Sanggar Taman Bhakti Budaya

Sanggar Taman Bhakti Budaya Seni,Tradisi dan Budaya Sanggar ini di dirikan sebagai wadah pelestarian Seni,Tradisi dan Budaya di Desa Tamanprijeg

GEMA JEDOR, LANGKAH AWAL MENUJU MASA DEPANSetiap langkah besar selalu diawali dengan irama yang penuh makna. Begitulah p...
22/07/2026

GEMA JEDOR, LANGKAH AWAL MENUJU MASA DEPAN

Setiap langkah besar selalu diawali dengan irama yang penuh makna. Begitulah prosesi pembukaan MATAMUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) dan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di MI Thoriqotul Hidayah Taman dan PAUD Muslimat NU Taman yang diawali dengan Musik Khas Jedor Desa Tamanprijek—sebuah warisan budaya yang bukan sekadar hiburan, tetapi sarat nilai pendidikan dan pembentukan karakter.

Dentuman jedor menjadi simbol semangat menyambut generasi penerus bangsa. Setiap tabuhan mengajarkan bahwa keberhasilan diraih melalui kebersamaan, disiplin, kekompakan, fokus, dan kerja sama. Irama yang berpadu harmonis mengingatkan bahwa setiap peserta didik memiliki peran penting untuk saling menguatkan dalam perjalanan menuntut ilmu.

Melalui pelestarian budaya lokal, madrasah tidak hanya mengenalkan lingkungan belajar, tetapi juga menanamkan rasa cinta terhadap budaya, identitas daerah, serta penghormatan kepada para leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai luhur bagi generasi sekarang.

Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu mengakar pada nilai budaya, tumbuh bersama ilmu, dan berbuah prestasi.

"Irama Jedor Mengawali Langkah, Ilmu Menuntun Masa Depan."

Sanggar Kembang Setaman
Didukung oleh Sanggar Taman Bhakti Budaya
📍 Tamanprijek – Laren – Lamongan

🌱 Menanam Hari Ini, Menumbuhkan Karakter Esok Hari 🌱Melalui kegiatan MATAMUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) di MI Thoriq...
16/07/2026

🌱 Menanam Hari Ini, Menumbuhkan Karakter Esok Hari 🌱

Melalui kegiatan MATAMUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) di MI Thoriqotul Hidayah Taman, peserta didik diajak mengenal makna kehidupan melalui edukasi dan praktik menanam menggunakan wadah bekas galon bersama Sarkam – Sanggar Taman Bhakti Budaya.

Galon bekas yang semula dianggap tidak bernilai, disulap menjadi media tanam yang bermanfaat. Dari kegiatan sederhana ini, anak-anak belajar bahwa setiap benda memiliki kesempatan untuk menjadi lebih berguna, sebagaimana setiap peserta didik memiliki potensi yang dapat tumbuh apabila dirawat dengan kasih sayang, pendidikan, dan kesempatan yang tepat.

🌿 Filosofi dalam Dunia Pendidikan

Wadah bekas melambangkan bahwa pendidikan mampu mengubah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa melalui kreativitas.
Tanah adalah lingkungan belajar yang subur, tempat nilai-nilai kebaikan ditanamkan.
Benih dan tanaman menggambarkan potensi setiap anak yang akan tumbuh sesuai dengan perhatian, bimbingan, dan keteladanan yang diberikan.
Merawat tanaman mengajarkan kesabaran, tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun Madrasah Asri yang tidak hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan generasi yang berkarakter, peduli, kreatif, dan mencintai alam sebagai bagian dari amanah Allah SWT.

Terima kasih, Semoga sinergi ini terus berlanjut dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna melalui pelestarian lingkungan dan kebudayaan.

"Menanam untuk kehidupan, menumbuhkan karakter, dan memanen masa depan yang penuh keberkahan." 🌱💚

14/07/2026

Suara Jedor masih berdendang saat penyambutan murid baru Paud Muslimat NU Taman dan MI Thoriqotul Hidayah Taman
Rangkaian acara pembukaan MATAMUDA dan MPLS yang dikemas dengan sederhana tapi juga berkesan dan bermakna.
Kearifan lokal yang mempunyai nilai filosofis dan historis untuk kehidupan yang harmonis.

06/07/2026

🥁 GELEGAR JEDOR MENGIRINGI WISUDA TAHFIDZ🥁 Jedor Taman
Melestarikan Warisan, Menghidupkan Makna

Bukan sekadar tabuhan. Bukan sekadar irama.

Diiringi lantunan syahdu rebana, gelegar Jedor menggema mengawali prosesi Wisuda Tahfidz Yayasan Syeh Hasbullah Taman. Suara khas klasik Desa Tamanprijek ini kami hadirkan bukan tanpa alasan.

Jedor bagi kami adalah dzikir yang dibunyikan. Dentumannya yang dalam mengingatkan pada keteguhan hati para penghafal Al-Qur'an - bahwa setiap langkah menuju cahaya butuh kekuatan dan kesabaran. Sementara tabuhan rebana adalah kelembutan, simbol s**a cita dan rasa syukur atas nikmat ilmu yang Allah titipkan.

Inilah musik khas Desa Tamanprijek yang coba kami jaga. Musik yang lahir dari kebersamaan, dari nilai gotong royong. Filosofinya sederhana: hidup harus seimbang. Ada hentakan tegas sebagai pengingat, ada irama lembut sebagai penyejuk. Seperti para santri tahfidz hari ini - tegas menjaga hafalan, lembut menebar akhlak.

Terima kasih kepada seluruh wali santri, guru, dan warga Desa Tamanprijek yang bersama-sama merawat tradisi ini. Wisuda boleh usai, tapi gema Jedor akan terus kami bunyikan. Agar anak cucu kelak tahu, desanya punya irama. Irama yang menuntun pada kehidupan yang lebih bermakna.

_“Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti”_
Keburukan akan kalah oleh kebaikan dan kelembutan. Seperti itulah Jedor & Rebana mengajarkan kita.

Barakallah untuk para wisudawan/ti Tahfidz Yayasan Syeh Hasbullah Taman.
Semoga Al-Qur'an senantiasa hidup di dada, dan tradisi luhur desa tetap lestari di jiwa.

06/07/2026

Momen saat gladih bersih daban belum ganti kostum

Hal yang mungkin kita lakukan disaat sudah mulai dan berani melangkah ialah pemantauan dari internal maupun eksternal, s...
06/07/2026

Hal yang mungkin kita lakukan disaat sudah mulai dan berani melangkah ialah pemantauan dari internal maupun eksternal, sebagai upaya evaluasi dan mawas diri agar tidak kehilangan keseimbangan.

Suba Manggala "Sanggar Kembang Setaman"

20/06/2026

Suasana belajar Jedor Taman bersama peserta didik Sanggar Kembang Setaman.

🌿 Cucuk Lampah Pencak Silat dalam Wisuda: Simbol Perjuangan Meraih Keberhasilan 🌿Tradisi bukan hanya untuk dikenang, tet...
20/06/2026

🌿 Cucuk Lampah Pencak Silat dalam Wisuda: Simbol Perjuangan Meraih Keberhasilan 🌿

Tradisi bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk diwariskan dan dimaknai kembali sesuai perkembangan zaman.

Pada acara Wisuda Yayasan Syeh Hasbullah Taman, sebuah tradisi budaya yang biasanya hadir dalam prosesi pernikahan turut ditampilkan, yaitu Cucuk Lampah Pencak Silat. Dalam prosesi ini, dua pesilat melakukan sambung untuk memperebutkan sarung yang menjadi simbol perjuangan, ketekunan, dan semangat meraih keberhasilan.

Sarung yang berhasil direbut melambangkan keberhasilan setelah melalui proses, usaha, doa, dan kerja keras. Nilai tersebut sejalan dengan perjalanan para siswa yang telah berjuang menuntut ilmu hingga mencapai tahap kelulusan.

Melalui penampilan ini, pencak silat tidak hanya menjadi seni bela diri, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang mengajarkan keberanian, sportivitas, disiplin, serta semangat pantang menyerah.

Di tengah perkembangan era modern, pelestarian tradisi seperti Cucuk Lampah menjadi penting sebagai upaya menjaga jati diri bangsa, memperkuat akar budaya, dan mengenalkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.

Mari terus melestarikan budaya warisan leluhur, karena di dalamnya tersimpan pelajaran hidup yang tetap relevan sepanjang masa.

17/06/2026

Terima kasih sudah diberi kesempatan untuk ikut serta memberikan bimbingan dan dampingan dalam momentum kemeriahan akhir tahun pendidikan, Yayasan Syeh Hasbullah Taman.
Paud Muslimat NU Taman
MI Thoriqotul Hidayah Taman
SMP Nahdlatul Ulama Taman

Cucuk Lampah yang biasanya identik dengan proses resepsi pernikahan, kini juga bisa pada momentum pelepasan peserta didik akhir tahun.

Bersama untuk masyarakat yang berbudaya

Sanggar Kembang Setaman
Sanggar Taman Bhakti Budaya
Jedor Taman

🌙 MEMPERINGATI MALAM 1 SURO 🌙Alhamdulillah, rangkaian kegiatan memperingati Malam 1 Suro bersama keluarga besar Sanggar ...
16/06/2026

🌙 MEMPERINGATI MALAM 1 SURO 🌙

Alhamdulillah, rangkaian kegiatan memperingati Malam 1 Suro bersama keluarga besar Sanggar Taman Bhakti Budaya telah terlaksana dengan lancar dan penuh khidmat.

Kegiatan diawali dengan belajar dan berlatih Pencak Setia Hati sebagai sarana membentuk karakter, kedisiplinan, serta pengendalian diri. Dilanjutkan dengan meditasi untuk menjernihkan pikiran, menata hati, dan melakukan muhasabah diri. Kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur serta harapan akan keselamatan, keberkahan, dan kebaikan di masa mendatang.

Malam 1 Suro bukan sekadar pergantian tahun dalam penanggalan Jawa, tetapi juga menjadi momentum untuk menenangkan diri, memperbaiki niat, serta merenungkan perjalanan hidup agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Terima kasih kepada seluruh saudara, sahabat, dan peserta yang telah hadir serta mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan dan kebersamaan.

Semoga nilai-nilai luhur budaya, persaudaraan, dan kebajikan senantiasa hidup dalam langkah kita sehari-hari.

✨ "Menjernihkan hati, menguatkan diri, dan menata langkah menuju kehidupan yang lebih bermakna."







Address

Jalan Protokol Desa Tamanprijek RT 03/RW 01
Lamongan
62262

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sanggar Taman Bhakti Budaya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Sanggar Taman Bhakti Budaya:

Shortcuts

Share