MondiBlanc Film Workshop

MondiBlanc Film Workshop Workshop beasiswa berbasis film di Jakarta Selatan: Video, Sinematografi, Acting, Directing, Art, Editing, Coloring, dan Audio.

Berhenti Cuma Jualan Tiket, Mulailah Jualan MaknaKenapa orang harus ke bioskop kalau mereka punya TikTok dan Netflix yan...
19/05/2026

Berhenti Cuma Jualan Tiket, Mulailah Jualan Makna

Kenapa orang harus ke bioskop kalau mereka punya TikTok dan Netflix yang lebih murah dan personal di genggaman?

Di era Spotlight Economy, marketing film bukan lagi sekadar pasang baliho besar yang bikin trauma di jalan raya atau bagi-bagi voucher diskon, atau ngebom. Salah-salah itu bisa membunuh budaya nonton film. Yang kita butuhkan adalah koneksi. Marketing yang berhasil adalah yang mampu menjawab pertanyaan: "Kenapa saya harus nonton ini SEKARANG?"

Kita perlu membangun urgensi emosional, percakapan, dan relevansi budaya agar bioskop kembali menjadi pilihan utama, bukan sekadar pilihan cadangan saat bosan.

Apa film Indonesia terakhir yang promosinya bikin kamu merasa "fomo" kalau nggak nonton di hari pertama? Tulis judulnya di bawah dan kenapa promonya berhasil buat kamu!

✍🏻🎨:

Produksi yang Sehat = Karya yang KuatKita nggak kekurangan talenta. Tapi, kenapa hasilnya sering nggak konsisten? Masala...
18/05/2026

Produksi yang Sehat = Karya yang Kuat

Kita nggak kekurangan talenta. Tapi, kenapa hasilnya sering nggak konsisten?

Masalahnya sering ada di balik layar: sistem produksi yang "napasnya terengah-engah". Antara mengejar efisiensi biaya dan jadwal yang super padat, kreativitas sering kali jadi tumbal. Padahal, penonton kita sekarang punya standar global. Mereka membandingkan visual film lokal dengan apa yang mereka tonton di platform streaming dunia dalam layar yang sama.

Kualitas teknis bukan cuma soal alat mahal, tapi soal memberikan ruang dan waktu bagi para kreator untuk memberikan yang terbaik tanpa harus kompromi dengan kelelahan hebat.

Buat teman-teman di industri, apa satu tantangan di set yang menurut kalian paling krusial dalam menjaga kualitas visual tetap konsisten? Share perspektif kalian di kolom komentar!

✍🏻🎨:

Jangan Salahkan Penonton Kalau Ceritanya Belum Matang“Budaya malas nonton” itu mitos. Yang ada adalah penonton yang maki...
15/05/2026

Jangan Salahkan Penonton Kalau Ceritanya Belum Matang

“Budaya malas nonton” itu mitos. Yang ada adalah penonton yang makin cerdas, skeptis, dan selektif.

Di fase development, kita sering banget terjebak "kejar tayang" sampai lupa kalau fondasi utama film adalah rasa dan logika cerita. Saat naskah belum solid tapi kamera sudah rolling, sebenarnya kita sedang mempertaruhkan kepercayaan (Trust Economy) audiens terhadap industri film lokal secara keseluruhan.

Satu film yang gagal dieksekusi di level cerita bukan cuma merugikan satu judul, tapi bikin ribuan orang ragu buat datang lagi ke bioskop minggu depan. Menghabiskan waktu lebih lama di meja tulis bukan tanda kita lambat, tapi tanda kita menghargai tiap rupiah yang dikeluarkan penonton.

Pernah merasa "terkhianati" pas nonton film lokal karena ceritanya bolong di mana-mana? Bagian mana yang paling bikin kamu malas balik lagi: Karakter yang dangkal atau logika cerita yang nggak masuk akal? Diskusi di bawah yuk!

✍🏻🎨:

Selamat kepada para peserta FPS 2026 Wave 2 yang telah terpilih! Selamat bergabung untuk para talenta di departemen:- Ac...
04/05/2026

Selamat kepada para peserta FPS 2026 Wave 2 yang telah terpilih!

Selamat bergabung untuk para talenta di departemen:
- Acting
- Art (Production Design)
- Cinematography
- Sound for Film
- Post Production

Persiapkan diri kalian untuk membedah logika para mentor, menyusun workflow yang presisi, dan mengeksekusi visi di lapangan. Perjalanan untuk mendefinisikan ulang standar profesionalisme kalian dimulai dari sini.

Belum berkesempatan bergabung di FPS 2026?
Jangan berhenti bercerita. Simpan energi kalian, pertajam perspektif, dan pastikan kalian siap saat pintu kembali terbuka.

Sampai bertemu di FPS 2027!

📷: BTS Film

30/04/2026

Jangan sampai film kamu mati cuma karena audio yang "nanti dibenerin di editing"

Merekam suara di lokasi syuting bukan sekadar nyalain recorder dan ngarahin mic ke aktor.

Kalau kamu nggak punya workflow yang jelas, kamu bakal dihantui suara noise AC, dialog yang clipping, dan file audio yang berantakan.

Di produksi profesional, departemen Sound punya cara kerjanya sendiri.

Di FPS Sound for Film Wave 2, kita menolak keras departement suara dianaktirikan. Kita
mencetak Arsitek Audio yang menguasai Psychoacoustics. Mulai dari penempatan mic sampai produksi proyek spesifik: Audio Drama.

Dibimbing langsung oleh praktisi: Rozzaq Ariwahyono, Ichsan Rachmaditta, dan Anhar Moha.

Tulis komentar “Menyala” sekarang.
Kami kirimkan detail dan link pendaftarannya via DM!🔥

Banyak yang pengen masuk departemen Art, tapi ngerasa karirnya mentok cuma jadi tukang angkut properti. Kenapa? Karena k...
29/04/2026

Banyak yang pengen masuk departemen Art, tapi ngerasa karirnya mentok cuma jadi tukang angkut properti. Kenapa? Karena kamu nggak pernah belajar struktur kerja dan mindset dari level atasnya.

Masuk industri profesional butuh bukti dan pemahaman workflow, bukan cuma modal rajin. Di FPS ART, kamu nggak diajarin sama teoritisi, kamu dimentori langsung sama mereka yang setiap hari tangannya kotor ngebangun set film dan project komersial raksasa.

Kenalan sama mentor kamu:
🔥 Dita Gambiro (Production Designer)
🔥 Rizky Raw (Art Director / Executor)
🔥 Dyandra Salsabilla (Set Dresser / Detail Management)

Pendaftaran segera ditutup dalam beberapa hari. Ini saatnya kamu berhenti ngeraba-raba dan mulai bangun semesta kamu dengan standar industri.

Komentar “Menyala” di kolom komentar, buat ngamanin sisa kursi yang ada!

Visual megah bakal terasa kosong tanpa emosi dari suara. Di industri, sound bukan cuma rekaman bening, tapi soal workflo...
29/04/2026

Visual megah bakal terasa kosong tanpa emosi dari suara. Di industri, sound bukan cuma rekaman bening, tapi soal workflow rapi dari set sampai mixing tanpa ada aset yang hilang.

Tantangannya:

1. Sinkronisasi ribuan file audio biar post-production lancar
2. Ngatasi lokasi berisik tanpa ngorbanin dialog
3. Bedain standar bioskop vs OTT biar output nggak pecah

Di FPS Sound for Film 2026, kamu belajar langsung dari praktisi berpengalaman:

👤 Anhar Moha – Sound Recordist
👤 Ichsan Rachmadita – Sound Recordist
👤 Rozzaq Ariwahyono – Sound Designer

Slot hampir habis. Jangan ketinggalan.

Siap naik kelas?

⚡️ Ketik “MENYALA” di komentar sekarang
Detail link pendaftaran akan kami kirim ke DM kamu!

Post-Production itu punya hierarki ketat. Dari membangun struktur narasi, menjaga stamina durasi film panjang, sampai ke...
29/04/2026

Post-Production itu punya hierarki ketat. Dari membangun struktur narasi, menjaga stamina durasi film panjang, sampai ke tahap penyelesaian warna.

Di FPS Post-Production, kita menolak keras asal potong gambar. Kamu akan dilatih di Laboratorium Komputer bersama para "Penulis Ketiga" yang meracik emosi dari ratusan gigabyte data mentah:

🎬 Bering Arester (Editorial Thinking & Narrative Structure)
🎬 Alvin Aprilianto Tan (Feature Film Offline Editing & Timeline Architecture)
🎬 Hasfi Ogi (Online Edit, Color Grading, & Finishing)

Jangan biarkan karir kamu mentok gara-gara workflow hancur atau pacing cerita yang berantakan. Bangun sistem kamu bersama praktisinya langsung.

Waktu kamu makin tipis. Sisa beberapa kursi sebelum pintu ruang sunting ditutup.

Komen "Menyala" di kolom komentar, dan kami kirimkan silabus lengkapnya ke DM kamu sekarang!

Kendalanya seringkali bukan di niat, tapi di biaya. Member MondiBlanc siap "patungan" Rp500.000 buat modal kelas kamu di...
28/04/2026

Kendalanya seringkali bukan di niat, tapi di biaya. Member MondiBlanc siap "patungan" Rp500.000 buat modal kelas kamu di FPS 2026, khusus untuk departemen Art, Sound, Cinematography, & Post-Prod!

Gimana caranya?

1. Pilih satu nama di bawah ini.
2. ⁠Hubungi via DM/WA & pitching pengalaman serta rencana kariermu.
3. ⁠Jika dapat persetujuan, klaim ke Admin di 0877-6118-3235.

Para Patron FPS 2026 yang bisa kamu hubungi:
mailficent
albaransyah
shaniakh
karen.beverly
rizki.j.saputra
mademoiselle.theia
mametdputra
akbarry
lele.laki
_putriayudya
sandyyprasetyoo
kevinramadhani
oyong_rifky
_miahasan
angeline_noviani
harashta__
dhony.f.w
akawitharja
ijulmp

Detail syarat & tips agar disetujui ada di slide terakhir. Kursi terbatas, sikat sekarang! 🚀

Kamu nggak bisa jadi DoP kalau ga paham interpretasi visual, berjejaring, dan punya departemen sendiri. Gimana caranya k...
28/04/2026

Kamu nggak bisa jadi DoP kalau ga paham interpretasi visual, berjejaring, dan punya departemen sendiri.

Gimana caranya kamu bisa naik level dan dapet kepercayaan lebih di industri?

Di FPS Cinematography 2026, kita nggak cuma ngajarin mencet tombol record. Kita kasih solusi biar kamu naik level lewat bimbingan Yongki Ongestu & Luthfi Pradita

Slot kelas FPS Cinematography tahun ini udah hampir penuh dan pendaftaran akan segera tutup. Jangan sampai kamu nyesel liat temen kamu udah naik jadi Assistant Cam atau DoP tahun depan, sementara kamu masih di posisi yang sama.

Mau beneran naik kelas?

⚡️ Ketik “MENYALA” di kolom komentar sekarang juga!

Admin kirim link pendaftarannya lewat DM sebelum slotnya hangus. Action sekarang atau stuck selamanya.

Banyak yang pengen masuk departemen Art, tapi ngerasa karirnya mentok cuma jadi tukang angkut properti. Kenapa? Karena k...
27/04/2026

Banyak yang pengen masuk departemen Art, tapi ngerasa karirnya mentok cuma jadi tukang angkut properti. Kenapa? Karena kamu nggak pernah belajar struktur kerja dan mindset dari level atasnya.

Masuk industri profesional butuh bukti dan pemahaman workflow, bukan cuma modal rajin. Di FPS ART, kamu nggak diajarin sama teoritisi, kamu dimentori langsung sama mereka yang setiap hari tangannya kotor ngebangun set film dan project komersial raksasa.

Kenalan sama mentor lo:
🔥 Dita Gambiro (Production Designer)
🔥 Rizky Raw (Art Director / Executor)
🔥 Dyandra Salsabilla (Set Dresser / Detail Management)

Pendaftaran segera ditutup dalam beberapa hari. Ini saatnya kamu berhenti ngeraba-raba dan mulai bangun semesta kamu dengan standar industri.

Komentar “Menyala” di kolom komentar, buat ngamanin sisa kursi yang ada!

Address

Jalan Kecapi Raya, Blok Kecapi, No. 1. Jagakarsa
South Jakarta
12620

Opening Hours

Monday 19:00 - 23:00
Tuesday 19:00 - 23:00
Wednesday 19:00 - 23:00
Thursday 19:00 - 23:00
Friday 19:00 - 23:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MondiBlanc Film Workshop posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share