Otakatik.org

Otakatik.org otakatik.org is a creative forum for sharing, collaborating, and exploring the opportunities of our own local materials and used materials

Otakatik Creative Work is an open creative space for sharing, collaborating, exploring the opportunities of our own local materials and used materials to enhance its value to be an aesthetic product , artwork and appropriate technology. Otakatik Creative Work
Alamat: Jl. Ngadimulyo WB I No 265 RT37 RW8 Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan Yogyakarta 55253
Kontak Person: Ivan Bestari Minar Pradipta
E-mail: [email protected]
Telp/Fax: 0274-619 780

Berikut merupakan dokumentasi dari kegiatan "Talkshow Glass Beyond Borders" yang diselenggarakan  14 April 2023 di Unive...
22/04/2023

Berikut merupakan dokumentasi dari kegiatan "Talkshow Glass Beyond Borders" yang diselenggarakan 14 April 2023 di Universitas Kristen Duta Wacana,Yogyakarta

Glass Beyond Borders/Kaca Melampaui Batas-Batas merupakan sebuah proyek kolaborasi antar dua seniman kaca, yakni Ivan Bestari (Indonesia) dan Hannah Gibson (Inggris). Glass Beyond Borders, adalah salah satu dari 11 proposal terpilih untuk Connections Through Culture Grant 2022/2023 dari Indonesia. Connections Through Culture (CTC) adalah program hibah yang diselenggarakan oleh British Council di Inggris dan Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Myanmar, and Thailand)

Ivan dan Hannah dikenal sebagai seniman kaca yang menggunakan limbah kaca sebagai bahan utama mereka. Namun, masing-masing menggunakan metode olah kaca yang sangat berbeda secara teknis. Proyek kolaborasi ini bertujuan untuk menemukan peluang perpaduan dari dua metode olah kaca yang dikuasai oleh masing-masing seniman. Dalam proyek ini kedua seniman melakukan kolaborasi, baik dalam penciptaan karya bersama maupun dalam menyusun perencanaan dan materi lokakarya yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Desain Produk Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan juga peserta lokakarya umum.

Perihal “melampaui batas-batas” yang dimaksudkan dalam judul proyek tersebut bisa dijabarkan dari beberapa sudut pandang. Batasan yang ingin coba dilampaui bisa berupa berbagai hal, misalkan batasan negara, batasan teknologi, batasan bahasa, bahkan juga batasan ranah lingkup kerja. Proyek ini tidak hanya bertumpu pada target pencapaian kolaborasi dari dua seniman dan hanya berhenti di ranah seni rupa, tetapi proyek ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan metode olah limbah kaca kepada masyarakat luas melalui sisi akademis dan juga stakeholders/ pemangku kepentingan yang mendukung jalannya proyek ini. Glass Beyond Borders juga mencoba untuk berbagi wawasan mengenai olah kaca terhadap berbagai pihak dengan melaksanakan lokakarya, paparan dalam bentuk temu wicara, serta presentasi metode olah kaca dalam bentuk pameran.


Berikut merupakan dokumentasi dari kegiatan "Showcase Glass Beyond Borders" yang diselenggarakan  13-19 April 2023 di Pu...
22/04/2023

Berikut merupakan dokumentasi dari kegiatan "Showcase Glass Beyond Borders" yang diselenggarakan 13-19 April 2023 di Pusat Desain Industri Nasional, Jl. C. Simanjuntak, Terban, Gondokusuman,Yogyakarta

Glass Beyond Borders/Kaca Melampaui Batas-Batas merupakan sebuah proyek kolaborasi antar dua seniman kaca, yakni Ivan Bestari (Indonesia) dan Hannah Gibson (Inggris). Glass Beyond Borders, adalah salah satu dari 11 proposal terpilih untuk Connections Through Culture Grant 2022/2023 dari Indonesia. Connections Through Culture (CTC) adalah program hibah yang diselenggarakan oleh British Council di Inggris dan Asia Tenggara.

Ivan dan Hannah dikenal sebagai seniman kaca yang menggunakan limbah kaca sebagai bahan utama mereka. Namun, masing-masing menggunakan metode olah kaca yang sangat berbeda secara teknis. Proyek kolaborasi ini bertujuan untuk menemukan peluang perpaduan dari dua metode olah kaca yang dikuasai oleh masing-masing seniman. Dalam proyek ini kedua seniman melakukan kolaborasi, baik dalam penciptaan karya bersama maupun dalam menyusun perencanaan dan materi lokakarya yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Desain Produk Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan juga peserta lokakarya umum.

Perihal “melampaui batas-batas” yang dimaksudkan dalam judul proyek tersebut bisa dijabarkan dari beberapa sudut pandang. Batasan yang ingin coba dilampaui bisa berupa berbagai hal, misalkan batasan negara, batasan teknologi, batasan bahasa, bahkan juga batasan ranah lingkup kerja. Proyek ini tidak hanya bertumpu pada target pencapaian kolaborasi dari dua seniman dan hanya berhenti di ranah seni rupa, tetapi proyek ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan metode olah limbah kaca kepada masyarakat luas melalui sisi akademis dan juga stakeholders/ pemangku kepentingan yang mendukung jalannya proyek ini. Glass Beyond Borders juga mencoba untuk berbagi wawasan mengenai olah kaca terhadap berbagai pihak dengan melaksanakan lokakarya, paparan dalam bentuk temu wicara, serta presentasi metode olah kaca dalam bentuk pameran.


Monggo dipersilakan untuk bergabung Tautan untuk zoom meeting Talkshow Glass Beyond BordersTime: Apr 14, 2023 10:00 AM J...
12/04/2023

Monggo dipersilakan untuk bergabung

Tautan untuk zoom meeting
Talkshow Glass Beyond Borders
Time: Apr 14, 2023 10:00 AM Jakarta

Join Zoom Meeting
https://zoom.us/j/99573809089

Meeting ID: 995 7380 9089
Passcode: 484427

Kami mengundang Bapak/Ibu, Saudara/Saudari untuk hadir dalam acara:Opening Showcase Glass Beyond Borders🗓️ Kamis  13 Apr...
11/04/2023

Kami mengundang Bapak/Ibu, Saudara/Saudari
untuk hadir dalam acara:

Opening Showcase Glass Beyond Borders

🗓️ Kamis 13 April 2023, pukul 10:00 WIB
📍Pusat Desain Industri Nasional
Jl. C. Simanjuntak, RT.28/RW.06, Terban,
Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta,
Daerah Istimewa Yogyakarta 55223
⏰Durasi pameran:
13-19 April 2023, pukul 10:00-17:00 WIB

Glass Beyond Borders Talkshow

🗓️Jumat 14 April 2023, pukul 10:00 WIB
📍Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW)
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.5-25, Kotabaru,
Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta,
Daerah Istimewa Yogyakarta 55224
⏰ 10.00 WIB
Dikarenakan keterbatasan tempat maka untuk peserta umum yang berminat menghadiri talkshow / temu wicara diharapkan untuk mendaftarkan diri melalui tautan yang tercantum di bawah ini.

http://shorturl.at/yFNPX
--------------------------------------------------
Glass Beyond Borders

Glass Beyond Borders/Kaca Melampaui Batas-Batas merupakan sebuah proyek kolaborasi antar dua seniman kaca, yakni Ivan Bestari (Indonesia) dan Hannah Gibson (Inggris). Ivan dan Hannah dikenal sebagai seniman kaca yang menggunakan limbah kaca sebagai bahan utama mereka. Namun, masing-masing menggunakan metode olah kaca yang sangat berbeda secara teknis. Proyek kolaborasi ini bertujuan untuk menemukan peluang perpaduan dari dua metode olah kaca yang dikuasai oleh masing-masing seniman. Dalam proyek ini kedua seniman melakukan kolaborasi, baik dalam penciptaan karya bersama maupun dalam menyusun perencanaan dan materi lokakarya yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Desain Produk Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan juga peserta lokakarya umum.

Glass Beyond BordersGlass Beyond Borders/Kaca Melampaui Batas-Batas merupakan sebuah proyek kolaborasi antar dua seniman...
03/04/2023

Glass Beyond Borders

Glass Beyond Borders/Kaca Melampaui Batas-Batas merupakan sebuah proyek kolaborasi antar dua seniman kaca, yakni Ivan Bestari (Indonesia) dan Hannah Gibson (Inggris). Ivan dan Hannah dikenal sebagai seniman kaca yang menggunakan limbah kaca sebagai bahan utama mereka. Namun, masing-masing menggunakan metode olah kaca yang sangat berbeda secara teknis. Proyek kolaborasi ini bertujuan untuk menemukan peluang perpaduan dari dua metode olah kaca yang dikuasai oleh masing-masing seniman. Dalam proyek ini kedua seniman melakukan kolaborasi, baik dalam penciptaan karya bersama maupun dalam menyusun perencanaan dan materi lokakarya yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Desain Produk Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan juga peserta lokakarya umum.
Perihal “melampaui batas-batas” yang dimaksudkan dalam judul proyek tersebut bisa dijabarkan dari beberapa sudut pandang. Batasan yang ingin coba dilampaui bisa berupa berbagai hal, misalkan batasan negara, batasan teknologi, batasan bahasa, bahkan juga batasan ranah lingkup kerja. Proyek ini tidak hanya bertumpu pada target pencapaian kolaborasi dari dua seniman dan hanya berhenti di ranah seni rupa, tetapi proyek ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan metode olah limbah kaca kepada masyarakat luas melalui sisi akademis dan juga stakeholders/ pemangku kepentingan yang mendukung jalannya proyek ini. Bahwa olah limbah kaca itu memungkinkan dilakukan di dalam skala studio seniman berarti mempunyai peluang untuk direplikasi menjadi skala usaha rumahan tanpa kebutuhan infrastruktur yang berskala industri besar. Atas pertimbangan tersebut maka Glass Beyond Borders juga mencoba untuk berbagi wawasan mengenai olah kaca terhadap berbagai pihak dengan melaksanakan lokakarya, paparan dalam bentuk temu wicara, serta presentasi metode olah kaca dalam bentuk pameran.

*Informasi lebih lengkap akan segera tersedia di akun sosial media Dan website kami

.org

Dokumentasi Pentas Gamelan Kaca & Closing NDONESIA GLASS ART FESTIVAL (IGAF)"Gubah Kaca Nusantara" 2022Pameran Arsip & S...
25/11/2022

Dokumentasi Pentas Gamelan Kaca & Closing
NDONESIA GLASS ART FESTIVAL (IGAF)
"Gubah Kaca Nusantara" 2022
Pameran Arsip & Seni Kaca

🗓️ 6-8 November 2022,
⏰ Pukul 10.00-20.00 WIB
📍 Bentara Budaya Yogyakarta
Jl. Suroto No 2, Kota Baru, Yogyakarta
---------------------------
Penulis: Mikke Susanto
🗓️ Minggu, 6 November 2022,
⏰ Pukul 19.00 WIB
Dibuka oleh: Pelukis Nasirun
Kolaborator: Agus Suwanda, CV. Glass Blower, Ery Soedewo, Floor Kaspers, HermanPurwanco (Herco Craft), I Ketut Santosa, I Nyoman Indra Pradana, Ivan Bestari, MuhammadSulthoni, Nathan Mahawi, Nugroho, Otakatik, Rendra Kurniawan, Rina Kurniyati, dan Yohanes
Sigit.
Mitra Kerja: Porta by the Ambarrukmo, Ambarrukmo Group, JVMP (Jogjakarta Video Mapping Project), Citraweb Solusi Teknologi, BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Prodi S1 Tata Kelola Seni ISI Yogyakarta, Lifepatch, Dicti Art Laboratory, Parison, Colortone, Baraja Coffe, AQUA Delapanenam, Ndalem Sekar Wangi Resto, WANGSA, CV.Glass Blower, Herco Craft, Otakatik, Bentara Budaya
--------------------
Berangkat dari kecintaannya pada seni pengolahan kaca, seniman kaca asal Yogyakarta, Ivan Bestari Minar Pradipta bercita-cita untuk membangkitkan kembali minat masyarakat Indonesia untuk mengolah, memanfaatkan, dan berkesenian dengan media kaca. Oleh sebab itu dirinya pun mengambil inisiatif untuk menggelar satu kegiatan bertajuk Indonesian Glass Art Festival (IGAF) yang diharapkan dapat menjadi embrio awal olah kreatif utak-atik kaca di Indonesia. IGAF akan dilaksanakan untuk pertama kalinya dengan tajuk GUBAH KACA NUSANTARA di Bentara Budaya Yogyakarta, 6-8 November 2022.
Dalam pameran ini sejumlah 15 seniman dan kolaborator berpartisipasi dalam pameran seni kaca, industri kaca serta arsip atau riset kaca. Pameran ini tidak semata-mata berkait dengan persoalan instrinsik karya seni maupun wacana pasarnya, namun juga aspek-aspek sosiologisnya yang lebih luas.



Dokumentasi Live Demo NDONESIA GLASS ART FESTIVAL (IGAF)"Gubah Kaca Nusantara" 2022Pameran Arsip & Seni Kaca🗓️ 6-8 Novem...
24/11/2022

Dokumentasi Live Demo
NDONESIA GLASS ART FESTIVAL (IGAF)
"Gubah Kaca Nusantara" 2022
Pameran Arsip & Seni Kaca

🗓️ 6-8 November 2022,
⏰ Pukul 10.00-20.00 WIB
📍 Bentara Budaya Yogyakarta
Jl. Suroto No 2, Kota Baru, Yogyakarta
---------------------------
Penulis: Mikke Susanto
🗓️ Minggu, 6 November 2022,
⏰ Pukul 19.00 WIB
Dibuka oleh: Pelukis Nasirun
Kolaborator: Agus Suwanda, CV. Glass Blower, Ery Soedewo, Floor Kaspers, HermanPurwanco (Herco Craft), I Ketut Santosa, I Nyoman Indra Pradana, Ivan Bestari, MuhammadSulthoni, Nathan Mahawi, Nugroho, Otakatik, Rendra Kurniawan, Rina Kurniyati, dan Yohanes
Sigit.
Mitra Kerja: Porta by the Ambarrukmo, Ambarrukmo Group, JVMP (Jogjakarta Video Mapping Project), Citraweb Solusi Teknologi, BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Prodi S1 Tata Kelola Seni ISI Yogyakarta, Lifepatch, Dicti Art Laboratory, Parison, Colortone, Baraja Coffe, AQUA Delapanenam, Ndalem Sekar Wangi Resto, WANGSA, CV.Glass Blower, Herco Craft, Otakatik, Bentara Budaya
--------------------
Berangkat dari kecintaannya pada seni pengolahan kaca, seniman kaca asal Yogyakarta, Ivan Bestari Minar Pradipta bercita-cita untuk membangkitkan kembali minat masyarakat Indonesia untuk mengolah, memanfaatkan, dan berkesenian dengan media kaca. Oleh sebab itu dirinya pun mengambil inisiatif untuk menggelar satu kegiatan bertajuk Indonesian Glass Art Festival (IGAF) yang diharapkan dapat menjadi embrio awal olah kreatif utak-atik kaca di Indonesia. IGAF akan dilaksanakan untuk pertama kalinya dengan tajuk GUBAH KACA NUSANTARA di Bentara Budaya Yogyakarta, 6-8 November 2022.
Dalam pameran ini sejumlah 15 seniman dan kolaborator berpartisipasi dalam pameran seni kaca, industri kaca serta arsip atau riset kaca. Pameran ini tidak semata-mata berkait dengan persoalan instrinsik karya seni maupun wacana pasarnya, namun juga aspek-aspek sosiologisnya yang lebih luas.



Address

Jalan Ngadimulyo WB I No 265 RT37 RW8 Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan Yogyakarta
Yogyakarta City
55253

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Otakatik.org posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Otakatik.org:

Share

Category