19/05/2026
Berhenti Cuma Jualan Tiket, Mulailah Jualan Makna
Kenapa orang harus ke bioskop kalau mereka punya TikTok dan Netflix yang lebih murah dan personal di genggaman?
Di era Spotlight Economy, marketing film bukan lagi sekadar pasang baliho besar yang bikin trauma di jalan raya atau bagi-bagi voucher diskon, atau ngebom. Salah-salah itu bisa membunuh budaya nonton film. Yang kita butuhkan adalah koneksi. Marketing yang berhasil adalah yang mampu menjawab pertanyaan: "Kenapa saya harus nonton ini SEKARANG?"
Kita perlu membangun urgensi emosional, percakapan, dan relevansi budaya agar bioskop kembali menjadi pilihan utama, bukan sekadar pilihan cadangan saat bosan.
Apa film Indonesia terakhir yang promosinya bikin kamu merasa "fomo" kalau nggak nonton di hari pertama? Tulis judulnya di bawah dan kenapa promonya berhasil buat kamu!
✍🏻🎨: