Roemah Antik As

Roemah Antik As roemahantikas

Bali 🇮🇩🌿In every walk with nature, one receives far more than heseeks. - John Muir
05/06/2026

Bali 🇮🇩
🌿In every walk with nature, one receives far more than he
seeks. - John Muir




• BIMA (WERKUDARA)⚫️Tokoh Pandawa kedua dalam Mahabharata.Ksatria yang Gagah perkasa, jujur, tegas, berani, dan apa adan...
27/04/2026

• BIMA (WERKUDARA)⚫️
Tokoh Pandawa kedua dalam Mahabharata.
Ksatria yang Gagah perkasa, jujur, tegas, berani, dan apa adanya.
Dalam pewayangan Jawa, ia dikenal sebagai pelindung…benteng yang berdiri paling depan saat ancaman datang.

Putra Dewi Kunti dan Prabu Pandu ini memiliki ciri tubuh besar, kuku Pancanaka, serta senjata pusaka Gada Rujakpala.
Ia juga hadir dalam lakon Bima Bungkus, kisah kelahiran yang telah membawa takdir kekuatan sejak awal kehidupan.

Nama lain yang melekat:
Werkudara (perut serigala),
Bimasena (panglima perang),
dan Bratasena.

Hitam adalah dirinya—
bukan sekadar rupa dan warna,
melainkan lambang kekuatan, kedalaman batin, kejujuran, pengendalian diri, dan keteguhan yang tak tergoyahkan.

…. .. . . . .

- SANG BIMA - 🔥

Ia tidak datang membawa gemerlap.
Ia tidak berdiri untuk dipuji.

Bima memilih hitam—
warna bumi,
warna kedalaman,
warna yang tidak berteriak, namun memikul segalanya.

Tubuhnya kokoh.
Lengannya panjang.
Kuku Pancanaka tajam—
bukan untuk kesombongan,
melainkan untuk menegakkan kebenaran.

Bima tidak pandai basa-basi.
Ia bukan ksatria tipu daya.
Ia tidak mencari pujian.
Ia tidak membutuhkan pengakuan.

Baginya,
kebenaran bukan perdebatan—
melainkan tindakan.

Amarahnya menyala saat keadilan diinjak.
Di balik ketegasannya, hatinya bersih.
Kesetiaannya tak goyah oleh waktu.

Ia mungkin bukan yang paling berkilau,
namun saat ia berdiri di depan—
dialah garis terakhir pertahanan.

Ia adalah ksatria yang tidak banyak bicara,
namun sekali melangkah,
dunia tahu arah berubah.

Dalam dunia penuh kilau dan tipu daya,
Bima adalah garis lurus:

Tegas.
Jujur.
Tanpa kompromi.

Ia bukan kekuatan yang liar,
melainkan kekuatan
yang dikendalikan oleh nurani





• BIMA (WERKUDARA)⚫️Tokoh Pandawa kedua dalam Mahabharata.Ksatria yang Gagah perkasa, jujur, tegas, berani, dan apa adan...
10/04/2026

• BIMA (WERKUDARA)⚫️
Tokoh Pandawa kedua dalam Mahabharata.
Ksatria yang Gagah perkasa, jujur, tegas, berani, dan apa adanya.
Dalam pewayangan Jawa, ia dikenal sebagai pelindung…benteng yang berdiri paling depan saat ancaman datang.

Putra Dewi Kunti dan Prabu Pandu ini memiliki ciri tubuh besar, kuku Pancanaka, serta senjata pusaka Gada Rujakpala.
Ia juga hadir dalam lakon Bima Bungkus, kisah kelahiran yang telah membawa takdir kekuatan sejak awal kehidupan.

Nama lain yang melekat:
Werkudara (perut serigala),
Bimasena (panglima perang),
dan Bratasena.

Hitam adalah dirinya—
bukan sekadar rupa dan warna,
melainkan lambang kekuatan, kedalaman batin, kejujuran, pengendalian diri, dan keteguhan yang tak tergoyahkan.

…. .. . . . .

- SANG BIMA - 🔥

Ia tidak datang membawa gemerlap.
Ia tidak berdiri untuk dipuji.

Bima memilih hitam—
warna bumi,
warna kedalaman,
warna yang tidak berteriak, namun memikul segalanya.

Tubuhnya kokoh.
Lengannya panjang.
Kuku Pancanaka tajam—
bukan untuk kesombongan,
melainkan untuk menegakkan kebenaran.

Bima tidak pandai basa-basi.
Ia bukan ksatria tipu daya.
Ia tidak mencari pujian.
Ia tidak membutuhkan pengakuan.

Baginya,
kebenaran bukan perdebatan—
melainkan tindakan.

Amarahnya menyala saat keadilan diinjak.
Di balik ketegasannya, hatinya bersih.
Kesetiaannya tak goyah oleh waktu.

Ia mungkin bukan yang paling berkilau,
namun saat ia berdiri di depan—
dialah garis terakhir pertahanan.

Ia adalah ksatria yang tidak banyak bicara,
namun sekali melangkah,
dunia tahu arah berubah.

Dalam dunia penuh kilau dan tipu daya,
Bima adalah garis lurus:

Tegas.
Jujur.
Tanpa kompromi.

Ia bukan kekuatan yang liar,
melainkan kekuatan
yang dikendalikan oleh nurani

Dari karakter tokoh Pandawa, manakah yang paling mencerminkan prinsip hidup Anda?
Yudhistira, Werkudara, Arjuna, Nakula atau Sadewa.





• BIMA (WERKUDARA)⚫️🔥Tokoh Pandawa kedua dalam Mahabharata.Ksatria yang Gagah perkasa, jujur, tegas, berani, dan apa ada...
10/04/2026

• BIMA (WERKUDARA)⚫️🔥
Tokoh Pandawa kedua dalam Mahabharata.
Ksatria yang Gagah perkasa, jujur, tegas, berani, dan apa adanya.
Dalam pewayangan Jawa, ia dikenal sebagai pelindung…benteng yang berdiri paling depan saat ancaman datang.

Putra Dewi Kunti dan Prabu Pandu ini memiliki ciri tubuh besar, kuku Pancanaka, serta senjata pusaka Gada Rujakpala.
Ia juga hadir dalam lakon Bima Bungkus, kisah kelahiran yang telah membawa takdir kekuatan sejak awal kehidupan.

Nama lain yang melekat:
Werkudara (perut serigala),
Bimasena (panglima perang),
dan Bratasena.

Hitam adalah dirinya—
bukan sekadar rupa dan warna,
melainkan lambang kekuatan, kedalaman batin, kejujuran, pengendalian diri, dan keteguhan yang tak tergoyahkan.

…. .. . . . .

- SANG BIMA - 🔥

Ia tidak datang membawa gemerlap.
Ia tidak berdiri untuk dipuji.

Bima memilih hitam—
warna bumi,
warna kedalaman,
warna yang tidak berteriak, namun memikul segalanya.

Tubuhnya kokoh.
Lengannya panjang.
Kuku Pancanaka tajam—
bukan untuk kesombongan,
melainkan untuk menegakkan kebenaran.

Bima tidak pandai basa-basi.
Ia bukan ksatria tipu daya.
Ia tidak mencari pujian.
Ia tidak membutuhkan pengakuan.

Baginya,
kebenaran bukan perdebatan—
melainkan tindakan.

Amarahnya menyala saat keadilan diinjak.
Di balik ketegasannya, hatinya bersih.
Kesetiaannya tak goyah oleh waktu.

Ia mungkin bukan yang paling berkilau,
namun saat ia berdiri di depan—
dialah garis terakhir pertahanan.

Ia adalah ksatria yang tidak banyak bicara,
namun sekali melangkah,
dunia tahu arah berubah.

Dalam dunia penuh kilau dan tipu daya,
Bima adalah garis lurus:

Tegas.
Jujur.
Tanpa kompromi.

Ia bukan kekuatan yang liar,
melainkan kekuatan
yang dikendalikan oleh nurani





Memayu hayuning bawana ambrasta dur hangkara🌿
09/04/2026

Memayu hayuning bawana ambrasta dur hangkara🌿





09/04/2026
“Sajroning manah..” •⭕️
07/04/2026

“Sajroning manah..” •⭕️





“Dancing in the rain..”🌿Keno iwake ojo butek banyune.
07/04/2026

“Dancing in the rain..”🌿
Keno iwake ojo butek banyune.





Address

Jalan Transito 30
Surakarta

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

+6283867881188

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Roemah Antik As posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Roemah Antik As:

Shortcuts

Share