24/04/2026
PAGI INI GERIMIS
Pagi ini gerimis kembali lagi
Meski tak kunjung absen membasahkan duka
Di hari yang lalu sampai entah sudah tahun ke berapa
Di dalam dada yang pernah tumbuh sebenih bahagia
Setiap tetesnya adalah teriakan
Yang menggema sampai ke relung jiwa:
Suaranya kerinduan
Suaranya kebencian
Angin yang bertiup di pepohonan
Menjelma badai menampar kelopak kenangan
Meski adaannya di balik paling dinding
Walau berada di dalam angan paling jauh
Duhai, aku sadar kita sudah jadi asing
Karena kau hari itu memilih yang lain
Namun, mendung gerimis pagi
Selalu ruangan dingin bernama kamu
Basrul Hakki