WUNA INFO

WUNA INFO Pusat Informasi & Hiburan
Wuna Wite Barakati
📖 Repost Berbagai Sumber
Messenger atau WA kami untuk Informasi disekitar anda.
📞Hp/Whatsapp : 082267523614

25/04/2026

Putri Asal Muna memperkenalkan tenun khas Muna di forum pemuda internasional Kuala Lumpur serta mengkaji inovasi digital di tiga kampus ternama Malaysia.

Nama Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, menggema di panggung internasional. Adalah Nur Indah Syahadat, srikandi muda asal Bumi Sowite yang sukses mencuri perhatian dalam ajang International Youth Excursion Network (IYEN) 2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 21-24 April 2026.

​Indah terpilih sebagai satu dari 27 delegasi terbaik Indonesia. Membawa semangat "Wastra Nusantara", ia menjalankan misi khusus: memperkenalkan keindahan Tenun Khas Muna kepada pemuda-pemudi dari berbagai belahan dunia.

​Dalam sesi pertukaran budaya yang prestisius, Indah tampil anggun mengenakan kain tenun khas daerahnya. Motif-motif geometris yang sarat makna filosofis berhasil memikat para delegasi mancanegara yang hadir di ibu kota Malaysia tersebut.

​“Saya sengaja membawa tenun Muna. Di forum sebesar ini, saya ingin dunia tahu bahwa kekayaan Indonesia bukan hanya soal teknologi, tetapi juga wastra. Banyak peserta yang bertanya dan mereka sangat kagum dengan detail motif tenun kita,” ungkap Indah dengan bangga.

​Tak hanya soal budaya, mahasiswi berprestasi yang tengah menempuh pendidikan double degree (Magister Akuntansi Universitas Sangga Buana Bandung & Magister Manajemen STIM Lasharan Jaya Makassar) ini juga membawa misi akademik yang krusial.

​Bersama timnya, Indah mengunjungi tiga universitas ternama di Malaysia untuk melakukan kajian inovasi. Fokus utama mereka adalah mempresentasikan proyek Transformasi Pendidikan Berbasis Digital dan Sosial Politik, khususnya untuk wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

​“Saya dan tim mengkaji proyek ini untuk melihat bagaimana perkembangan pendidikan digital di Malaysia bisa kita adaptasi. Terutama untuk daerah seperti Muna, di mana akses internet saja masih sangat terbatas. Ini adalah upaya agar anak-anak di daerah tidak tertinggal jauh,” jelas perempuan berusia 25 tahun tersebut.

​Keikutsertaan Indah dalam IYEN 2026 membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi pemuda daerah untuk bersaing di level global. Dengan latar belakang pendidikan ekonomi dan manajemen yang kuat, Indah berharap gagasan yang ia bawa dapat menjadi pemantik perubahan nyata bagi sistem pendidikan di tanah kelahirannya.

​Program IYEN sendiri merupakan wadah bagi para pemimpin muda untuk bertukar ide, memperluas jaringan internasional, dan mencari solusi atas tantangan global melalui kunjungan universitas, diskusi panel, dan presentasi proyek inovatif.

​Keberhasilan Indah tidak hanya membawa pulang ilmu dan pengalaman, tetapi juga meninggalkan jejak keindahan budaya Muna di hati para delegasi internasional.


Send a message to learn more

25/04/2026

Viral! Aksi Ugal-ugalan Dua Remaja Berujung Kecelakaan, Teriakan “Dinda” Berakhir Pilu.

Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan detik-detik kecelakaan sepeda motor dua orang remaja perempuan viral di media sosial. Video yang memperlihatkan aksi ugal-ugalan tersebut berujung pilu setelah keduanya gagal mengendalikan kendaraan dan terjatuh ke semak-semak. (Kamis, 23/04/2026)

​Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat seorang remaja perempuan yang mengemudikan motor matic berwarna biru toska dengan kecepatan tinggi. Temannya yang dibonceng merekam aksi tersebut sambil terus berteriak histeris memanggil nama sang pengemudi.

​"Dinda! Dinda! Kita jatuh Dinda! Pelan-pelan Dinda!" teriak perekam dalam video tersebut.

​Meski sudah diperingatkan, pengemudi yang dipanggil "Dinda" tersebut tetap memacu kendaraannya dengan kencang di jalanan yang tampak sepi dan berkelok. Naas, saat melintasi sebuah tikungan, motor kehilangan kendali. Video pun berakhir dengan suara benturan keras dan pemandangan kamera yang terjatuh ke tanah.

​Unggahan dari akun Facebook Indriani Dahlan ini pun langsung diserbu netizen. Banyak yang menyayangkan aksi berbahaya tersebut karena dianggap membahayakan diri sendiri dan orang lain.

​Berdasarkan informasi dari kolom komentar, insiden ini diduga terjadi di area sekitar Bendungan, dan kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Unaaha untuk mendapatkan perawatan medis.

​Seorang netizen dengan akun LenJu berkomentar bahwa pihak Puskesmas sempat kesulitan menghubungi keluarga korban karena tidak adanya identitas saat kejadian. "Oh inimi kemarin z ditelpon Ikha Yuliyanti dri puskesmas unaaha minta nomorx Mam Will ponakanx kecelakaan mau diksh tindakan belum ada keluargax," tulisnya.

​Dalam potongan video lanjutannya, terlihat kedua remaja tersebut sudah berada di atas ranjang pasien di sebuah fasilitas kesehatan. Salah satu dari mereka tampak terbaring lemas dengan luka-luka akibat benturan.

​Netizen lain pun memberikan komentar beragam, mulai dari yang merasa kasihan hingga yang memberikan kritik pedas.

​"Awalnya Dinda dinda 😱 berakhir Tolongggggg 😫," tulis akun Afrill Lani.

​"Bisa-bisanya mereka prgi jemping di bendungan,,,, untung ndk msk ji dia air 😂," timpal Aliifah.

​Kejadian ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya dalam penggunaan kendaraan bermotor, terutama bagi remaja yang belum cukup umur atau yang gemar melakukan aksi berbahaya di jalan raya demi konten atau sekadar pamer.

sumber : FB/Indriani Dahlan
Link Postingan
https://www.facebook.com/share/v/14e8FBcqjH4/


Kronologi Truk Tangki Pertamina Terguling di Hutan Warangga, Diduga Hilang Kendali Akibat Jalan LicinMUNA - Sebuah truk ...
25/04/2026

Kronologi Truk Tangki Pertamina Terguling di Hutan Warangga, Diduga Hilang Kendali Akibat Jalan Licin

MUNA - Sebuah truk tangki milik Pertamina mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Poros Raha–Watopute, tepatnya di kawasan Hutan Warangga, Kelurahan Wali, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, Sabtu 25 April 2026 sekitar pukul 14.00 Wita.

Berdasarkan rekaman video yang diterima, truck tangki berwarna merah-putih tersebut terlihat terguling hingga keluar dari badan jalan dan masuk ke bahu jalan sebelah kiri.

Kasat Lantas Polres Muna, Iptu Renaldo Saugala, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan kendaraan yang terlibat merupakan mobil tangki Pertamina Hino 500 bernomor polisi B 9310 SFV yang dikemudikan oleh Muhlis (36), warga Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna.

Saat kejadian, Muhlis tidak sendiri. Ia bersama seorang penumpang bernama Rinjani (35), warga Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna.

Menurut Iptu Renaldo, kecelakaan bermula saat kendaraan bergerak dari arah barat, yakni Watopute, menuju timur atau arah Raha dengan kecepatan sekitar 34 kilometer per jam.

Ketika memasuki tikungan di kawasan Hutan Warangga, kondisi jalan diketahui licin akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Sopir diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan terguling ke bahu jalan sebelah kiri.

“Mobil bergerak dari arah Watopute menuju Raha. Saat memasuki jalan menikung dengan kondisi licin akibat hujan, kendaraan hilang kendali lalu terguling ke bahu jalan kiri,” ujar Iptu Renaldo.

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera.

Polisi memastikan kecelakaan ini merupakan laka lantas tunggal dan saat ini penanganan lebih lanjut masih dilakukan oleh Satlantas Polres Muna.

Selengkapnya : https://penafaktual.com/diduga-hilang-kendali-di-jalan-licin-truk-tangki-pertamina-terguling-di-muna/

Sumber artikel : penafaktual


25/04/2026

Kecelakaan di Muna: Truk Tangki Pertamina Terbalik di Jalur Licin Hutan Warangga.

​MUNA - Sebuah kecelakaan tunggal menimpa truk tangki milik Pertamina di kawasan Hutan Warangga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu siang (25/04/2026). Truk bermuatan bahan bakar tersebut ditemukan terbalik di sisi jalan setelah melewati tikungan tajam.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi sesaat setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kondisi jalan yang basah dan licin diduga menjadi penyebab utama pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya.

​Dalam rekaman video yang beredar, truk dengan nomor lambung RHA-05 dan plat nomor B 9310 SFV tersebut tampak tergeletak miring di area rerumputan pinggir jalan. Bagian depan truk terlihat mengalami kerusakan, dan sempat mengeluarkan kepulan asap tipis dari area mesin yang kemudian ditutupi oleh warga menggunakan terpal biru untuk antisipasi.

​Hingga berita ini diturunkan, sejumlah warga dan pengendara yang melintas tampak memadati lokasi kejadian untuk melihat kondisi truk. Arus lalu lintas di jalur Hutan Warangga tetap berjalan, namun para pengendara motor dan mobil diminta untuk memperlambat laju kendaraan karena posisi truk yang berada tepat di bahu jalan.

​"Kejadian barusan di Hutan Warangga akibat hujan dan jalanan licin, sebuah mobil Pertamina terbalik," tulis seorang saksi mata melalui unggahan di media sosial.

​Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam insiden ini. Pihak berwenang dan tim dari Pertamina diharapkan segera tiba di lokasi untuk melakukan proses evakuasi serta memastikan tidak ada kebocoran bahan bakar yang dapat membahayakan warga sekitar.

​Para pengendara yang sering melintasi jalur Hutan Warangga dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca hujan karena kondisi jalanan yang berkelok dan rawan licin.

sumber : FB/Mardan Jaya
Link Postingan :
https://www.facebook.com/share/r/18gDnLy4RY/

25/04/2026

Truk Pengangkut Sampah DLH Muna Terperosok ke Seloka, Diduga Gegara Rem Blong.

Kecelakaan tunggal truk pengangkut sampah terperosok ke selokan terjadi di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (24/4/2026).

Insiden ini terjadi di samping pagar Polsek Katobu, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Butung-butung, Kecamatan Katobu.

Kejadiannya disorot lantaran kondisi fisik kendaraan yang dinilai sudah sangat tidak layak operasional atau tak layak jalan.

Berdasarkan rekaman video yang diterima media, truk sampah berwarna kuning tampak dalam kondisi yang memprihatinkan.

Kondisi bak truk terlihat keropos dengan lubang-lubang besar akibat karat yang dimakan usia.

Bagian belakang truk tidak dilengkapi dengan pelat nomor kendaraan serta tidak memiliki lampu rem yang berfungsi, sangat membahayakan pengendara lain.

Saat kecelakaan terjadi, truk tersebut masih dalam keadaan memuat tumpukan sampah.

Kasat Lantas Polres Muna, Iptu Renaldo Sau Galla, menjelaskan kecelakaan diduga kuat akibat kegagalan fungsi teknis pada kendaraan.

“Informasi awal, rem truk diduga blong. Karena tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, sopir membanting setir ke kiri sehingga terperosok ke selokan,” ujarnya Jumat (24/4/2026).

Iptu Renaldo menambahkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sopir dilaporkan selamat.

Namun, kendaraan mengalami kerusakan tambahan pada bagian depan akibat benturan dengan dinding selokan.

Saat ini, polisi tengah melakukan penanganan lebih lanjut dan memberikan peringatan keras terkait kelayakan armada pengangkut sampah di wilayah tersebut.

"Kami mengimbau kepada instansi terkait maupun pengemudi untuk selalu memastikan kondisi fisik kendaraan layak jalan sebelum digunakan,” jelasnya.

Markas Polres Muna berada di Jalan Bypass No 1, Kelurahan Raha 1, Kecamatan Katobu.

Selengkapnya : https://sultra.tribunnews.com/muna/88418/truk-sampah-terperosok-ke-selokan-di-muna-sulawesi-tenggara-diduga-gegara-rem-blong

Sumber : tribunnews sultra


24/04/2026

Lagi Maling Sapi S4d*s Beraksi di Muna Barat, Sisakan Tul4ng, Kepala hingga Usvs.

Warga Desa Wapae Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, digemparkan dengan penemuan sapi betina dalam kondisi term*til4si. Menurut salah seorang warga setempat, Otniel, kejadian ini pertama kali ditemukan oleh pemilik sapi bernama Wayan Sweta, yang berlokasi di belakang kantor Camat Tiworo Tengah.

Saat itu Wayan Sweta berniat untuk memindahkan sapinya. Namun ia dikejutkan oleh adanya b4ngk4i sapi yang sudah t3rp0t0ng-pot0ng dan hanya meninggalkan kepala, tul4ng dan bayi sapi yang baru berusia enam bulan.

“Pemilik sapi rencananya mau pergi kasi pindah sapinya, ternyata setelah tiba di lokasi dia melihat sapinya sudah dim*til4si,” ungkapnya, Jumat (24/4/2026).

Diduga, sapi ini sengaja dim*til4si oleh para kawanan pencuri agar mudah diangkut dan dijual. Modusnya, mereka menggunakan jagung muda yang dicampur racun untuk memudahkan para pencuri menangkap dan m3m*til4si sapi tersebut.

“Sudah puluhan tahun Pak Wayan pelihara sapi baru kali ini terjadi. Setiap sore sudah menjadi aktifitasnya memindahkan sapi nanti di pagi hari ia memindahkannya kembali tapi ia kaget sapinya sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Saat ini, organ tubuh yang ditinggal pencuri telah dikubur. Pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan kasus m*til4si sapi tersebut.

Selengkapnya : https://detiksultra.com/hukum/maling-sapi-sadis-beraksi-di-muna-barat-sisakan-tulang-kepala-hingga-usus/

sumber artikel : detiksultra


Mantan Plt Kades Labulu-bulu Muna Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Negara Rugi Rp510 Juta. Kepolisian Resor (Polres) Mu...
24/04/2026

Mantan Plt Kades Labulu-bulu Muna Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Negara Rugi Rp510 Juta.

Kepolisian Resor (Polres) Muna mulai menunjukan taringannya terhadap perkara tindak pidana korupsi (Tipikor).

Institusi yang dipimpin AKBP Indra Sandy Purnama Sakti itu, berhasil mengungkap perkara dugaan korupsi penyalahgunaan Dana Desa (DD) Labulu-bulu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna tahun 2021-2022 sebesar Rp 510 juta.

Kasi Humas Polres Muna, Iptu Muhamad Djufri menerangkan, dalam perkara tersebut, penyidik telah menetapkan, MR (45), mantan Plt Kepala Desa Labulu-bulu sebagai tersangka.

"Tersangka, MR sudah dilakukan penahanan," kata Djufri, Jumat (24/4/2026).

Modus yang dilakukan tersangka, MR yakni, tahun 2021 mengelola DD sebesar Rp 812 juta dan tahun 2022 sebesar Rp 972 juta. DD tersebut diperuntukan pada kegiatan pembangunan fisik (jalan usaha tani, galian saluran pembuangan dan plat deuker), pengadaan bibit kopi, pencegahan stunting, penyertaan modal BUMDES dan pencegahan COVID-19.

"Kegiatan-kegiatan itu semuanya fiktif," sebutnya.

Dari kegiatan-kegiatan yang fiktif itu, ditemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp 510 juta.

Nah, berdasarkan bukti yang cukup, tersangka, MR langsung dilakukan penahanan. Tersangka dijerat pasal 603 UU Nomor 1 Tahun 2023 KUHP atau pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999. (C)

Selengkapnya : https://telisik.id/news/korupsi-rp-510-juta-polres-muna-tahan-mantan-plt-kades-labulu-bulu

Sumber artikel : telisik.id


“Di antara detik-detik Jumat, ada waktu mustajab yang tersembunyi tempat doa-doa sederhana menjelma menjadi keajaiban.” ...
24/04/2026

“Di antara detik-detik Jumat, ada waktu mustajab yang tersembunyi tempat doa-doa sederhana menjelma menjadi keajaiban.”


23/04/2026

HMI Cabang Raha "Geruduk" DPRD Muna: Bongkar Borok RSUD Baharuddin, Sebut Pansus Jalan di Tempat!

​RAHA, 23 April 2026 - Gelombang protes menyapu Kabupaten Muna. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Raha secara resmi menyatakan mosi tidak percaya terhadap manajemen RSUD dr. H. L. M. Baharuddin, M.Kes, sekaligus melayangkan kritik pedas kepada DPRD Kabupaten Muna yang dinilai "melempem" dalam menjalankan fungsi pengawasan.

​Dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung hari ini, HMI membawa rapor merah terkait dugaan mal-administrasi dan krisis manajemen multidimensional yang melanda rumah sakit plat merah tersebut.

• ​Krisis Kemanusiaan di Balik Tembok Rumah Sakit

​HMI Cabang Raha menilai kondisi RSUD Muna saat ini sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Bukan sekadar masalah teknis, namun sudah menyentuh persoalan moral dan hak asasi para tenaga kesehatan (Nakes).

​"Rumah sakit seharusnya menjadi ruang penyelamatan nyawa, bukan tempat di mana hak-hak pejuangnya (nakes) justru dikebiri," tegas perwakilan HMI dalam orasinya.

​Setidaknya ada empat poin krusial yang menjadi sorotan utama HMI:

1. ​Hak Nakes Terabaikan: Insentif tenaga medis diduga belum dibayarkan dalam waktu yang sangat lama, memicu tekanan psikologis dan penurunan kualitas layanan.

2. ​Manajemen Bobrok: Fasilitas yang terbatas dan pelayanan yang tidak optimal menjadi keluhan harian masyarakat.

3. ​Transparansi Anggaran: Adanya indikasi penyimpangan dalam tata kelola keuangan yang dianggap "gelap".

4. ​Pansus "Mati Suri": Panitia Khusus (Pansus) DPRD yang dibentuk sejak lima bulan lalu dituding tidak memiliki progres nyata dan hanya menjadi pajangan politik.

• ​Pansus DPRD Muna: Lima Bulan Tanpa Hasil?

​Salah satu sorotan paling tajam diarahkan kepada lembaga legislatif. HMI menilai Pansus DPRD Kabupaten Muna gagal menunjukkan taringnya dalam mengusut kasus ini. Selama hampir setengah tahun, publik hanya disuguhi narasi tanpa solusi konkret.

​"Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: Apakah Pansus independen, atau justru sedang terjebak dalam tarik-menarik kepentingan politik?" ungkap rilis resmi HMI. Mereka menduga adanya upaya sistematis untuk mereduksi persoalan agar tidak sampai ke permukaan secara utuh.

• ​5 Tuntutan Harga Mati HMI Cabang Raha

​Sebagai bentuk tanggung jawab konstitusional, HMI Cabang Raha mendesak pihak-pihak terkait untuk segera mengambil langkah nyata melalui lima tuntutan berikut:

1. ​Audit Cepat & Transparan: Mendesak Pansus DPRD Muna bekerja profesional dan mengumumkan progresnya secara berkala kepada publik.

2. ​Evaluasi Ketua DPRD: Menuntut Ketua DPRD Muna mengevaluasi kinerja Pansus yang sudah mandek selama 5 bulan.

3. ​Independensi Legislatif: Menolak segala bentuk intervensi politik praktis dalam penanganan masalah RSUD.

4. Deadline Investigasi: Menuntut adanya batas
waktu (deadline) yang jelas dalam penyelesaian investigasi dan publikasi temuan secara terbuka.

5. ​Bayar Hak Nakes: Mendesak penyelesaian segera atas seluruh tunggakan insentif tenaga medis tanpa tapi.

​"Ini Baru Permulaan"

​HMI Cabang Raha menegaskan bahwa aksi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengawalan panjang. Mereka berjanji akan terus berdiri sebagai kontrol sosial sampai keadilan bagi tenaga kesehatan dan pelayanan yang layak bagi masyarakat Muna benar-benar terwujud.

​"Ketika pengawasan tidak berjalan, itu adalah pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Kami menolak normalisasi ketidakadilan di tanah Muna," tutup pernyataan sikap tersebut.


23/04/2026

Panaskan Mesin Perlawanan, GMNI Muna Tagih Janji Bupati, Siap Turun dengan Aksi yang Lebih Besar.

RAHA, 21 April 2026 - Arus gerakan mahasiswa di Kabupaten Muna kembali menguat. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Muna menggelar konsolidasi total sebagai bentuk respons atas sejumlah janji politik Bupati Muna yang dinilai belum terealisasi hingga memasuki kuartal pertama tahun ini.

Kegiatan yang dipusatkan di Kota Raha tersebut dihadiri puluhan kader dari berbagai komisariat. Konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi sekaligus merumuskan agenda advokasi terhadap persoalan-persoalan kerakyatan yang dinilai terbengkalai.

Ketua GMNI Muna, Aswan Syahril, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi sebagai penyambung aspirasi masyarakat. Ia menilai pemerintah daerah belum menunjukkan arah yang jelas dalam mengeksekusi program-program strategis yang sebelumnya dijanjikan.

“Kami tidak hanya berdiskusi, tetapi menegaskan bahwa GMNI tetap menjadi kontrol sosial yang kritis. Janji-janji politik harus dibuktikan. Rakyat Muna butuh realisasi, bukan sekadar seremoni,” tegasnya di hadapan peserta konsolidasi.

• Soroti Infrastruktur hingga Transparansi Anggaran

Dalam forum tersebut, GMNI Muna memetakan sejumlah persoalan utama yang menjadi sorotan, di antaranya:

1. Perbaikan jalan yang mangkrak, dengan banyak akses utama masih rusak dan menghambat aktivitas ekonomi warga.

2. Kurangnya transparansi anggaran, khususnya dalam alokasi dana pembangunan daerah.

3. Janji kampanye yang belum terealisasi, yang dinilai belum menunjukkan progres signifikan.
Menurut GMNI, kondisi ini tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

• Ultimatum: Siap Gelar Aksi Lebih Besar

Hasil konsolidasi menghasilkan keputusan untuk segera melayangkan surat resmi permintaan audiensi terbuka kepada Bupati Muna. GMNI menegaskan bahwa dialog menjadi langkah awal, namun bukan satu-satunya opsi.

Jika dalam waktu dekat tidak ada respons konkret, GMNI Muna memastikan akan menggelar aksi massa dengan skala yang lebih besar sebagai bentuk tekanan politik dan sosial.

“Ini bukan ancaman kosong. Ini komitmen gerakan. Jika suara kami diabaikan, maka jalanan akan menjadi ruang perjuangan berikutnya,” tutup Aswan.

Situasi ini menandai meningkatnya tensi antara gerakan mahasiswa dan pemerintah daerah, sekaligus menjadi ujian bagi kepemimpinan daerah dalam merespons kritik publik secara terbuka dan konstruktif.


Bareskrim akan Kirim Tim Medis dan Siap Jemput Paksa Anton Timbang. Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bare...
23/04/2026

Bareskrim akan Kirim Tim Medis dan Siap Jemput Paksa Anton Timbang.

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri mempertimbangkan upaya paksa menyusul absennya Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Anton Timbang (AT) dalam pemeriksaan dalam kasus dugaan tambang nikel ilegal di Konawe Utara.

Anton yang sudah berstatus sebagai tersangka mengaku sakit, sehingga urung hadir memenuhi pemeriksaan yang terjadwal, Selasa (21/4/2026) hari ini.

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, menegaskan pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan segera mengirimkan tim dokter untuk mengecek kondisi tersangka yang mengaku sakit tersebut.

"Betul. Kami segera mengirimkan tim medis, tim dokter, dan melayangkan panggilan yang kedua, dan selanjutnya untuk melakukan upaya paksa," ujar Irhamni di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Irhamni menjelaskan sedianya Anton Timbang dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka hari ini. Namun, melalui kuasa hukumnya, AT kembali meminta penundaan dengan alasan kondisi kesehatan.

"Baik, sesuai jadwal hari ini pemeriksaan Anton Timbang sesuai panggilan-panggilan sebagai tersangka. Akan tetapi, PH nya mengirimkan surat keterangan bahwa yang bersangkutan melakukan penundaan kembali karena alasan sakit," jelasnya.

Karena itu, penyidik akan memastikan apakah alasan tersebut valid atau hanya upaya untuk menghindar dari proses hukum.

"Tapi oleh sebab itu, tentunya kami penyidik akan memastikan kebenarannya, apakah yang bersangkutan sakit atau tidak. Kami akan segera melayangkan panggilan yang kedua dan melakukan pengecekan kesehatan apakah yang bersangkutan benar-benar sakit atau penghindaran memberikan keterangan kepada penyidik," tambah Irhamni.

Menurutnya, kehadiran tersangka sangat diperlukan untuk menjaga objektivitas penyidikan serta memberikan hak bagi tersangka untuk membela diri secara sah di hadapan hukum.

"Tentunya ini menjadi penting untuk asas kepastian hukum dan keseimbangan keterangan, bahwa yang bersangkutan harus memberikan keterangan untuk melakukan pembelaan dirinya di dalam proses penyidikan sebelum nanti dilakukan upaya-upaya lainnya," kata dia.

"Mungkin kami segera melakukan panggilan yang kedua dan melakukan upaya hukum selanjutnya. Terima kasih," tandasnya.

Selengkapnya : https://www.inilah.com/bareskrim-akan-kirim-tim-medis-dan-siap-jemput-paksa-anton-timbang

Sumber artikel : inilah.com


Address

Raha
93612

Telephone

+6282267523614

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when WUNA INFO posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to WUNA INFO:

Share