13/06/2026
Pemerintah Kota Padang Panjang mempercepat pemulihan pascabencana dengan memulai pembangunan huntap korban galodo Padang Panjang.
Pemerintah menandai proyek ini melalui peletakan batu pertama di kawasan depan Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Jumat (12/6/2026).
Langkah Pemko ini menjadi angin segar dalam penyediaan huntap korban galodo Padang Panjang sebanyak 10 unit bagi warga terdampak.
Wali Kota Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra memimpin langsung kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Bank Nagari, BRI, serta perwakilan PT Semen Padang tersebut.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp80 juta per unit dan menargetkan proyek ini selesai dalam waktu dua bulan.
Wakil Wali Kota Allex Saputra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi mendukung pembangunan hunian tetap ini. Menurutnya, kehadiran hunian tersebut memberikan kepastian tempat tinggal yang aman bagi masyarakat.
“Pembangunan huntap yang kita mulai hari ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan, rasa aman, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya dilansir Sabtu (13/6/2026).
Allex mengatakan, pembangunan huntap tahap ketiga ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan proses penanganan pascabencana yang telah berjalan selama beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, apabila pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan seluruh unit selesai dalam beberapa bulan ke depan, maka Pemko akan semakin dekat dalam menuntaskan salah satu program prioritas pemulihan bagi masyarakat terdampak.
“Ini merupakan bagian dari komitmen Pemko dalam memberikan perlindungan dan memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak. Kami berharap proses pembangunan berjalan lancar sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh penerima manfaat,” katanya.
Sebanyak 10 unit huntap dibangun dengan anggaran sekitar Rp80 juta per unit dan ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan.