16/03/2026
Ungkapan dari Al-Ghazali ini menekankan bahwa ketenangan hati sering lahir dari kesederhanaan dan kebebasan dari keinginan untuk selalu dilihat atau dipuji oleh manusia.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang merasa lelah bukan karena pekerjaannya, tetapi karena keinginan untuk mendapatkan pengakuan. Mereka ingin terlihat berhasil, ingin dianggap hebat, atau ingin selalu mendapat perhatian. Tanpa disadari, keinginan seperti itu membuat hati terus gelisah, karena kebahagiaan menjadi bergantung pada penilaian orang lain.
Al-Ghazali mengajarkan bahwa hidup yang sederhana—tidak berlebihan dalam penampilan, tidak sibuk mencari pujian, dan tidak menjadikan pandangan manusia sebagai tujuan—dapat menghadirkan ketenangan yang dalam. Ketika seseorang tidak lagi terlalu memikirkan bagaimana dirinya dipandang orang lain, ia menjadi lebih bebas menjalani hidup dengan jujur dan apa adanya.
Kesederhanaan juga melatih hati untuk merasa cukup. Orang yang tidak terikat pada keinginan untuk dipuji akan lebih mudah bersyukur, lebih ringan dalam menjalani hidup, dan tidak mudah terganggu oleh penilaian manusia.
Pada akhirnya, pesan ini mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu datang dari banyaknya perhatian yang kita terima. Justru sering kali ia hadir ketika seseorang hidup dengan sederhana, tulus, dan tidak menjadikan pengakuan manusia sebagai ukuran nilai dirinya. Wallahu 'Alam
Diuraikan oleh:
Follow: