23/04/2024
Purnama. Saya mengenang Bapak. Kemarin saat saya pulang ke rumah bajang, Bapak terasa menyapa. Dengan hangat. Prihentemen. Kidung yang Bapak sukai. Buku puisi yang berjudul sama, saya persembahkan untuk Bapak. Hari ini Purnama, saya rindu padanya. Lalu saya membaca kembali ulasan buku ni.
Jika Sonia boleh berkata jujur, sedihnya itu belum tuntas atau mungkin tidak akan pernah tuntas. Baginya ditinggal sosok bapak sama halnya seperti sebuah penerimaan atau keikhlasan yang lebih mudah diucapkan daripada dijalani. Kondisi itu mendorongnya mencari jalan agar bisa tetap terhubung dengan s...