Pemerhati:
Muh.Taufiek Amd (upic milanello)
Dero/Modero ini juga disebut dengan Tari Pontanu. Tarian ini merupakan tari pergaulan muda – mudi yang di bawakan secara spontan dan massal melibatkan masyarakat yang menghadiri suatu acara pesta atau lainnya, dan menyiapkan alat musik sebagai pengiringnya. Tari dero [gerakan asli]: Berpegangan tangan membentuk lingkaran, bergerak, berputar mengikuti te
mpo musik/lagu. pada langkah ke tiga.. kaki kiri di buang kedepan [perlahan], kemudian kaki kanan.. setelah itu bergerak lagi ke samping seperti langkah di atas.. Maknanya: Bisa mempererat tali persahabatan, kekerabatan dan kedamaian walaupun di dalam lingkaran tarian tersebut berbagai ragam dan ras individu yang bergerak membuat sebuah rotasi yang berputar dengan indah. Lingkaran yang terbentuk bersamaan dengan tangan bergandeng erat menandakan sebuah kekokohan yang tak ingin lepas dari putaran roda kehidupan yang dijalaninya dan di iringi dengan tawa serta nyanyian sebagai syair dalam mengiringi setiap masalah. Dari sebuah tarian ini mengandung arti yang sangat istimewa untuk kita aplikasikan di dalam kehidupan yang notabene disekitar kita banyak individu yang berlainan sifat dan karakternya untuk mencapai sebuah nilai kehidupan yang hakiki. Kadang kita lupa bahwa kita juga seharusnya berkaca lewat sebuah budaya, karena di dalam sana banyak norma yang sangat pantas untuk kita tiru dengan nilai-nilainya yang sakral. Sebuah budaya yang sangat pantas untuk di lestarikan dan tentunya juga beserta makna yang terkandung didalamnya dapat di implementasikan di dalam kehidupan…Bangkitlah Budayaku… Banglitlah Daerahku… Bangkitlah Negeriku…!!! Kebudayaan khas asli ini perlu dipertahankan. Mencintai & Melestarikan Kebudayaan Daerah berarti Mempertahankan Kebudayaan Bangsa. Thanks to:
Semua pihak