Kabar berita dan informasi

  • Home
  • Kabar berita dan informasi

Kabar berita dan informasi info dan kabar berita

AS, seorang pria berusiap 45 tahun di Lembata, NTT dituntut 1,6 tahun karena membayar PSK gunakan uang palsu usai esek e...
01/06/2026

AS, seorang pria berusiap 45 tahun di Lembata, NTT dituntut 1,6 tahun karena membayar PSK gunakan uang palsu usai esek esek.

Tuntutan tersebut diterima dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Lembata.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lembata, Mohamad Risal Hidayat, dalam keterangan resmi kepada awak media.

"Dalam sidang, JPU membacakan tuntutan pidana berupa pidana penjara 1 tahun dan 6 bulan," kata Risal.

Selain pidana penjara, JPU juga menuntut AS berupa pidana denda sebesar 100 juta. Jika denda itu tidak dibayar, maka akan diganti dengan penjara tambahan selama dua bulan.

Dari fakta yang terungkap diketahui bahwa dalam kasus uang palsu tersebut. AS ternyata membuat alias mencetak uang palsu tersebut di Warung Internet (Warnet) Lembata, pada Senin 16 Juni 2025.

Menurut Risal terdakwa AS menggunakan fasilitas komputer dan printer di Warnet Restu Ibu untuk mencetak uang kertas pecahan Rp 100 ribu.

AS mengatakan kepada penjaga warnet uang palsu itu dibuat untuk mainan anak-anak.

Setelah beberapa kali hasil cetakan tidak sempurna, terdakwa berhasil mencetak dengan baik, kemudian mengatakan kepada saksi bahwa uang tersebut hanya untuk mainan anak-anak. Atas permintaan terdakwa, saksi bahkan membantu menggunting hasil cetakan tersebut tanpa curiga," tutur Risal.

Bukan untuk mainan anak - anak, AS menggunakan uang palsu tersebut untuk main Pekerja Seks Komersial (PSK) inisial APN.

APN lalu mencocokan antara uang palsu dengan uang asli dan perberdaannya sangat mencolok. 😲😲

01/06/2026
Selebgram Pekanbaru berinisial SA alias CS yang diamankan dalam kasus dugaan pesta n4rk*b4 ternyata tak hanya positif me...
01/06/2026

Selebgram Pekanbaru berinisial SA alias CS yang diamankan dalam kasus dugaan pesta n4rk*b4 ternyata tak hanya positif mengonsumsi etomidate. Dari hasil asesmen, SA juga diketahui telah mengonsumsi minuman b*r4lk0hol selama empat tahun terakhir.

Fakta itu diungkap Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru, Wawan usai asesmen terpadu terhadap 13 orang yang diamankan dalam razia tersebut, termasuk seorang pria berinisial AF yang disebut merupakan anak salah satu bupati di Riau. ‎
Meski demikian, BNN memastikan SA tidak terlibat jaringan peredaran n4rk*b4 dan hanya masuk kategori pengguna ringan. ‎ ‎

"Tersangka SA tidak terlibat jaringan n4rk*b4. Pengguna n4rk*b4 kategori ringan dan harus menjalani rawat jalan sebanyak enam kali," ujar Wawan, Selasa (26/5/2026) kemarin. ‎ ‎Menurut Wawan, keputusan rehabilitasi rawat jalan diambil setelah tim asesmen menemukan adanya riwayat konsumsi alkohol dalam jangka panjang. ‎ ‎

"Karena selain positif etomidate, dia juga menggunakan 4lk0h0l selama empat tahun," katanya. ‎ ‎BNN juga mengungkap, sebelum masuk ke ruang karaoke pada malam penggerebekan, SA sempat membeli minuman keras di salah satu tempat di Pekanbaru lalu mengonsumsinya bersama rekan-rekannya.

01/06/2026

Hukumannya Sudah Bagus, Hanya Saja Hukum Selalu Tajamnya Hanya Ke Rakyat. 😫

JIKA TAK MAMPU MENGUNGKAP KEJ4H4TAN. MINIMAL JANGAN MENYUSAHKAN ORANG. Viral sebuah Ungahan seorang korban yang di jeblo...
01/06/2026

JIKA TAK MAMPU MENGUNGKAP KEJ4H4TAN. MINIMAL JANGAN MENYUSAHKAN ORANG.

Viral sebuah Ungahan seorang korban yang di jebloskan ke penjara kini kritik lemahnya keadilan. Inilah bapak Kapolres Nurhadi Ismanto, Kapolres Rokan Hilir tahun 2021.

Waktu kami dianiaya diserang dengan melakukan pengeroyokan, bapak Kapolres melihat kami visum, luka-luka saat itu sebelum buat laporan, tapi bisa lah kawan-kawan kami yang melapor tapi jadi terlapor.

Jadi kami itu korban yang telah dipenjara satu tahun, itu lah kehebatan bapak kapolres.
Setelah peristiwa itu, akhir nya mafia tanah menguasai lahan sawit kami.

Bukti lengkap tapi karena mereka punya uang deking mafia tanah dengan amplop dosa membungkam kasus kami.

Pelaku pemukulan tidak pernah dihukum sama sekali, sehingga berlanjut melakukan penganiayaan sama kami.

Setiap kami menunjukan surat bukti kami,
Pasti mafia tanah itu melakukan penyerangan premanisme, dan polisi akan membungkam laporan kami.

Ini peristiwa tanggal 24 Januari 2021,
visum ada, vidio lengkap, tapi bisalah bapak Kapolres yang jadi saksi melihat kami visum tapi jadi kami yang malah dipenjarah.

Address

Jln Sawit

Telephone

+6285271184222

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar berita dan informasi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Kabar berita dan informasi:

  • Want your establishment to be the top-listed Arts & Entertainment?

Share