Komplek Siti Khadijah al-Kubra Pondok Pesantren Al-Fathaniyah

Komplek Siti Khadijah al-Kubra Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Komplek Sayyidah Siti Khadijah binti Kuwailid al-Kubra Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Tengkele Serang Banten

AMALAN PELUNAS HUTANGAl Habib Ali bin Husein Al Attas atau lebih dikenal dengan Habib Ali Bungur (ulama masyhur ditanah ...
14/03/2021

AMALAN PELUNAS HUTANG

Al Habib Ali bin Husein Al Attas atau lebih dikenal dengan Habib Ali Bungur (ulama masyhur ditanah Betawi) dalam kitab Al Qirthos-nya menyebutkan satu riwayat:

يروي ان من صلي ركعتين قبل طلوع الفجر‘يقراء في كل ركعۃ الفاتحۃ وايۃ الكرسي ثلاث مرات والكافرون مرۃ والاخلاص ۱۱ مرۃ ثم يقول بعد الفراغ : سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم استغفرالله ۱۰۰ مرۃ‘قضي الله دينه ووسع عليه رزقه.

Barang siapa shalat dua raka'at sebelum terbit Fajar. Dalam setiap raka'atnya ia membaca :

1) Al-Fatihah
2) Ayat Kursi 3x
3) Surat Al-Kafirun 1x
4) Surat Al-Ikhlas 11x

Kemudian setelah shalat ia membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيمِ أَسْتَغْفِرُ الله

"subhanallah wabihamdihi subhanallahil adhim astagfirullah" 100x

Maka Allah akan melunasi hutangnya dan melapangkan rizkinya.

Amin ya rabbal'alamin..

Bagi Anda yang ingin mengamalkan ijazah-ijazah di atas, silakan share postingan ini dan ketik "Qobiltu (saya terima)" pada kolom komentar dibawah ini.

Bismillah"INILAH AMALAN AGAR WAJAH BERSINAR SEPERTI BULAN PURNAMA DI HARI QIAMAT SAAT BANGKIT"قال النبي صلى الله عليه وس...
18/02/2021

Bismillah

"INILAH AMALAN AGAR WAJAH BERSINAR SEPERTI BULAN PURNAMA DI HARI QIAMAT SAAT BANGKIT"

قال النبي صلى الله عليه وسلم: مَنْ قَالَ كُلَّ يَوْمٍ لا إلٰهَ إلاَّ الله مُحَمَّدٌ رَسُولُ الله مَائَةَ مَرَّة جَاءَ يَوْمَ القِيَامَةِ وَوَجْهُهُ كَالقَمَرِ لَيْلَةَ البَدْر

Nabi Muhammad SAW bersabda : “Barang siapa mengucapkan لا إله إلاّ الله محمد رسول الله setiap hari 100 kali maka dia akan di bangkitkan di hari Kiamat nanti dengan wajah bersinar seperti bulan purnama.

Allahuma sholi ala sayyidina Muhammad

[🍃`RAHASIA DZIKIR "LAQOD JA'AKUM"===================================Di antara ayat al Quran yang banyak digunakan sebaga...
17/02/2021

[🍃`RAHASIA DZIKIR "LAQOD JA'AKUM"
===================================

Di antara ayat al Quran yang banyak digunakan sebagai dzikir oleh para sholihin adalah dua ayat terakhir surat at Taubah.
ﻟَﻘَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﺳُﻮﻝ ﻣِﻦْ ﺃَﻧْﻔُﺴﻜُﻢْ ﻋَﺰِﻳﺰ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣَﺎ ﻋَﻨِﺘُّﻢْ ﺣَﺮِﻳﺺ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺭَﺀُﻭﻑ ﺭَﺣِﻴﻢ (*) ﻓَﺈِﻥْ ﺗَﻮَﻟَّﻮْﺍ ﻓَﻘُﻞْ ﺣَﺴْﺒِﻲ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪ ﺇِﻟَّﺎ ﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺗَﻮَﻛَّﻠْﺖ ﻭَﻫُﻮَ ﺭَﺏّ ﺍﻟْﻌَﺮْﺵ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢ
Nabi saw bersabda, "Barang siapa membaca dua ayat terakhir surat at Taubah pada satu hari maka dia tidak akan meninggal pada hari tersebut".
ﻭَﻓِﻲْ ﺭِﻭَﺍﻳَﺔٍ ﻟَﻢْ ﻳُﻘْﺘَﻞْ ﻭَﻟَﻢْ ﻳُﻀْﺮَﺏْ ﺑِﺤَﺪِﻳْﺪَﺓٍ ﻭَﺇِﻥْ ﻗَﺮَﺃَﻫَﺎ ﻓِﻲْ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ ﻓَﻠَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﺫَﻟِﻚَ ﺫَﻛَﺮَ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟْﺤَﺪِﻳْﺚَ ﺑَﻌْﺾُ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴْﻦَ
Dalam satu riwayat dituturkan, "Dia tidak akan dibunuh, dan tidak akan dibukul dengan besi. Jika dia membacanya di malam hari maka dia tidak akan mati di malam hari tersebut".
As Sayyid al Walid Habib Ali bin Abdurrohman bin Abdul Qodir Assegaf berkisah,
"Ada seorang anak yang setiap melakukan aktivitas atau bermain s**a membaca ayat tersebut

ﻟَﻘَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﺳُﻮﻝٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻜُﻢْ ﻋَﺰِﻳﺰٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣَﺎ ﻋَﻨِﺘُّﻢْ ﺣَﺮِﻳﺺٌ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺭَﺀُﻭﻑٌ ﺭَﺣِﻴﻢٌ

'Laqod Jaakum Rosuluun Min Anfusiikum Aziizun Alaihi maa Aniitum Hariisun Alaykum Bilmuminina Rofururrohiim'
Suatu saat, ketika ia bermain dan mengejar layang-layangnya yang terlepas ia tak sadar bahwa sedang berada di tengah jalan raya.
Matanya terus menatap ke layang-layang, tanpa disadari oleh anak itu ada sebuah truk kontainer yang melaju kencang dan menabrak sang anak. Orang-orang melihat truk itu menabrak keras sang anak, bahkan menyeretnya beberapa meter. Segera warga sekitar mengerubuti anak itu.
Sesaat kemudian, warga sekitar berteriak-teriak dan menyebut-nyebut nama Allah. Bukan karena melihat darah atau tubuh yang terlindas. Mereka tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Anak itu tidak meninggal, bahkan tidak mengalami luka sedikitpun. Anak itu berdiri dan kembali melanjutkan mengejar layang-layang, seolah tak pernah terjadi apa-apa.
Mendengar hal itu, sang ayah anak itu pun cukup kaget. Ketika warga menanyakan kepada ayah anak tersebut, "Apa rahasianya, mengapa ia tidak meninggal saat tertabrak truk ?" Sang ayah hanya menjawab, "Tidak ada, tapi anak itu sering mengucapkan bacaan 'Laqod Jaakum Rosuluun min Anfusiikum Aziizun Alaihi Maa Anittuum Harisum Alaykum Bilmumininaa Rofurrurohiim."
Beliau as Sayyidil Walid Al-Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf kemudian berpesan,
"Amalkan ayat itu dalam aktivitas kita sehari-hari, karena Allah swt memberi 141 khasiat dalam bacaan itu. Minimal baca 7X setiap Ba'da Subuh dan Ba'da Asar
Sebagian ulama telah dikasyaf (dibukakan) Allah tentang kandungan rahasia dari ayat ini. Di antara perkataan Asy Syaikh Ahmad At-Tijani Rodliallohu anhu tentang keutamaan ayat ini :

1.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat Subuh maka Alloh akan menjaga hatinya.

2.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat Dhuhur maka Allah akan menghidupkan dan menetapkan hatinya (dalam keimanan) di dunia maupun di akhirat.

3.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat 'Ashar maka dia tidak akan mati seperti matinya orang kaget.

4.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat Maghrib maka dia akan diberi istiqomah (dalam beribadah) oleh Alloh SWT.

5.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat 'Isya maka Alloh akan menjaga dirinya dari penguasa lalim.

6- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat sunah maka Alloh akan memberinya rizqi kepadanya bisa merasakan manisnya iman.

7- Barang siapa membaca ayat ini tujuh puluh tujuh kali setelah sholat Jum'ah maka Alloh akan menjaganya dari makan makanan haram.

8- Barang siapa membaca ayat ini tiga ratus enam puluh kali pada hari 'Arafah maka Alloh akan menuntunnya dan mencukupinya dari kesusahan dunia akhirat.

9- Barang siapa membaca ayat ini seribu kali pada hari 'Asyura maka akan dilayani oleh para Malaikat dan Alloh akan memberi rizqi baginya dari segala arah.

10- Barang siapa membaca ayat ini lima ratus kali pada malam Nishfu Sya'ban maka dia tidak akan ditanya oleh Malaikat Munkar Nakir.

11- Barang siapa membaca ayat ini satu kali pada pagi dan sore hari maka Alloh akan menjaganya dari segala mara bahaya dan tidak akan ada yang dapat mencelakainya selamanya.

12- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setiap akan tidur maka Alloh akan menjaganya sampai pagi dan tidak akan ada yang dapat mencelakainya selamanya.

13.- Barang siapa membaca ayat ini tujuh kali ditulis untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan cara meminum air rendamannya.

14- Barang siapa membaca ayat ini seratus kali untuk orang sakit dengan niat yang sungguh sungguh dan benar maka akan sembuh seketika.

15- Barang siapa membaca ayat ini siang dan malam walaupun hanya sekali maka dia tidak akan meninggal.

16- Barang siapa membaca ayat ini untuk harta benda maka Alloh akan menjaga harta tersebut.

17- Barang siapa membaca ayat ini untuk rumah, atau kebun, atau desa, atau kota, atau benteng maka Alloh akan menjaga semuanya.

18.- Barang siapa membacanya untuk kafilah atau perahu / kapal laut maka Alloh akan menjaganya.

19.- Barang siapa membaca ayat ini di tengah peperangan maka musuh akan lari dan diberi kemenangan dan keselamatan.

20. Barang siapa membaca ayat ini tujuh puluh ribu kali ketika kholwat maka akan mendapat khodam malaikat dan jin mukmin selama hidupnya, diterima dihati semua makhluk, semua akan tunduk kepadanya, disembuhkan segala penyakitnya, dan diberi kemudahan segala urusannya.

21- Barang siapa memperbanyak membaca ayat ini tanpa dihitung, baik ketika berjalan maupun duduk, maka bertambah tambah kebaikannya, dicintai baginda Nabi ﷺ , dapat melihat baginda Nabi ﷺ setiap saat.

22- Barang siapa selalu membaca ayat ini selama empat puluh tahun maka hilanglah hijab antara dia dan baginda Nabi ﷺ, dan memperoleh derajat sebagaimana yang diperoleh para shiddiiqiin.
-
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻱ ﻭ ﺣﺒﻴﺒﻲ ﻭ ﻃﺒﻴﺒﻲ ﻗﻠﺒﻲ ﻭ ﺟﺴﺪﻱ ﻭ ﺭﻭﺣﻲ ﺳﻴﺪﻱ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﺤﻤﺪ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺼﺎﺩﻕ ﺍﻷﻣﻴﻦ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﺍﺟﻤﻌﻴﻦ ..

FUNGSI DAN KEWAJIBAN NEGARA Dalam "halaqah", pengajian/diskusi melingkar di Fahmina, pada suatu hari, aku lupa tanggalny...
17/02/2021

FUNGSI DAN KEWAJIBAN NEGARA

Dalam "halaqah", pengajian/diskusi melingkar di Fahmina, pada suatu hari, aku lupa tanggalnya, aku ditanya soal fungsi dan kewajiban negara dalam Islam.

Aku menjawab begini:

1. Negara didirikan, diadakan atau dibentuk sebagai wadah bagi warganya untuk memeroleh kesejahteraan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Dan itu untuk semua warga negara/rakyatnya, bukan untuk sebagian besar atau sebagian kecil rakyat.

2. Para pengelola negara adalah para pelayan bagi seluruh warga negara. Untuk tugas dan jasanya itu mereka diberikan upah yang sesuai dengan fungsi dan pekerjaannya itu.

3. Pengelola negara (pemerintahan) oleh karena itu wajib bersikap netral, imparsial dan bertindak adil kepada seluruh warganya, apapun agama/kepercayaannya atau identitas primordial lainnya.

4. Tugas dan kewajiban mereka adalah menjaga, melindungi dan menyediakan/memfasilitasi ruang aman dan tenteram bagi semua, bukan bagi sebagian besar atau apalagi sebagian kecil warganya dan tidak untuk memiskinkan, mendiskriminasi, menyingkirkan atau menyengsarakan mereka.

5. Dalam rangka itu p**a, negara tidak hanya wajib menyediakan tempat untuk didiami warganya dan tidak p**a sekedar menjadi ruang untuk mempertemukan manusia dengan manusia lainnya di sana, tetapi lebih dari ia juga hadir untuk memerdekakan semua manusia dari belenggu kezaliman (ketidakadilan) serta menjamin persahabatan dan persaudaraan kebangsaan dan kemanusiaan.

Salah seorang mahasiswa yang ikut dalam halaqah ini bertanya, apakah ada dalil atau dasar untuk pandangan ini?. Aku menjawab : Ya. "Shahifah al-Madinah"/ "Mitsaq al-Madinah"/ "Dustur al-Madinah", Piagam Madinah/Konstitusi Madinah.

6. Piagam Madinah merupakan landasan konstitusi sekaligus pengikat nilai dan norma yang ada dalam masyarakat Madinah (Nation State Madinah). Penyusunan naskah Piagam Madinah juga melibatkan seluruh komponen masyakat Madinah saat itu. Nabi memimpin penyusunan piagam ini. maka Di idalamnya sarat nilai-nilai demokrasi. Nilai-nilai demokrasi yang terkandung di dalam Piagam Madinah ini antara lain; persamaan, kebebasan, hak asasi manusia, musyawarah, dan toleransi.

16. 02.2021
HM

OSIS Al-Fathaniyah, Cetak Generasi yang PASTI Melalui LDKS
14/02/2021

OSIS Al-Fathaniyah, Cetak Generasi yang PASTI Melalui LDKS

Serang, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Al-Fathaniyah Menyelenggarakan Kaderisasi Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama tiga hari dua malam be…

"Islam itu agama yang penuh dengan kasih sayang, karena itu berprasangka, menuduh orang munafik, mengkafirkan orang, tid...
30/01/2021

"Islam itu agama yang penuh dengan kasih sayang, karena itu berprasangka, menuduh orang munafik, mengkafirkan orang, tidak boleh. Apalagi sesama muslim". (KH. Matin Syarkowi, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fathaniyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang)

______________________

21/01/2021

THE GOLDEN RULE

Di dalam situasi karut marut kehidupan dunia, moralitas publik yang runtuh berantakan dan "kegilaan" sosial masif itu lalu kita harus bagaimana?. Kita yang waras harus berbuat apa?. Begitu pertanyaan banyak orang.

Para sufi dan masyarakat spiritual dari segala agama dan kepercayaan menyebut keadaan di atas sebagai kondisi masyarakat yang sedang kehilangan saling Kasih dan Cinta seraya amat tega dan seakan senang membiarkan orang lain menderita.

Oleh karena itu menurut mereka tak ada cara lain kecuali masing-masing kita menengok kembali ke pusat jiwa.

Agama dan etika spritual berharap sungguh-sungguh agar setiap kita melihat ke dalam diri untuk menemukan apa yang membuat kita tersakiti. Lalu kita melangkah tegap dengan menolak dalam keadaan apapun dan atas nama apapun untuk menimbulkan rasa sakit itu kepada orang lain.

The Golden Role mengatakan : "Jangan perlakukan orang lain dengan cara-cara yang engkau sendiri tidak menginginkan itu terjadi terhadap dirimu". Atau dalam redaksi positif : "Perlakukanlah orang lain sebagaimana engkau ingin diperlakukan".

Seorang guru bijak Cina, Konfusius ( 551-479 SM) saat ditanya ajaran yang perlu dijalani sepanjang hari dan setiap hari, menjawab : "tasamuh/toleransi" (tenggang rasa). Jangan pernah lakukan kepada orang lain apa-apa yang kau sendiri tidak ingin mereka lakukan terhadapmu. Atau dengan redaksi yang singkat : "lakukan yang terbaik untuk orang lain. Lakukan sikap altruistik".

15 abad lampau Nabi saw (w. 632 M) bersabda :

لا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

"Seseorang belum beriman dengan baik, sampai dia mencintai orang lain seperti mencintai dirinya".

Dalam redaksi lain dari Abu Hurairah dikatakan :

وَأَحِبَّ لِلنَّاسِ مَا تُحِبُّ لِنَفْسِكَ تَكُنْ مُؤْمِنًا …

"Berikan dengan senang hati untuk orang lain, apa-apa yang kau senangi untuk dirimu, kau menjadi seorang yang beriman".

Hadits lain menyebutkan :

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لأحدهم :
أَتُحِبُّ الْجَنَّةَ ؟ قُلْتُ : نَعَمْ، قَالَ : فَأَحِبَّ لِأَخِيكَ مَا تُحِبُّ لِنَفْسِكَ (رواه احمد)

Nabi mengatakan kepada salah seorang sahabatnya : "Apakah kau ingin masuk sorga?. Ia menjawab : "Benar". Nabi berkata : " Berikan dengan senang hati untuk sahabatmu apa saja yang engkau sendiri senang untuk dirimu".

NGAJI FATHU AL-QARIB AL-MUJIBQori' : Kiai Romli as-SamparwadiPembina Pondok Pesantren Al-FathaniyahTengkele, Kota Serang...
12/01/2021

NGAJI FATHU AL-QARIB AL-MUJIB

Qori' : Kiai Romli as-Samparwadi
Pembina Pondok Pesantren Al-Fathaniyah
Tengkele, Kota Serang Banten
09 Januari 2021

Kitab ini sangat populer di kalangan pesantren yang tersebar di nusantara. Kitab berjudul Fathul Qorib ini menjadi idola bagi santri pemula atau umat Islam y...

10/01/2021

NABI TAK MENCACI-MAKI (2)

Pernyataan Tuhan di atas menunjukkan dengan sangat jelas bahwa Nabi kaum muslimin: Muhammad saw. adalah orang yang berhati lembut dan tidak berlaku kasar terhadap orang lain, termasuk terhadap mereka yang menolak agamanya. Tuhan bahkan menegaskan bahwa penyebaran agama (dakwah) dengan cara-cara kekerasan justru bukan hanya akan gagal tetapi juga membuat orang lari dan menimbulkan kebencian masyarakat. Tuhan bahkan menyuruh Nabi saw. agar memaafkan mereka yang bertindak kasar terhadapnya. Perbedaan pandangan dalam masyarakat atas suatu masalah, menurut ayat tersebut tidak diselesaikan dengan cara-cara kekerasan, melainkan dengan jalan musyawarah dan dialog.

Pada ayat yang lain Tuhan menyatakan:

وَلَا تَسْتَوِى الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَة. إِدْفَعْ بِالَّتِى هِىَ أَحْسَنُ. فَإِذَا الَّذِى بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ.

“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan dia ada permusuhan seolah-olah menjadi teman yang sangat setia,” [QS. Fushshilat (41): 34].

Sebaliknya dakwah dengan cara menyakiti atau melukai hati orang-orang beriman adalah sebuah dosa besar. Al-Qur`an menyatakan:

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا.

“Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti hati orang-orang yang beriman baik laki-laki maupun perempuan, maka dia benar-benar telah melakukan kedustaan dan dosa yang nyata,” [QS. al-Ahzâb (33): 58].

Aisyah bint Abi Bakr, isteri Nabi mengatakan : “bila Nabi mendengar orang lain, tokoh atau pemimpin yang bertindak kasar, atau kekeliruan, dan ingin menegurnya, atau memperbaikinya, beliau tidak menyebutkan namanya. Beliau hanya bilang : “Maa Baalu Qawmin yaf’aluna kadza wa kadza”, “Maa Baalu al-Naas Yasytarithuna hadza wa hadza”. (Ada suatu kaum atau ada seseorang yang bertindak begini atau begitu/Ada orang-orang yang mensyaratkan ini dan itu). Ini dilakukan untuk tidak mempermalukannya di depan publik. Tujuan utamanya adalah memperbaiki perbuatannya, bukan menyakiti orangnya).

06.01.21
HM

Address

Jalan Raya Pandeglang KM. 03 Komplek. Tembong Indah (Tengkele) Kelurahan. Tembong, Kecamatan. Cipocok Jaya
Serang
42126

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komplek Siti Khadijah al-Kubra Pondok Pesantren Al-Fathaniyah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share