05/09/2020
Ular Cincin Emas
Mangrove Cat Snake
Berbisa menengah
Suku : Colubridae
Anak Suku : Colubrinae
Marga : Boiga
Spesies : Boiga dendrophila
Panjang Maksimum : 2.5m
Kontribusi pada ekosistem : Terutama memangsa burung dan membantu menjaga populasi tikus di Indonesia. Juga akan memakan tupai, kelelawar, katak, kadal, ular kecil, burung. Saat kecil ular ini merupakan makanan bagi ular besar, biawak dan burung pemangsa.
Bahaya bagi manusia: Ular besar ini menjadi agresif dan aktif pada malam hari, dengan bisa menengahnya dapat menyebabkan pembengkakan cukup besar. Namun tidak membahayakan manusia.
Status konservasi dan ancaman : Ular Cincin Mas tidak memiliki masalah konservasi di Indonesia, tetapi sering diperjual belikan sebagai hewan peliharaan.
Persebaran : Bangka, Belitung, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Kepulauan Riau, Sumatera
Juga dikenal sebagai Ular Cincin Emas, Ular Taliwangsa, atau Ular Bakau. Spesies ini memiliki badan berwarna hitam, leher bawahnya berwarna kuning, cincin berwarna emas di sekitar tubuhnya memiliki jarak yang sama. Ular ini dapat ditemukan di hutan lembab sampai ketinggian 610m, selain hutan lembab, ular ini juga hidup di tempat bakau atau dekat sungai.
Pada siang hari ular ini biasanya beristirahat di atas sebuah pohon, tapi di malam hari menjadi aktif, turun ke darat untuk memburu tikus , burung kecil dan telur mereka, katak, kelelawar dan kadang kadang ular lain. Ular ini juga merupakan perenang mahir.
Ular ini berbisa menengah, spesies bertaring belakang. Meskipun tampak cukup jinak pada siang hari, sebaiknya jangan didekati terlalu dekat karena beberapa individu tidak dapat diduga dalam temperamen.
Ular ini menelur sekitar 4 sampai 15 telur cukup besar, panjang anakan baru lahir sekitar 35cm sampai 43cm.
Beberapa subspecies pernah ditemukan, seperti Boiga dendrophila melanota yang memiliki cincin kuning tidak memperpanjang atas belakang tapi terbatas pada panggul, B.d.melanota diakui oleh beberapa memiliki berbisa tinggi tetapi belum dibuktikan. Subspesies ini berkisar dari Thailand selatan , melalui Semenanjung Malaysia dan Singapura , untuk Sumatera Timur dan Kepulauan Riau . Subspesies lainnya berada di Jawa (B. dendrophila d.) Dan Sumatera Barat (B. d. Occidentalis).