Beranda Rumah Pakde Martin

Beranda Rumah Pakde Martin Tempat kumpul cari persaudaraan, bagi2 informasi yg bermanfaat dan tautan "JUST FOR FUN" untuk hiburan. BBM Pakde: D440FBD
WA: 087838310888

Melayani pengiriman pesanan ke seluruh Indonesia. Info & Pemesanan:

BBM: D-56789-3E
WA: 087838310888 / 085742193176
Line: -coversuper
Link: http://bit.ly/1R9bVYb
(detail produk & testimoni pelanggan)

10/10/2024

biar gak licin, lantai semen dicetak sendiri seperti ini, biar bertekstur...

Selamat sore πŸ™β€οΈπŸ˜˜
13/09/2021

Selamat sore πŸ™β€οΈπŸ˜˜

*"The moment you're ready to quit, is usually the moment right before a miracle happens.. so never give up!"*Saat di man...
20/11/2020

*"The moment you're ready to quit, is usually the moment right before a miracle happens.. so never give up!"*

Saat di mana kamu hampir berhenti, biasanya adalah tepat sesaat di mana sebuah keajaiban akan terjadi... Karenanya, jangan pernah menyerah! πŸ˜‡πŸ™πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

*Selamat siang*
Selamat beraktifitas...

*Selamat Pagi...**NGOBROLΒ² SOAL HANDPHONE :**Kapan pertama kali anda punya Handphone & merk nya apa?*Saya di awal Handph...
22/06/2020

*Selamat Pagi...*
*NGOBROLΒ² SOAL HANDPHONE :*
*Kapan pertama kali anda punya Handphone & merk nya apa?*

Saya di awal Handphone masuk Indonesia, sekitar 1991 saya pakai *Teletac-250 dari Motorola*.. Lalu setelah ada model CDMA version, saya pakai Esia... Jaman kejayaan Nokia saya pakai N3310, N3315, sudah gahar banget itu di jamannya..... Nentengnya sudah sombong banget alaΒ² Boss gayanya! πŸ˜‚πŸ˜‚

Lalu setelah keluar yang bisa MP3 / Mp4 saya pakai Soner K300... Setelah keluar versi layar sentuh dengan pena stylus, saya beli P800..

Habis itu, masuk jaman Android kita mulai berburu *"fitur kamera"* πŸ˜…πŸ˜… makin kemari, setelah keranjingan SMULE dan YouTube, yang kita kejar adalah fitur RAM πŸ˜„πŸ˜„ (fitur kamera otomatis mengikuti aja, kalau Ram nya gede, sudah pasti kamera nya mumpuni.. Wkwk)
Yuk, ceritakan kisahmu dan Handphone mu di kolom komentar nya ya... πŸ˜πŸ™

HPjadul Pakdé 😬😁😁 Handphone masuk ke Indonesia kira2 tahun 1991. Waktu itu langsung heboh dan jadi buah bibir se-Indonesia raya... Orang2 penasaran dan berlo...

Playlist "Live Streaming"Channell Singwith PakdeMartin :
13/05/2020

Playlist "Live Streaming"
Channell Singwith PakdeMartin :

all of my live streaming (weekly)

Seperti janji PΓƒKDΓ‰ :Channel ini akan selalu PENUH KEJUTAN!!! πŸŽ†πŸŽ‡βœ¨πŸŽ€πŸŽπŸ’ŸIni give-away kedua tahun ini (2019)Setelah Januari ...
26/05/2019

Seperti janji PÃKDÉ :
Channel ini akan selalu PENUH KEJUTAN!!! πŸŽ†πŸŽ‡βœ¨πŸŽ€πŸŽπŸ’Ÿ
Ini give-away kedua tahun ini (2019)
Setelah Januari lalu PÃKDÉ sediakan hadiah Cover kendaraan,
Kali ini berhubung pas momentum Lebaran, saya akan bagi2 BAJU BATIK.....

Simak lagu ini,
Pelajari pertanyaan kuis nya,
Tulis jawabannya di kolom komentar,
Jawaban ditunggu sampai Lebaran H+3

Pengumuman pemenang kuis akan diterbitkan di channel YouTube ini ya....
Keputusan pemenang tidak bisa diganggu gugat! πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ™πŸŽΌπŸŽ΅πŸŽΆπŸ§‘πŸ§‘πŸ§‘

Selamat mengikuti kuis!

https://youtu.be/XmDOgGePoj4

KERONCONG KEMAYORAN by Keroncong Family (PΓƒKDΓ‰ MARTIN dkk) Seperti janji PΓƒKDΓ‰ MARTIN : Channel ini akan selalu PENUH KEJUTAN!!! πŸŽ†πŸŽ‡βœ¨πŸŽ€πŸŽπŸ’Ÿ Ini give-away kedua t...

Salah satu berita di majalah Sarinah tahun 1984The Sin Nio (Prajurit TNI)Kisah Pilu Perempuan Pahlawan BangsaPerempuan T...
10/05/2019

Salah satu berita di majalah Sarinah tahun 1984
The Sin Nio (Prajurit TNI)
Kisah Pilu Perempuan Pahlawan Bangsa

Perempuan Tionghoa ini adalah pejuang kemerdekaan Indonesia asal Wonosobo, Jawa Tengah. Beliau ikut bertempur melawan Belanda dan bergabung dalam Kompi 1 Batalion 4 Resimen 18, dibawah komando Sukarno (terakhir berpangkat Brigjend dan pernah menjadi Dubes RI untuk Aljazair). Yang istimewa, Sin Nio adalah satu2nya prajurit perempuan dalam kompi tersebut.

Semasa berjuang, Sin Nio pada awalnya hanya bermodalkan senjata sederhana berupa golok, bambu runcing dan tombak. Sampai akhirnya suatu ketika gadis pejuang tersebut berhasil merampas senapan jenis LE dari pihak Belanda.

Dari bagian tempur, kemudian Sin Nio dipindahkan kebagian perawat atau palang merah, karena ada kekosongan juru rawat, padahal banyak sekali pejuang yang terluka dan butuh perawatan medis. Sin Nio berhasil melaksanakan semua tugas yang dipercayakan kepadanya dengan baik.

Setelah kemerdekaan dan kondisi negara mulai aman, srikandi ini memutuskan menikah dan akhirnya memiiliki 6 anak dari 2 orang suami, yang keduanya berakhir dengan perceraian.

Sebagai janda dengan 6 anak, tentu hidup Sin Nio sangatlah berat, dan hal ini membulatkan tekad keberangkatan dirinya dari Wonosobo ke Jakarta. Keputusan ini juga diakibatkan oleh karena pejuang ini tak mendapatkan pensiun, yang semestinya adalah haknya sebagai pejuang kemerdekaan. Keberangkatan nya ke Jakarta untuk mengurus hak pensiunnya. Saya menduga ini karena Sin Nio berasal dari etnis Tionghoa, sehingga pensiunnya dipersulit.

1973, pejuang ini sampai di Jakarta dan menumpang tinggal selama 9 bulan di Markas Besar Legiun Veteran Republik Indonesia di Jalan Gajah Mada.

Kemudian setelah itu beliau terpaksa hidup menggelandang di Ibukota, satu pilihan menyedihkan bagi seorang pejuang bangsa, bayangkan perempuan pejuang berusia sekitar 60 tahun harus hidup menggelandang dikerasnya ibukota. Kehujanan kepanasan tanpa tempat tinggal yang jelas.

Perjuangan panjang akhirnya pada tanggal 29 Juli 1976 The Sin Nio berhasil mendapatkan pengakuan sebagai pejuang yang turut aktif mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Surat Keputusan pengakuan The Sin Nio dikeluarkan oleh Mahkamah Militer Yogyakarta. SK ini ditandatangani oleh Kapten CKH Soetikno SH dan Lettu CKH Drs.Soehardjo, juga sebagai saksi mata ditandatangani ooeh Mayor TNI-AD Kadri Sriyono (Kastaf Kodim 0734 Diponegoro dan Dr R.Brotoseno (dokter militer pada Resimen 18 Divisi III Dipinegoro.

Tragisnya, SK tersebut tidak diiringi dengan hak pensiunnya, sehingga Sin Nio tetap hidup sebagai gelandangan. Beliau hidup menggelandang diseputaran disekita pintu air tak jauh dari mesjid Istiqlal Jakarta.

Uang pensiun sebesar Rp 28.000,- per bulan akhirnya dapat diperoleh beberapa tahun kemudian. Tapi uang sebesar itu tak mampu mencukupi kebutuhan lainnya, sehingga Sin Nio hanya bisa tinggal di gubuk tanah pinggiran rel kereta api milik PJKA.

The Sin Nio bersikeras tak mau pulang lagi ke Wonosobo, bahkan dia tak pernah lupa untuk tetap mengirimkan uang kepada anak cucunya di kampung halaman. "Saya tak mau merepotkan anak cucu saya, biarlah saya hidup sendiri di Jakarta, meski dalam tempat seperri ini!" . Jiwa pejuang sejati!

Pernah ada janji dari Menteri Perumahan, Cosmas Batubara, bahwa Sin Nio akan diberikan rumah di Perumnas. Tapi janji tinggallah janji.

Bangsa besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. The Sin Nio telah mempertaruhkan nyawanya diujung peluru demi tegaknya kemerdekaan Indonesia, tapi apa balasan yang didapatnya?

Tak diketahui, bagaimana kisah akhir kehidupan pejuang bangsa ini, apakah kemudian beliau menghilang begitu saja, atau dia menghindar dari kita bangsa Indonesia, dan berucap :

"Saya tidak mau merepotkan bangsa saya, biarlah saya hidup dan mati dalam kesendirian, karena hanya Tuhan yang mampu memeluk dan menghargai gelandangan seperti saya!" (Ir. Azmi)

Tuhan, maafkan kami!

Kita Sebangsa Setanah Air dan Setara
Merdeka!!



Sumber:
Majalah Sarinah, 6 Agustus 1984

Koleksi Museum Pustaka Peranakan Tionghoa
Eddy Tarmidi Widjaja Novita Surya David Donovan

Sudah   ? πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€
17/04/2019

Sudah ? πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

Address

Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul
Yogyakarta City
55753

Opening Hours

Monday 08:00 - 21:00
Tuesday 08:00 - 21:00
Wednesday 08:00 - 21:00
Thursday 08:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

087838310888

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Beranda Rumah Pakde Martin posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share