14/03/2021
بسم الله الرحمن الرحيم....
KAROMAH GURU SEKUMPUL DALAM PENGLIHATAN HABIB UMAR BIN HAFIDZ"
Pada suatu hari Habib Umar mengisahkan kewalian Syaikh Zaini Martapura yg biasa dikenal dgn Guru Sekumpul. Ketika Syaikh Zaini telah wafat, aku sering melihat Syaikh Zaini di makam Zanbal, Hadramaut, mengunjungi dan bertemu bertatap muka dgn para Auliya. Ketika wafatnya Syaikh Zaini pada tahun 2005, aku lihat langit terbelah, para malaikat semuanya turun mendatangi Syaikh Zaini.
Sewaktu Syaikh Zaini masih hidup, setiap malam Senin terdengar suara gemuruh di Arsy karena lantunan suara Syaikh Zaini yg sedang membaca Maulid Simtud-Duror Al Habsyi di majlis maulid di Sekumpul, Martapura. Habib Umar menegaskan bahwa pemegang wali qutub saat itu ada dua orang, yaitu Habib Abdul Qadir bin Ahmad As-Seggaf di Jeddah dan Syaikh Zaini di Sekumpul, Martapura.
Aku dibukakan futuh melihat wali qutub Syaikh Zaini berada di dalam istana yg sangat megah. Istananya bertingkat dgn banyak kebun². Istana Syaikh Zaini berada di bawah naungan Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari, datuknya (Datu Kalampayan), dibawah bimbingan Syaikh Samman dan Syaikh Abdul Qadir al-Jilani yg diterimanya langsung dari Rasulullah Saw. Istana itu dipenuhi oleh murid² Syaikh Zaini.
Habib Umar juga menegaskan, sungguh luar biasa Syaikh Zaini bersama murid²nya. Sungguh beruntung orang yg menjadi murid Syaikh Zaini dan yg mengikuti jejak langkahnya. "Akupun kalau datang ke Banjar pasti ziarah ke makam Syaih Zaini minta berkah Beliau. Disampaikan oleh Habib Umar saat menginap di asrama haji Banjarbaru tahun 2009 bersama istri Beliau, Syarifah Nuur Al Haddar.
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ .
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين