25/09/2026
Kebakaran Hutan Perhutani di Perbatasan Wonosobo-Kebumen Terus Meluas, Cuaca Jadi Kendal Pemadaman
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan Perhutani di perbatasan Wonosobo dan Kebumen terus meluas.
Hingga Rabu (23/9/2026) malam, kobaran api terlihat membesar.
Kebakaran hutan ini awalnya dilaporkan muncul di petak 13F dan 13G, BKPH Kedu Selatan, RPH Ngadisono, KPH Kebumen di Desa Kaliguwo, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo.
Namun, kemudian merembet hingga wilayah Kedunggong, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 7 hektare.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wonosobo, Sabarno mengatakan, tim gabungan kembali melakukan operasi pemadaman pada Rabu (23/9/2026) pagi.
"Pada pukul 14.00 WIB (Selasa), kebakaran belum bisa dipadamkan dan tim telah ditarik ke posko karena kondisi cukup membahayakan operasi," kata Sabarno saat dihubungi, Rabu.
Sabarno mengatakan, cuaca panas disertai angin kencang membuat api terus meluas.
Selain itu, asap yang cukup pekat juga mengganggu pernapasan dan jarak pandang petugas di lokasi.
Pohon yang terbakar juga mulai bertumbangan.
"Kebakaran terus meluas, kondisi cuaca cukup panas, angin cukup kencang dan asap cukup pekat sehingga cukup mengganggu pernapasan, penglihatan dan operasi," ujarnya.
Pada Rabu, upaya pemadaman menggunakan beberapa metode di antaranya gepyokan menggunakan ranting berdaun, penyemprotan air, serta pembuatan sekat atau ilaran untuk menghambat pergerakan api.
"Update (Rabu) pukul 16.00 WIB, sekitar 7 hektare (lahan hutan telah terbakar). Kemungkinan malam ini sudah bertambah," kata Sabarno.
Dalam penanganan karhutla tersebut, sejumlah unsur diterjunkan, di antaranya BPBD Wonosobo, Polres Wonosobo, Kecamatan Kaliwiro, Koramil Kaliwiro, Polsek Kaliwiro, Yonif TP 444/Satria Setjonegoro, Perhutani, Pemerintah Desa Kaliguwo, warga, RPB Kaliwiro, RPB Leksono, RPB Kepil, RPB Kejajar dan Bagana.
Posko penanganan kebakaran hutan itu dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Kaliguwo.
Sementara itu, operasi penanganan akan kembali dilanjutkan hari ini, Kamis (24/9/2026), mulai pukul 08.00 WIB.
Pemadaman hari ketiga kembali menggunakan metode gepyok, penyemprotan air, dan pembuatan sekat.
Sorotan
Sumber :
https;//banyumas.tribunnews.com/jateng/96386/kebakaran-hutan-perhutani-di-perbatasan-wonosobo-kebumen-terus-meluas-cuaca-jadi-kendal-pemadaman