16/11/2025
TENTANG RUMAH
"Cita-citaku ingin punya rumah." Kalimat itu keluar dengan cara yang paling tulus dan mata yang penuh kesungguhan. Begitu polos. Seperti anak kecil yang tak segan bermimpi. Tanpa peduli sistem ekonomi yang membuat harganya semakin kurang ajar. Orang-orang seperti kita mungkin akan berutang seumur hidup hanya untuk mempunyai tempat meletakkan kepala.
Kamu begitu menginginkan keamanan dalam lindungan dinding dan tanah yang milikmu sendiri. Tempat orang-orang tercintamu tertawa, marah-marah, dan beristirahat dengan nyaman. Sementara aku, sudah lama jauh dari rumah: Kedua lengan yang dekapannya membuatku dekat dengan debaran jantung. Setiap detaknya adalah suara yang memanggilku kembali pada tempat di mana aku berasal.
Mari mengusahakan rumah yang kita inginkan masing-masing. Kita buat rencananya yang besar. Tapi langkahnya kecil-kecil. Biar lebih banyak bersyukur dalam perjalanan itu.