Basrul Hakky

Basrul Hakky Kenangan ialah satu-satunya hal yang abadi di kehidupan ini.

PAGI INI GERIMIS Pagi ini gerimis kembali lagi Meski tak kunjung absen membasahkan dukaDi hari yang lalu sampai entah su...
24/04/2026

PAGI INI GERIMIS

Pagi ini gerimis kembali lagi
Meski tak kunjung absen membasahkan duka
Di hari yang lalu sampai entah sudah tahun ke berapa
Di dalam dada yang pernah tumbuh sebenih bahagia

Setiap tetesnya adalah teriakan
Yang menggema sampai ke relung jiwa:
Suaranya kerinduan
Suaranya kebencian

Angin yang bertiup di pepohonan
Menjelma badai menampar kelopak kenangan
Meski adaannya di balik paling dinding
Walau berada di dalam angan paling jauh

Duhai, aku sadar kita sudah jadi asing
Karena kau hari itu memilih yang lain
Namun, mendung gerimis pagi
Selalu ruangan dingin bernama kamu

Basrul Hakki

Masih yang DuluDi antara kenanganDi atas jalan lajunya waktuAku masih yang duluYang cintanya tak diruntuhkan cobaan Waja...
15/09/2025

Masih yang Dulu

Di antara kenangan
Di atas jalan lajunya waktu
Aku masih yang dulu
Yang cintanya tak diruntuhkan cobaan

Wajahmu adalah mentari
Sekali lagi di pucuk putih kelopak melati hati
Biarpun kini waktu seringkali memeluk malam
Namun, mekar jua kenang di bawah sinar rembulan

"Jalan hidup manusia siapa dapat menerka?
Ketika rindu telah bersarang di sukma
Ia, Kekasih, pemberi nafas pada dada batin
Tanpanya seluruh mata menghitam buta"

Di kesendirian ini, doa serupa api
Pembakar jerami halang bahagiamu
Tetaplah bersinar di langit kehidupan
Agar aku tak salah mendebat malam

Pasaman barat, 6 September 2025

SISA-SISA Di balik keramaian, aku adalah kesepian itu sendiri. Sendirian, duduk bersandar di dinding kenangan menatap la...
14/09/2025

SISA-SISA

Di balik keramaian, aku adalah kesepian itu sendiri. Sendirian, duduk bersandar di dinding kenangan menatap langit cinta yang tak alpa ditimpa malam.

Jika ada mengatakan aku clap malam, boleh saja. Sebab terlalu sempurna menyandiwara wajah. Putih dan merah rupa topeng dalam sewaktu, hal biasa. Tanpa keluh, tanpa kesah, tanpa amarah.

Langkah-langkahku telah menepi untuk berpaling atau mengejar kau yang kusebut mimpi. Tinggal sejumlah bekas lekuk senyum tawa di p**i dan bekas jejak cinta di kelopak bunga-bunga dan pelangi.

Terima kasih telah pernah menjadi kekasih. Terima kasih telah menjadikan aku begitu setia. Terima kasih telah memberi luka paling tancap. Semua semerbak abadi, mengiringi. Sekali lagi terima kasih.

Pasaman barat, 11 September 2025

Untuk sebuah nama,yang selalu ada di ceritaku entah sampai kapaan engkau meembuat  hatiku butaUntukmu sebuah namabolehka...
13/09/2025

Untuk sebuah nama,
yang selalu ada di ceritaku
entah sampai kapaan engkau meembuat hatiku buta

Untukmu sebuah nama
bolehkah aku menghadiri sebuah tanya?

Apakah nanti
engkau akan meengubah rasaku semerah luka
atau engkau
akan membalas asaku menjadi sebuah syurga?

Pasaman barat, 18 Maret 2022

KEMBANG SOROJAKalau saja boleh berandai-andai Aku ingin menjadi semburat mentariLihat mentari, gigih memecah malamSaat m...
13/09/2025

KEMBANG SOROJA

Kalau saja boleh berandai-andai
Aku ingin menjadi semburat mentari
Lihat mentari, gigih memecah malam
Saat malam menjelma bulan bintang

Aku tidak ingin jadi pelangi
Sekalipun dimana-mana ramai menggemari
Bukan karena tidak indah
Ia memukau siapa saja memandangnya

Dunia ini kan seperti hamparan taman
Dihuni oleh kembang dan kumbang
Kumbang mencintai segala yang indah
Pelangi dan kumbang disukai semua

Tapi aku ingin menjadi mentari semata
Aku ingin menjadikan kuncup jadi kembang
Lalu semerbaknya tercium siang malam
Sebab kau secantik kembang, kembang soroja

Pasaman barat, 11 September 2025

13/09/2025

Aktif di sini saja. Bosan yang lama.

Address

Padang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Basrul Hakky posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share