22/06/2026
Ojek online (ojol) dan pengemudi taksi online menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal usai menjemput penumpang di Kawasan Pelabuhan Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (22/6/2026).
Kasus pertama pada pagi hari yakni, seorang sopir taksi online inisial A dianiaya di Kawasan Pelabuhan Nusantara Kendari.
Saat itu ia hendak menjemput penumpangnya.
Lalu tak lama dipukuli orang tak dikenal hingga hidung mengalami pendarahan.
Sementara ojol inisial AR dianiaya saat menjemput penumpang di dalam pelabuhan penyeberangan Wawonii, pada sore hari.
AR dihantam menggunakan balok kayu hingga helm pecah.
Tak sampai disitu, pelaku kembali menghantam pinggang korban hingga nyaris terjatuh dari motornya.
Kini korban AR melapor ke Polresta Kendari, didampingi rekan-rekan ojolnya.
Ia berharap pelaku segera ditangkap agar mereka tenang dalam mengais rejeki.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menerangkan pihaknya telah menerima laporan korban dan segera menangkap pelaku.
Saat ini tim Buser77 berada dilapangkan, kami tegas memproses semua laporan, kita jaga Kota ini agar dari gangguan Kamtibmas,” tutupnya.
AR pun menjalani visum di RS Bhayangkara Kendari.
Sementara korban A diketahui belum mengajukan laporan terkait insiden nahas yang menimpanya tersebut. (*)
berat