12/11/2024
KECODAK DHARMA BUDAYA
Pada sekitar tahun 1917, serombongan pemuda Dusun Karang Panasan yang di pimpin oleh Amaq Sekeranom, Amaq Sudiasim , Amaq Ruti, Amaq Sekrasih dan Amaq Indranom berangkat ke Desa Kesik di Lombok Timur. Jarak Tanjung Kesik kurang lebih 100 KM. Mereka tempuh dengan berjalan kaki sungguh luar biasa , tambahan p**a pada saat itu belum ada sarana transportasi seperti sekarang. Kondisi jalan konon mirip jalan setapak, dan di kiri kanannya masih berupa hutan lebat.
Menururt penuturan mendiang Kakek ( Amaq Sekranom), perjalanan mereka tempuh selama tiga hari dua malam, pada malam hari mereka menginap di pinggir hutan yang mereka lalui. Mengapa mereka begitu bersemangat menempuh perjalanan yang begitu jauh? Keinginan untuk memiliki seperangkat gamelan KECODAK begitu besar, semangat berkesenian begitu menggebu - gebu, dan inilah rupanya yang mendorong mereka menempuh jarak yang begitu jauh tanpa mengenal lelah.
Pada perjalanan p**ang sepanjang jalan gamelan yang baru mereka beli di Desa Kesik itu, mereka tabuh dengan gending pavorit mereka yaitu Gending penabeq yang sekarang di kenal dengan Gending SETINJO.
Gending penabek ini sesungguhnya disertai lirik yang berbunyi :
β TABEQ TABEQ EPEN BALE, KAJI NUNAS BUDAL ULEQ
LAMUN ARAQ SISIP KAJI, NUNAS AMPURA BELEQ β BELEQβ
Kecodak Dharma Budaya merupakan cikal bakal dari Gendang Beleq saat ini dimana Kecodak Dharma Budaya merupakan satu-satunya kesenian kecodak yang berasal dari Lombok Barat bagian Utara ( Desa Tanjung ) yang telah terdaftar dan mendapatkan Legalitas secara Nasional oleh Pemerintah yang tertuang dalam buku β Direktori Seni dan Budaya Indonesia 2000β di buku ini tertulis β Kecodak Dharma Budaya Dusun Karang Panasan Tanjung Lombok Barat NTB yang di dirikan pada tahun 1939, bidang kegiatan Utamanya adalah Tari Tradisional, Aktivitas Utama pertunjukan seni, tujuannya adalah meningkatkan Apresiasi seni tari tradisional masyarakat Lombok khususnya tari dan gambelan kecodak. Kegiatan : 1. Mengisi pagelaran seni dalam acara perkawinan 2. Mengisi kegiatan seni yang diminta oleh pemerintah dan swasta yang mempunyai kepedulian terhadap seni ( Kelompok Kesnian Provinsi NTB halaman 328 ).
Semua gending dan tarian yang dimiliki oleh Kesenian Kecodak Dharma Budaya Dusun Karang Panasan merupakan gending dan tarian yang diciptakan oleh para leluhur dan orang tua pendahulu kami.
Nama-nama Gending :
Gending Rangsangan
Gending Setinjo
Gending Ecekan Setinjo
Gending Copet/Pengecak
Gending Bapun Jaran
Gending Inaq Daleq
Gending Cepung
Gending Ompah Ampeh
Gending Babar Layar
Gending barongan
Nama-nama Tarian
Tari Kecodak/Tari Gendang
Tari Copet/Pengecak
Tari Inaq Daleq
Tari Bapun Jaran
Tari Gora
Tari Babar Layar
Pesan baloq ( buyut ) yang disampaikan oleh orang tua saya β Sekumbek bangkang sita melemak sejemak santung nendek sita jual kecodak tia, laek buanku ngak ongkos menaek ampokku mauk milu mesekaha β kata -kata dan motivasi itu yang membakar semangat kami khususnya Generasi penerus untuk mempertahankan eksistensi gambelan kecodak ini. Saat ini Kesenian Kecodak Dharma Budaya berusia 107 tahun dan kami sangat berbangga hati karen tarian dan Gending Kecodak Dharma Budaya ini banyak yang meniru dan menjiplak. Kami tidak lupa mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada orang tua dan para leluhur pendahulu kami ( Mendiang Romo Martinom ) yang sudah banyak memberikan nasehat, bimbingan, saran dan motivasi kepada kami. Semoga Kecodak Dharma Budaya Dusun Karang Panasan tetap eksis dan jaya.
Beli Pindang lek kebon daya
Jari luan ta mengkela
Mun pe girang nurut gending daya
Mula tetu epe ilang perasa.