05/11/2025
Keutamaan dan Anjuran Mencium Hajar Aswad
Keutamaan:
1. Mengikuti sunnah Nabi ﷺ — Mencium Hajar Aswad adalah bentuk ittiba’ (mengikuti) Rasulullah.
2. Penghapus dosa — Allah menjadikan Hajar Aswad sebagai saksi bagi orang yang menyentuhnya dengan benar.
3. Tanda tauhid dan kepatuhan kepada Allah — Meski hanya batu, ia dicium sebagai bentuk ketaatan, bukan karena zatnya.
Dalil:
• Hadits Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu:
“Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau hanyalah batu, tidak bisa memberi mudharat dan manfaat. Kalau bukan karena aku melihat Nabi ﷺ menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
• Hadits penghapus dosa:
“Hajar Aswad akan datang pada hari Kiamat, memiliki dua mata untuk melihat dan dua lisan untuk berbicara, menjadi saksi bagi orang yang menyentuhnya dengan kebenaran.”
(HR. Tirmidzi)
Catatan:
Jika tidak mampu menciumnya karena padat, maka cukup menyentuh dengan tangan, atau memberi isyarat dari jauh sambil bertakbir.
Keutamaan Berdoa di Multazam
Multazam:
Bagian antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah.
Keutamaan:
• Tempat mustajab untuk berdoa.
• Banyak ulama salaf dan sahabat menganjurkan berdoa dan menempelkan dada, wajah, serta lengan di sana jika memungkinkan.
Dalil dan atsar:
• Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma:
“Multazam adalah tempat mustajab berdoa. Tidak ada seorang pun yang berdoa di tempat itu tanpa dikabulkan doanya.”
(Diriwayatkan oleh al-Bayhaqi dan lainnya dengan sanad hasan menurut sebagian ulama)
• Umar dan Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhum juga disebutkan melakukan hal tersebut.
Info untuk umroh nyaman pelayanan eksklusif di
Atau langsung Wa 085134542426