13/12/2023
Pertempuran terbesar dan intens dalam diri manusia
Pertempuran hasrat, kesadaran dan harga diri.
Apakah dalam setiap pertempuran akan ada salah satu pemenang?
Tidak bahkan dua, bahkan ketiga2nya masih bisa bertahan.
Apa yg terjadi ketika belum ada pemenang tunggal?
Manusia akan berada pada titik jengah dan rasa sakit terus2an akibat percikan2nya.
Mana yg lebih baik yg mesti jadi pemenang?
Semua bisa mengarah pada kebaikan.
Namun seringnya manusia berupaya memenangkan kesadaran.
Karena istilah kesadaran memiliki nilai lebih tinggi drpda hasrat maupun harga diri. (Setidaknya itulah yg berupaya diyakin2kan pada diri bahkan sudah jadi standard keumuman)
Namun bagi saya tidak, semua bisa ada waktu menang dan kalah sesuai kebutuhan.
Apa yg saya butuhkan?
Misal
Keyakinan Tuhan, maka saya menangkan harga diri.
Karena dengan harga diri, segala macam bualan2 pencerahan mengatasnamakan kesadaran akan jadi tak berharga, hasrat agar memperturutkan jadi mulia pun tak bisa menggoyahkan. Maka keyakinan akan jejeg dan mutlak.
Perasaan (kasih sayang, cinta, marah, muak) maka menangkan hasrat.
Karena dengan memperturutkan hasrat warna warni keindahan hidup akan dinikmati dan jalani. Orang menganggap jijiki sekonyong2nya dan sebagainya mengoyak harga diri dan kesadaran saya pun bodo amat.
Maka perasaan akan jadi kelapangan bagi saya.
Soal pemikiran (pengetahuan), uang dan pertemanan, maka menangkan kesadaran.
Dengan pemikiran(pengetahuan), uang dan teman akan memudahkan jalan kehidupan, namun ketika begitu berhasrat dengannya sangat bisa menghancurkan harga diri p**a.
Maka dengan berkesadaran bisa terikat namun juga melepasnya ketika diperlukan.
Kenali, menangkan secara tunggal di setiap pertempuran yg terjadi (dan luwes dalam setiap peralihan pertempuran).
kebutuhannya untuk apa, jangan pernah setengah2 dan ragu2.
Gimana kalo berkaitan antara pemikiran dan perasaan?
Hancurkan satu, ikuti satunya lihat mana yg lebih mendominasi.
Gilalah dengan salah satu secara satu waktu.
Ttd
Pak wasit bagi diri sendiri
Mas Bejo