Rumah puisi

Rumah puisi merumuskan kegelisahan hati, mencerahkan jiwa bersama angan tanpa batas

Tak tergantikan
09/03/2026

Tak tergantikan

Tonton, ikuti, dan temukan lebih banyak konten yang sedang trending.

17/02/2016

ketika DAMAI....
kau titipkan kepada debur ombak....
dan kau hamparkan,
diatas permadani buih yang memutih....
sementara pasir dan kerikil...
mengajarkanku tentang ketulusan, kesabaran, dan keikhlasan...
mungkinkah selama ini,
aku sering mengingkari nikmat-MU?

17/02/2016

ada keteguhan hati yang terkoyak oleh waktu....
saat sayap cinta telah patah,
dan kerinduan bersemayam dipusara kedukaan......
mungkinkah "kembali"?
adalah satu-satunya pilihan......

17/02/2016

disetiap kejadian.......
telah ditentukan oleh Sang Waktu.
lalu mengapa?
masih ada tanya...
masih ada tangis...
masih ada kepiluan...
masih ada ketidak ikhlasan...
bukankah disetiap keindahan,
ada sayatan luka,
yang tersembunyi.....

17/02/2016

duhai gemintang.....
haruskah kutitipkan rindu padamu?
agar disetiap malam,
engkau kabarkan padanya.....
bahwa ada dia,
disetiap hembusan nafas doaku.........

17/02/2016

kemana lagi angin akan mengabarkan kegelisahan?
sementara cemara berbohong dibalik senyumnya........

17/02/2016

CINTA.......
seperti kabut yang turun dipagi hari,
rela memberi kesejukan,
meski ia tahu,
sebentar lagi akan tersapu matahari........

17/02/2016

jika semua adalah ketiadaan.....
mengapa aku harus ada?
jika semua adalah kehampaan......
mengapa harus sesakkan dada?
bukankah cinta adalah.....
kemurnian tanpa batasan,
kesetiaan tanpa harap balasan,
serta ketulusan atas kepercayaan.....

17/02/2016

ketika rindu,
berkabut resah yang terenda....
haruskah ku maki sepi?
yang mendendangkan senandung kebisuan......

17/02/2016

kegelisahan adalah milik hati dan jiwa yang kesepian...
masih adakah taburan cinta didalam relung-relung jiwa pengembara?
sementara tarian pasir gurun tak bisa menjadi pelipur sukma yang lara....
CINTA hanya milik KEABADIAN....

09/02/2016

duhai kawanku,,,,,
mengapa berairmata saat cinta menghempaskanmu?
lupakah engkau bahwa aku adalah rumah hatimu?
bukalah setiap pintunya,
berpuaslah dengan canda tawa dan seribu ceritamu,
karena.....
mabuk apa yang tidak bisa disadarkan?
sakit apa yang tak bisa dilupakan?
engkau tidak bisa mengubah masa lalumu,
tapi engkau bisa memperjuangkan masa depanmu,
bukankah disetiap penyesalan,
ada gemuruh asa dan keinginan......

25/12/2015

menggantungkan asa di ujung rembulan,
mendung tak jua beranjak,
letih,
saat hatiku karam di samudra kepalsuanmu,
dan cintaku telah bermahkota diatas altar kepiluan...

Address

Pacarkembang 5b2/14
Surabaya
60132

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah puisi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share