18/08/2019
Sedikit banyaknya indonesia merdeka, karena sumbangsih para santri, perjuangan kiai untuk NKRI.
Sabtu, 17 Agustus 2019, kemarin para santri Al-Akhyar mengadakan upacara bendera, untuk menghormati jasa pahlawan yang telah berhasil memerdekakan bangsa indonesia secara dzhohir, namun secara bathiniyah kami masih terjajah dengan rakyat sendiri.
Upacara meliputi seperti upacara bendera pada umunnya, Namun karena ada instruksi khusus dari ketua pondok yaitu lr. Mahfudz fahrul untuk mengumandangkan lagu man ana, maka kami seluruh santri Al-Akhyar mengumandangkan lagu tersebut sebagai bentuk penghormatan kami kepada para kiai.
Upacara bendera di PP Al-Akhyar mulai dirilis pada 2 tahun yang lalu, saat GT (guru tugas) dari panyeppen adalah : Ust. Jamaluddn dan GT dari besuk pasuruan adalah : Ust. Muzayyin, dan alhamdulillah bis berjalan sampai sekarang dengan dikomandoi oleh GT panyeppen tahun ini yaitu : Ust. Maulana Ishaq dan GT dari besuk pasuruan : Ust. Hudzaifi.
Sedangkan untuk santri putri upacara bendera mulai dirilis sejak tahun kemarin, dengan acara dan tempat yang berbeda, dengan atas nama MD. Shufiyatul Akhyar.
Namun, bukan untuk mengkotak-kotak santri putra dan putri, memang sistem kami masih mendahulukan salaf, yang sangat tidak memperbolehkan campur baur nya santri putra dan putri, Namun, pada akhirnya semua tetap satu, tetap kembali ke nama sebenarnya yaitu PP. Al-Akhyar.
-------------------------------------------------------------------
Di tengah ricuhnya bangsa karena bertebaran kabar hoax di medsos yang semakin merajalela, kami segenap santri PP. Al-Akhyar ingin menunjukkan bahwa kami, SANTRI, dan para KIAI, masih menjunjung tinggi bentuk solidaritas persatuan bangsa indonesia, dengan atau tanpa pengakuan segenap masyarakat indonesia.
--------------------------------------------------------
PP. Al-Akhyar, senin, 17-08-2019 M, Tambak Agung Ba'engas Labang Bangkalan Madura.
--------------------------------------------------------