Ifo Galeri

Ifo Galeri Grosir & Ecer Hijab kekinian
Welcome Reseller

27/04/2026

Tidak ada alasan.
Tidak ada pembenaran.
Tidak ada kata “khilaf” untuk kekerasan pada anak.
Anak-anak itu datang dengan hati yang bersih,
dengan percaya penuh pada orang dewasa di sekitarnya.
Dan ketika ada yang menyakiti mereka,itu bukan sekadar salah.
Itu adalah pengkhianatan.
Pengkhianatan terhadap kepercayaan kecil
yang bahkan belum mereka pahami cara menjaganya.

Saya tidak bisa menerima,
bagaimana ada orang dewasa yang tega melukai anak
yang bahkan belum mampu membela dirinya sendiri.

Kalau lelah, istirahat.
Kalau tidak sanggup, jangan ambil tanggung jawab itu.
Tapi jangan pernah…
menjadikan anak sebagai tempat pelampiasan.
Karena luka pada anak
tidak selalu terlihat.
Ada yang membekas di diamnya.
Di takutnya.
Di perubahan kecil yang sering dianggap sepele.

Dan sebagai ibu,
saya memilih untuk lebih percaya pada perasaan anak saya
daripada penjelasan siapa pun.
Untuk ibu-ibu di luar sana,
ini bukan untuk menghakimi pilihan kalian.

Kita semua sedang berjuang,
menitipkan anak di daycare maupun dg siapapun itu bukan hal yang mudah.
Tapi mari kita sama-sama lebih peka.
Kalau anak tiba-tiba berubah,
lebih lengket, lebih sensitif, atau tidak seperti biasanya…
jangan buru-buru dianggap manja.
Bisa jadi… itu caranya minta diselamatkan.

Karena pada akhirnya,
kita mungkin tidak selalu bisa ada di samping mereka.
Tapi kita bisa memastikan satu hal:
anak kita berada di tangan yang tepat.
Dan untuk siapa pun yang menyakiti anak, tidak ada tempat aman bagi kalian di hati seorang ibu.

Saya pernah baca ..'Kalau kita tenang, anak juga ikut tenang.Kalau kita emosi… anak belajar hal yang sama.Parenting itu ...
19/04/2026

Saya pernah baca ..

'Kalau kita tenang, anak juga ikut tenang.
Kalau kita emosi… anak belajar hal yang sama.
Parenting itu soal contoh, bukan perintah.'


Aku juga masih belajar…belajar untuk tidak buru-buru memberi label,belajar untuk tidak membandingkan,dan belajar percaya...
18/04/2026

Aku juga masih belajar…
belajar untuk tidak buru-buru memberi label,
belajar untuk tidak membandingkan,
dan belajar percaya…
setiap anak punya waktunya sendiri.
Yang terlihat “lambat” hari ini,
bisa jadi sedang menyiapkan lompatan besar nanti

Aku juga masih belajar…belajar menahan suara saat emosi,belajar memilih kata saat lelah,dan belajar memahami anak,meski ...
15/04/2026

Aku juga masih belajar…
belajar menahan suara saat emosi,
belajar memilih kata saat lelah,
dan belajar memahami anak,
meski kadang diri sendiri juga belum sepenuhnya tenang.

Ternyata…
cara kita berbicara hari ini,
akan jadi cara anak berbicara pada dirinya sendiri nanti.
Pelan-pelan saja.
Bukan harus langsung sempurna,
yang penting kita mau sadar dan mau memperbaiki.
Karena di setiap usaha kecil kita,
ada hati kecil anak yang sedang kita jaga ❤️

Membedakan antara "mencari perhatian" (attention seeking) dan "mencari koneksi" (connection seeking) adalah kunci utama ...
14/04/2026

Membedakan antara "mencari perhatian" (attention seeking) dan "mencari koneksi" (connection seeking) adalah kunci utama keharmonisan di rumah. Berikut langkah praktisnya:

1. Metode "Isi Cangkir" (Proaktif)
Jangan tunggu anak "mengganggu" baru kita menoleh. Luangkan waktu minimal 10-15 menit sehari tanpa gadget, tanpa gangguan, hanya untuk melakukan apa pun yang anak inginkan. Saat "cangkir emosi" mereka penuh, mereka cenderung lebih mandiri dan tenang.

2. Validasi Perasaan, Bukan Perilaku
Jika anak mulai rewel saat Anda sibuk, jangan langsung memarahi perilakunya. Cobalah katakan:
"Sepertinya kamu kangen ya main sama Bunda/Ayah? Tunggu sebentar ya, setelah pekerjaan ini selesai 5 menit lagi, kita pelukan dulu."
Ini memberikan kepastian bahwa mereka didengar dan koneksi akan segera terjalin.

3. Eye Level Contact (Kontak Mata Sejajar)
Saat mereka mendekat, rendahkan tubuh Anda hingga mata Anda sejajar dengan mata mereka. Sentuhan fisik kecil seperti mengusap kepala atau menggenggam tangan (seperti pada gambar) jauh lebih bermakna daripada sekadar menjawab "Ya, ya" sambil tetap menatap layar ponsel.

4. Melibatkan Anak dalam Aktivitas
Jika Anda sedang sibuk, alih-alih menjauhkan mereka, cobalah libatkan mereka dalam tugas ringan. Misalnya, membiarkan mereka membantu melipat handuk kecil saat Anda menyetrika. Ini membuat mereka merasa menjadi bagian dari hidup Anda, bukan penghalang.

Intinya: Anak yang merasa "terkoneksi" akan lebih mudah diajak bekerja sama. Saat mereka mulai "mengganggu", anggaplah itu sebagai sinyal bahwa mereka merindukan sosok Anda, bukan sekadar kehadiran fisik Anda.

Semoga membantu...

13/04/2026

Kita sering merasa harus jadi orang tua sempurna…
Padahal anak cuma butuh: hadir, dengar, dan sayang.
Follow untuk parenting waras tiap hari 🤍



24/11/2023

Mencocokan makanan hewan

Address

37212, Muara Bungo
Muarabungo
37212

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ifo Galeri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share