlu kasih filter macem2. Bahkan kadang-kadang malah saking unrealnya kayak ngebatin ini beneran kah?

Entahlah, apakah semua orang merasakan hal yang sama atau tidak. Tapi saya yakin banyak orang yang memiliki pengalaman serupa. Di tengah hiruk pikuk dunia yang berat untuk dijalani, Madinah itu seperti penenang. Di sana benar-benar bisa lupa dengan kerjaan, tagihan, juga semua kegiatan di kampung halaman. Bahkan kadang ada momen di mana justru Madinah itu sendirilah yang terasa seperti kampung halaman.

Sementara itu di berita yang ada belakangan ini, terdengar kabar bahwa beberapa jamaah ga bisa balik indo karena bandara di beberapa negara Arab ditutup. Akhirnya kembali ke Mekkah/Madinah dengan akomodasi dan transport ditanggung. Jujur itu saya juga pingin. Kalau pun ujung2nya pecah WW3, meski katanya Indonesia tempat teraman, entah kenapa kalau boleh dikasih pilihan saya justru berharap pas lagi di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi aja. Kayak, bersyukur bisa meninggal saat beribadah di sana. Aamiin.. InshaaAllah

Ramadan Mubarak. Semoga Allah menerima semua amal ibadah kita. Aamiin.. 🤲🏼✨
18/02/2026

Ramadan Mubarak. Semoga Allah menerima semua amal ibadah kita. Aamiin.. 🤲🏼✨

Jabal Rahmah, atau Bukit Kasih, bukit di mana Adam dan Hawa kembali bertemu. Di tempat ini banyak orang berdoa agar dipe...
11/02/2026

Jabal Rahmah, atau Bukit Kasih, bukit di mana Adam dan Hawa kembali bertemu. Di tempat ini banyak orang berdoa agar dipertemukan dengan jodohnya, atau bahkan berjodoh dengan orang yang selama ini disebut dalam doanya. Namun ada satu hal yang kadang orang lupa, bahwa di sekitar tempat ini p**a berlangsung perpisahan terbesar umat Islam dengan Rasulullah, Nabi Muhammad Sallallahu’AlaihiWassalam. Tempat di mana Rasullullah menyampaikan Khutbah Wada’, Khutbah perpisahan, pada tahun 10 Hijriyah. Di sini umat Islam berbondong datang, dan berdoa untuk mengharapkan pertemuan, sayangnya sejarah juga mencatat bahwa inilah tempat untuk mengikrarkan perpisahan dengan orang yang begitu dicintai.

Di sana saya berjalan perlahan, menaiki bebatuan. Melewati dinding-dinding yang penuh coretan orang-orang tak beradab. Yang dari tulisannya bisa ditebak mayoritas dari negara mana. Miris, di satu sisi mereka percaya bahwa tempat ini adalah tempat suci dan bersejarah, namun mereka mengotorinya dengan sampah tulisan-tulisan.

Dan saya terus berjalan hingga menuju puncak bukit. Ratusan orang mengangkat tangan seraya berdoa. Sedang aku masih memutar kembali ingatan, doa apa saja yang selama ini aku panjatkan. Segenap harapan yang pernah aku impikan. Bersama dengan nama yang biasa kuucapkan.
Di saat itu, aku menyadari bahwa sekian tahun telah berlalu dengan doa yang sama. Harapan yang sama. Dan nama yang sama. Akhirnya aku memahami dan menerima, bahwa mungkin memang bukan takdirnya. Di sana aku benar2 berpisah, mengikhlaskan dan melepaskan.

Dan di tengah kekosongan itu, aku pun mulai menyadari satu hal, bahwa ada satu cinta yang mungkin selama ini sudah ku lewatkan. Di saat hati ini terlalu fokus mengharap cinta dari seorang hamba, hingga akhirnya diri ini lupa bahwa ada cinta yang lebih besar yang mungkin selama ini aku abaikan, cinta Sang Pencipta. Dari begitu rumitnya harapan dan doa yang selalu terucap di tiap sepertiga malam, akhirnya semenjak itu pun berubah menjadi sebuah kalimat sederhana. Yaa Allah, kumohon pada-Mu, cintai aku, Yaa Allah. Tiada cinta lain lagi yang kuharap selain cinta-Mu kepadaku. 🤲🏼🤲🏼🤲🏼

Makkah, tempat yang biasa dikenal jamaah sebagai tempat yang ramai riuh, tempat di mana jutaan orang dari segala penjuru...
21/01/2026

Makkah, tempat yang biasa dikenal jamaah sebagai tempat yang ramai riuh, tempat di mana jutaan orang dari segala penjuru dunia berdatangan untuk umrah dan beribadah, kala itu justru terasa sebaliknya. Tempat ini menjadi tempat yang begitu nyaman. Meski di tengah kerumunan, tawaf pun masih beraturan, semua tenang tenggelam dalam kekhusukan. Bahkan terik matahari yang nampak menyengat pun turun perlahan dengan sopan. Teduh, dan hangat. Tempat ini sungguh memberi ketenangan.

Hal-hal berat yang telah dilalui satu persatu. Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan yang berganti tahun. Cobaan yang datang silih berganti dengan ujian. Kadang ada titik di mana hati ini tak sanggup lagi berkata apa-apa, selain, “Yaa Allah..” Titik di mana tak ada lagi tempat berharap dan mengadu, kecuali padaNya.

Seburuk apa pun keadaan yang sedang dijalani, dan sepahit apa pun cobaan yang sedang dilalui, dalam lubuk hati terdalam hati masih terbesit harap yang begitu besar pada sebuah keyakinan, Allah Maha Baik, pasti ada makna dari balik semua pertanda. Karena Allah yang merencana ini semua. Allah ga akan tinggalkan diri ini sendiri di dunia.

Sayang kesempatan itu begitu singkat. Ketika diri ini mulai merasakan kembali bagaimana nikmat sebuah ketenangan, waktu datang memisahkan. Dalam setahun terakhir, baru di sanalah kembali ku merasakan damai dan ketentraman. Kurasakan Allah masih menyanyangiku. Kutanggalkan semua hiruk pikuk dunia. Ku abaikan semua kesibukan sosial media.
Hanya ada aku dan Allah, Tuhanku.
Hanya ada aku dan Allah, Tuhan pemilik semesta alam.

Masjidil Haram, 12 Januari 2026.

Sepasang mata yang telah merekam begitu banyak tragedi kemanusiaan di tanah kelahirannya. Sabar dan ikhlas Mualem, moga ...
16/12/2025

Sepasang mata yang telah merekam begitu banyak tragedi kemanusiaan di tanah kelahirannya.
Sabar dan ikhlas Mualem, moga Allah beri kekuatan. 🤲🏼

Nah barang kali ada yang tidak sempat baca slide di atas, intinya saya mau menawarkan apabila ada yang berminat untuk ba...
04/12/2025

Nah barang kali ada yang tidak sempat baca slide di atas, intinya saya mau menawarkan apabila ada yang berminat untuk barter dua lukisan saya dengan donasi untuk Sumatera senilai 45jt/lukisan, bisa langsung hubungi saya via DM atau email [email protected].

Untuk dua lukisan yang ditawarkan :
Dimensi : 100x80cm
Media : Ulee Kareng (Aceh) Coffee on canvas
Year : 2017

Nb:
1. Bagi yang berminat, khusus area Jogja akan saya bantu sampe proses instalasi jika berkenan. (Khusus luar daerah apabila transport dan akomodasi ditanggung boleh deh saya bantu pemasangan :)
2. Donasi tidak masuk rekening saya, namun langsung ke badan penerima donasi.
3. Salah satu lukisan (yang sebelah kanan) memerlukan pemasangan spanram dan restorasi pembenahan kanvas terlebih dahulu, semua proses tetap saya tanggung tapi memerlukan waktu beberapa hari
4. Karena semua biaya masuk donasi, proses pengiriman di luar Jogja ditanggung calon donatur.

😔🥀Innalillahi wa innailaihi raji’un Saya tadi sedang di tempat umum ketika membaca kabar ini pertama kali. Mencoba untuk...
13/10/2025

😔🥀
Innalillahi wa innailaihi raji’un
Saya tadi sedang di tempat umum ketika membaca kabar ini pertama kali. Mencoba untuk tetap tenang dan mengikhlaskan. Lalu saya melihat video di slide berikutnya, ternyata saya tak lagi kuasa menahan air mata. Saya begitu terdiam melihat video itu berputar berulang. Saya tak lagi peduli meski dilihati orang.

Lalu saya perbanyak membaca tulisan tentang beliau. Di satu pernyataan saya pun menyadari, bahwa pada akhirnya kita semua juga manusia biasa, yang kadang ada rasa cemas, takut, dan derita. Bagi kita mungkin melihat saudara-saudara kita di sana mungkin bak Superhero yang tidak mengenal rasa takut. Tapi rasa takut, cemas itu manusiawi. Dan mereka pun juga manusia biasa. Bisa dibayangkan betapa besar penderitaan dan trauma yang mereka alami.

Mungkin di hadapan kita mereka kuat berani, namun sebenarnya mereka selalu menghadapi kecemasaan setiap saat. Bagi yang belum pernah mengalaminya mungkin belum tau bagaimana rasanya. Namun bagi yang pernah merasa cemas begitu mendalam, berada di persimpangan hidup dan kematian, mungkin baru bisa memahami bagaimana bisa selamat tiap detik itu begitu berarti.
😔

My brother, Saleh Aljafarawi, sekian tahun kau coba bertahan, sekian tahun kau coba mengabarkan pada dunia tentang penderitaan yg kalian dapatkan. Sekian tahun p**a kau memohon pada dunia ini untuk mengulurkan tangan.
Namun hingga pada akhirnya ajal menjemputmu, kau belum sempat merasakan itu.
Maka kini ceritakanlah semua pada Allah, Tuhanmu, Rabb kita. Sampaikanlah semua apa yang kau lihat dan alami padaNya. Tuntutlah keadilan pada mereka yang selama ini mendzalimi kalian. Juga mereka yang selama ini tertawa di atas penderitaan kalian.
Karena di dunia ini kita tak lagi bisa mengharap hadirnya keadilan.

Semoga husnul khatimah 😔🤲🏼🤲🏼🤲🏼

Siapa lagi tokoh selain   yang aktif bersuara untuk +ina?Albert Einstein Typography Drawing“Save +ine”Made from hundreds...
23/04/2025

Siapa lagi tokoh selain yang aktif bersuara untuk +ina?

Albert Einstein Typography Drawing
“Save +ine”
Made from hundreds of “save +ine” words.
29,7 x 42 cm

Berminat versi copynya?
1. Artwear (kaos, premium cotton local size) = 250k.
2. Copy artwork (A3 paper) = 250k | (A2 paper) = 350k | (Canvas 40x60) = 450k
Pemesanan via DM atau email ke [email protected]
(free ongkir Jkt, Sby, Jog)

Berminat custom typography drawing?
Langsung kontak via email di : [email protected]

Salah satu tokoh besar yang selalu berbicara tentang perdamaian, khususnya tentang apa yang terjadi di +ina dan di 6z, h...
21/04/2025

Salah satu tokoh besar yang selalu berbicara tentang perdamaian, khususnya tentang apa yang terjadi di +ina dan di 6z, hingga di akhir hayatnya. Dalam beberapa waktu terakhir, beliau sering berbicara tentang bagaimana selama ini keluarga2 Kristen di +ina kerap kali mendapat serangan dan T-ror dari pihak SiRewel, bahkan secara tegas dia tak sungkan mengatakan bahwa itu semua adalah bentuk nyata dari T-or-Isme. Dan hari ini beliau meninggal dunia, beberapa jam setelah kunjungan Wakil Presiden US, JD Vance.

Turut berduka cita. Terima kasih banyak atas pesan-pesan perdamaian, khususnya untuk tanah +ina. 🥀


NB : mungkin ada baiknya saudara2 Kristen, Katolik khususnya, agar tidak membuka komentar akun2 dari Sirewel terkait kepergian Paus ini. Entah apa latar belakang sejarah yang terjadi, tapi saya yang muslim saja berasa ._. bacanya

Kebayang ga? Kasus Pertamina ini diperkirakan dimulai dari 2018 hingga tahun 2023. Dari beberapa sumber dalam berita-ber...
26/02/2025

Kebayang ga? Kasus Pertamina ini diperkirakan dimulai dari 2018 hingga tahun 2023. Dari beberapa sumber dalam berita-berita di TV, kasus ini sebenarnya sudah terungkap sejak 2024. Lantas kenapa tiba2 baru disiarkan kemarin? Hmmm saya ga tau sih alasannya kenapa, makannya saya tanya hehe

Oh iya ada lagi, kalau kita lihat, di awal ada kasus Tom Lembong, ingat? Kasus yang sebenarnya melibatkan semua menteri perdagangan di sepanjang era pemerintahan saat itu, namun hanya satu saja yang ditangkap, dan justru dengan nilai kerugian terkecil. Sementara yang lain justru melenggang di kursi kabinet selanjutnya.

Lalu di tahun 2015 sampai 2022 terdapat mega korupsi, yakni korupsi PT Timah senilai 300T.

Di tahun 2018 sampai 2023 terdapat mega korupsi lainnya, yakni Pertamina senilai hampir 200T. Dan jika dugaan Kejagung benar di mana itu hanya setahun, maka jika 5 tahun bukan jadi sekedar mega korupsi, tapi sudah jadi Giga Korupsi sebesar hampir 1000T.

Dan di awal tahun 2024 pun terdapat kasus menggemparkan, yakni pagar laut.

Dari 2015-2024 terdapat banyak sekali kasus bernilai ratusan atau bahkan mungkin ribuan triliun. Entah di sektor Perdagangan, ESDM, BUMN, ATR/BPN, dll. Kalian kebayang ga kalau ternyata ada core of the core di balik itu semua? Ah entahlah, mungkin tiada yang salah, hanya aku manusia bodoh, yang biarkan semua ini permainkanku berulang-ulang kali. 😔

Kalau kamu pilih mana?Dari awal dibangun jadi polemik. Bahkan skrg makin unik, minggu lalu diisukan terancam mangkrak, e...
13/02/2025

Kalau kamu pilih mana?

Dari awal dibangun jadi polemik. Bahkan skrg makin unik, minggu lalu diisukan terancam mangkrak, eh ternyata dinaikkan anggarannya. Polanya mirip gas LPG kemarin. Dibuat heboh sendiri beritanya, setelah heboh diredam sendiri. Dan berurutan, setelah isu gas mulai redam naiklah isu ini. Entah kebetulan atau gimana.

Kembali ke masalah IKN. Mungkin penilaian objektif saya, winwin solutionnya ya sudah, dananya dihold, utamakan pake apa adanya. Agar tidak mubazir, wapres periode ini stay di sana aja. Toh kemarin kan Presiden sudah sempat mengadakan acara di sana, berarti beberapa bagian sudah layak pakai.

Terlebih wakilnya kerjanya kunjungan2 ke sekolah kan. Katanya mau memangkas anggaran kunjungan, ya sudah biar wakilnya berkantor di sana dulu. Sambil kunjungan ke sekitar sana. Syukur bantu pembangunan di sana. Biar konsentrasi pemerintahan ga cuma terpusat di Jakarta. Karena kalau sampai mangkrak rugi jg.

Nah yg penting justru mulai diaudit total, baik dari segi keuangan hingga dalam pengambilan keputusan, pemilihan vendor, dll jadi keluar masuk dananya lebih terkontrol.

Dari sana akhirnya kan ga perlu maksa gelontorkan anggaran triliunan untuk IKN. Dananya bisa buat pembangunan sekolah di pelosok. Dari bangunan fisik hingga pondasi pendidikan lainnya. Misal pembangunan jaringan internet hingga pelosok agar pendidikan lebih setara, akses jalannya, pengiriman guru hingga pedalaman, hingga menyangkut kesejahteraan tenaga pengajar yang selayak mungkin.

Tapi btw, untuk dana MBG, IKN dan dana krusial lainnya, di beberapa forum tuh dikatakan kebutuhan dana sekian belas Triliun. Jaman dulu mungkin lihat belasan triliun tuh buanyak banget ya, tapi setelah dipikir-pikir, ah elah cuma sekian belas triliun doang, itu mah ga ada apa-apanya dibanding dana korupsi 300 triliun. Kenapa ga ambil dari itu aja sih? Dari situ aja udah kelar masalah pendidikan tanah air. Katakanlah bangun 1 sekolah butuh 1 miliar, udah kebangun tuh 300.000 sekolah. Kelar udah permasalahan. Tapi entah lah, saya ga gimana pola pikirnya negara.

Daripada makin pusing, mending lukis pemandangan aja ga sih. Lukis hutan atau laut gitu. Tapi hutannya dah jadi kebun sawit 😔🌴

Address

Medina

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Taufik Noor posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category