21/02/2026
Rana Mese, Jumat, 20 Februari 2026
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Manggarai Timur melakukan diskusi bersama PKB Kecamatan Rana Mese terkait komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.
Berbicara tentang Ranamese, tak lepas dari ikon alamnya, Danau Ranamese. Namun di balik keindahan tersebut, Ranamese masih tercatat sebagai salah satu kecamatan penyumbang prevalensi stunting dan saat ini menempati posisi runner-up dengan prevalensi stunting tertinggi.
Dalam kesempatan ini, Kecamatan Ranamese menunjukkan komitmen nyata melalui kegiatan Analisis Situasi Stunting (Ansit) bersama TPPS Stunting Kabupaten serta 11 desa binaan NGO 1000 Days Fund (TDF).
Hasil pelaksanaan Ansit memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi, tantangan, dan peluang penanganan stunting di Ranamese. Teridentifikasi beberapa faktor penyebab utama, antara lain rendahnya akses air bersih melalui sambungan rumah, sanitasi yang belum memadai, rendahnya cakupan KB pada Pasangan Usia Subur (PUS) serta KB pasca persalinan, dan kualitas perawatan masa persalinan yang belum optimal.
Diskusi mendalam terkait percepatan penanganan stunting untuk meningkatkan cakupan KB kemudian dilanjutkan oleh Kepala Dinas P2KBP3A melalui FGD (Focus Group Discussion) bersama PKB Ranamese.
Kerja cepat dan kolaboratif ini menjadi bukti cinta untuk Ranamese sekaligus kunci dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Ansit stunting di Ranamese memberikan peta permasalahan sekaligus arah solusi yang akan ditindaklanjuti melalui FGD, sehingga penanganan stunting dapat dilakukan secara lebih terarah dan kolaboratif.