27/04/2026
Tidak ada alasan.
Tidak ada pembenaran.
Tidak ada kata “khilaf” untuk kekerasan pada anak.
Anak-anak itu datang dengan hati yang bersih,
dengan percaya penuh pada orang dewasa di sekitarnya.
Dan ketika ada yang menyakiti mereka,itu bukan sekadar salah.
Itu adalah pengkhianatan.
Pengkhianatan terhadap kepercayaan kecil
yang bahkan belum mereka pahami cara menjaganya.
Saya tidak bisa menerima,
bagaimana ada orang dewasa yang tega melukai anak
yang bahkan belum mampu membela dirinya sendiri.
Kalau lelah, istirahat.
Kalau tidak sanggup, jangan ambil tanggung jawab itu.
Tapi jangan pernah…
menjadikan anak sebagai tempat pelampiasan.
Karena luka pada anak
tidak selalu terlihat.
Ada yang membekas di diamnya.
Di takutnya.
Di perubahan kecil yang sering dianggap sepele.
Dan sebagai ibu,
saya memilih untuk lebih percaya pada perasaan anak saya
daripada penjelasan siapa pun.
Untuk ibu-ibu di luar sana,
ini bukan untuk menghakimi pilihan kalian.
Kita semua sedang berjuang,
menitipkan anak di daycare maupun dg siapapun itu bukan hal yang mudah.
Tapi mari kita sama-sama lebih peka.
Kalau anak tiba-tiba berubah,
lebih lengket, lebih sensitif, atau tidak seperti biasanya…
jangan buru-buru dianggap manja.
Bisa jadi… itu caranya minta diselamatkan.
Karena pada akhirnya,
kita mungkin tidak selalu bisa ada di samping mereka.
Tapi kita bisa memastikan satu hal:
anak kita berada di tangan yang tepat.
Dan untuk siapa pun yang menyakiti anak, tidak ada tempat aman bagi kalian di hati seorang ibu.