Prabu linggabumi

Prabu linggabumi Tempat untuk berbagi cerita tentang hidup, pekerjaan, keluarga, dan proses menjadi manusia yang lebih baik. Tidak ada jawaban sempurna.

Hanya sudut pandang yang mungkin menemani perjalananmu. Sudut pandang tentang hidup, waktu, keluarga, dan proses bertumbuh.

04/09/2026

Ini penutup dari Chapter 3, series Tentang Manusia
rangkuman dari 11 hal yang udah kita bahas bareng, dari gengsi sampai harapan.
Jadi manusia itu bukan soal sempurna. Itu soal terus jalan, sambil tetap bawa semua luka dan pelajaran itu.
Makasih udah nemenin chapter ini.

03/09/2026

Kadang kita terlalu fokus sama tujuan berikutnya sampai lupa kalau sebenarnya kita sudah sampai cukup jauh.

Ambisi boleh besar.

Tapi jangan sampai hidup cuma jadi perjalanan dari satu target ke target berikutnya.

02/09/2026

Pernah dengar nasihat "jangan berharap dulu, biar nggak kecewa"?
Padahal tanpa harapan, kita berhenti jalan.
Bagian 11 dari series Tentang Manusia

01/09/2026

Dulu saya pikir, rasa puas akan datang setelah punya sesuatu yang kita inginkan.

Ternyata tidak selalu begitu.

Karena setelah satu keinginan terpenuhi, biasanya muncul keinginan lain.

Begitu terus.

Sampai tanpa sadar kita punya semakin banyak, tapi tetap merasa belum sampai mana-mana.

Mungkin masalahnya bukan pada apa yang kita punya.

Tapi karena kita nggak pernah menentukan sendiri, sebenarnya “cukup” itu sampai di mana.

Punya target dan ingin berkembang tentu nggak salah.

Tapi jangan sampai hidup cuma diisi dengan mengejar sesuatu yang berikutnya.

Sesekali lihat juga apa yang sudah berhasil kita dapatkan.

Bisa jadi, ternyata kita sudah jauh lebih beruntung dari yang kita kira.

31/08/2026

Pernah capek banget mikirin omongan orang soal kamu?
Kadang omongan itu bukan tentang kamu, itu cermin dari apa yang mereka sendiri lagi rasain atau takutin.
Bagian 10 dari series Tentang Manusia.

30/08/2026

Semakin bertambah umur, saya merasa cara melihat bahagia memang berubah.

Dulu ingin punya banyak hal.
Ingin pergi ke banyak tempat.
Ingin merasakan sesuatu yang baru.

Sekarang, bisa makan tanpa terburu-buru saja rasanya sudah menyenangkan.

Rumah yang nyaman.
Obrolan sederhana dengan orang terdekat.
Bisa duduk sebentar tanpa memikirkan pekerjaan.

Hal-hal kecil seperti itu ternyata justru semakin terasa mahal.

Mungkin bukan karena kita kehilangan keinginan untuk punya banyak.

Tapi karena kita mulai tahu, hidup yang tenang ternyata jauh lebih berharga daripada sekadar terlihat punya banyak.

29/08/2026

Pernah ngerasa capek berkorban buat orang lain, tapi nggak ada yang sadar atau bilang terima kasih?
Pengorbanan yang paling besar itu justru yang paling diem-diem nggak nyari pengakuan, cuma dilakuin karena peduli.
Bagian 9 dari series Tentang Manusia.

28/08/2026

Dulu, sukses terasa sederhana.

Punya uang lebih banyak.
Punya aset.
Punya pencapaian yang bisa dibanggakan.

Tapi setelah melewati cukup banyak hal, saya mulai berpikir bahwa ada sesuatu yang sering kita lupakan.

Untuk apa semua itu kalau kita tidak punya waktu untuk menikmatinya?

Untuk apa terus mengejar pengakuan kalau akhirnya kita sendiri yang kelelahan?

Mungkin sukses bukan tentang seberapa tinggi kita bisa naik.

Tapi tentang apakah kita masih bisa menikmati hidup ketika sudah sampai di sana.

Masih punya waktu untuk keluarga.
Masih bisa tidur dengan tenang.
Masih bisa menikmati hal-hal sederhana.
Dan yang paling penting, tidak lagi merasa harus membuktikan nilai diri kita kepada orang lain.

Karena bisa jadi, sukses yang sebenarnya bukan ketika kita memiliki semuanya.

Tapi ketika kita sudah merasa cukup dengan apa yang kita punya.

27/08/2026

Pernah ngerasa sendirian padahal lagi dikelilingi banyak orang?
Kesepian itu bukan soal berapa banyak orang di sekitar kita, itu soal seberapa dalam koneksi yang kita punya sama mereka.
Bagian 8 dari series Tentang Manusia.

26/08/2026

Dulu kita mungkin berpikir, kalau sudah punya cukup uang, hidup akan terasa sempurna.

Tapi setelah melewati banyak hal, kita mulai memahami sesuatu.

Uang memang bisa membuat banyak hal menjadi lebih mudah.

Tapi uang tidak bisa mengembalikan waktu yang sudah lewat.
Tidak bisa membeli kembali kesehatan yang hilang.
Tidak bisa mengulang masa ketika anak-anak masih kecil.
Dan tidak bisa menghadirkan kembali orang yang sudah pergi.

Mungkin karena itu, semakin dewasa seseorang, yang paling ingin dijaga bukan lagi sekadar hartanya.

Tapi waktunya.

Karena pada akhirnya, yang kita kenang bukan berapa banyak yang kita punya.

Melainkan siapa yang pernah kita temui, apa yang pernah kita rasakan, dan momen apa yang sempat kita nikmati.

Address

Soreang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Prabu linggabumi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share