09/03/2026
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan.
Sebelumnya, sempat muncul temuan telur bercampur kotoran ayam di Desa Lembeyan Kulon beberapa waktu lalu.
Kini, warga kembali menemukan menu buah berupa pisang masih mentah dalam paket makanan yang dibagikan kepada siswa.
Temuan tersebut terjadi di Desa Selorejo dan sempat viral di grup WhatsApp warga. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026.
Sejumlah wali murid mengaku mengetahui kondisi pisang belum matang tersebut.
Namun sebagian besar memilih diam dan tidak mempermasalahkannya secara terbuka karena khawatir menimbulkan persoalan dengan pihak terkait.
Dari informasi dihimpun jurnalis suarakumandang.com di lapangan, temuan pisang mentah itu tidak hanya terjadi di SDN 1 Selorejo, tetapi juga disebut terjadi di beberapa sekolah lain di wilayah Kecamatan Kawedanan.
Salah satu wali murid mengungkapkan, kondisi pisang masih mentah baru diketahui saat makanan tersebut dibuka untuk menu berbuka puasa.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Asa Binar Jingga–Genengan, Magetan, Tri Hantanto, membenarkan adanya laporan tersebut.
Menurutnya, kemungkinan ada beberapa buah memang belum matang saat proses distribusi.
“Memang kemungkinan ada beberapa buah belum matang. Ini akan menjadi evaluasi kami agar ke depan pendistribusian makanan, khususnya buah, bisa dipastikan sudah layak konsumsi,” ujar Tri kepada jurnalis suarakumandang.com, Senin (9/3/2026).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah maupun wali murid atas kejadian tersebut.
https://suarakumandang.com/lagi-menu-mbg-di-magetan-ditemukan-pisang-mentah-wali-murid-pilih-diam/