Swara Gembira

Swara Gembira Perjuangan muda-mudi demi kejayaan seni budaya Indonesia

18/08/2026

Kalau kita ingin batik tetap hidup di masa depan, mungkin yang perlu dijaga bukan hanya motifnya, tetapi juga manusia-manusia yang membuatnya…..

14/08/2026

Selama bertahun-tahun, lagu-lagu Mas Oi setitikdebubintang hidup di setiap pergelaran Swara Gembira. Kini, untuk pertama kalinya, ia merilis sebuah lagu khusus untuk menyambut peluncuran Kain Gembira

07/08/2026

Kira-kira, berapa dolar ya yang dihabiskan David Bowie buat paketin perabotan karya seniman Indonesia ke Benua Amerika?

06/08/2026

Apa ya satu pola sederhana yang bisa mewakili Indonesia di mata dunia? Menurut Mas Oi, jawabannya adalah………

05/08/2026

Akhirnya, tayangan Pergelaran Semesta Rasa kini dapat disaksikan di kanal YouTube Swara Gembira.

Dua tahun lalu, ratusan seniman berkumpul di satu panggung untuk merayakan perjalanan rasa yang turut membentuk Indonesia.

Inilah persembahan seni kami. Semoga dapat dinikmati, direnungkan, dan mengilhami hati.

30/07/2026

Dalam perjalanan berkesenian batik, Pekalongan selalu menjadi kampung halaman Mas Oi setitikdebubintang

24/07/2026

Barangkali kita lebih dulu mengenal Eropa lewat cerita-cerita Disney. Kalau itu bisa terjadi, kenapa tidak dengan Indonesia?

16/07/2026

Orang mengira ini buku resep. Sukarno menganggapnya strategi negara.

Kalau mimpi Sukarno lewat buku ini terwujud, Indonesia bakal seperti apa ya?

09/07/2026

Kami mencoba mempertemukan dua bahasa musik: Beauty and the Beast karya Alan Menken dengan laras pelog gamelan—seolah lagu yang selama ini kita kenal berakar dari budaya Eropa sedang menuturkan kisah dari Indonesia.

Gubahan oleh salah satu penata musik kami, Rexana Noer, dapat dinikmati sepenuhnya melalui kanal YouTube Swara Gembira.

“Suatu hari di ruang Seni Gita Swara Gembira, Mas Oi bercerita tentang kekagumannya pada lagu ini karena komposisi diatonis tersebut diawali dengan frasa melodi yang menyentuh laras pelog. Beberapa hari kemudian saya menonton filmnya dan semakin mengagumi kekayaan budaya yang dikandungnya. Sebagaimana Chopin Larung yang terinspirasi dari Fantaisie-Impromptu, Op. 66 karya Frédéric Chopin, saya ingin menjabat semangat yang sama sebagai ungkapan kekaguman saya terhadap komposisi Alan Menken ini.” — Rexa

Penggubah Komposisi: Rexana Noer
Penata Fotografi: Benteng Prasojo & Annuuru Tera
Penyunting Gambar: Annuuru Tera, Benteng Prasojo, Oi
Penulis Muatan & Syair: Ale Taufiq
Pengarah Cipta: Oi

06/07/2026

Dilema lagu yang terlanjur dicap sebagai “lagu Indonesia.”

Address

South Jakarta
12170

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6282115016429

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Swara Gembira posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Swara Gembira:

Shortcuts

Share