Kabar Visual

Kabar Visual Kilas berita visual, sosial, seni, budaya/tradisi, kesehatan, hukum, edukasi, bisnis/ekonomi dan opini.

"Jangan anggap remeh di klaten kaitannya seks bebas di kalangan pelajar" Orang tua dan para pendidik harus waspada!! Mas...
25/07/2020

"Jangan anggap remeh di klaten kaitannya seks bebas di kalangan pelajar" Orang tua dan para pendidik harus waspada!!

Masih menganggap anak sekolah jaman sekarang masih polos-polos terkait masalah seksualitas ? 😭😭😭

Yuuk pelajari bagaimana menjaga fitrah cinta dan seksualitas anak-anak kita..

Mau tahu caranya?
===================
Hamil Duluan, 240 Siswa SMA di Jepara Kompak Minta Dispensasi

Jepara, IDN Times - Sebanyak 240 siswa SMA di Kabupaten Jepara, berbondong-bondong mengajukan permohonan dispensasi nikah selama periode Januari-Juni 2020. Pasalnya, mereka kedapatan hamil diluar nikah sehingga ritual pernikahan dianggap menjadi jalan satu-satunya untuk menutupi kasus tersebut. Fakta itu terkuak tatkala para orangtua siswa menghadiri proses sidang dispensasi nikah di kantor Pengadilan Agama Jepara.

1. Sehari ada 14-20 pemohon dispensasi nikah di Jepara

Ketua Panitera, Pengadilan Agama Jepara, Taskiyaturobihah mengaku dalam sehari dirinya mampu melayani permohonan dispensasi nikah 14-20 perkara.

"Jumlahnya setiap hari naik terus. Pas Januari kemarin aja bisa sampai 50 pengajuan dispensasi nikah. Dan sampai dengan bulan Juni 2020, kalau ditotal sudah ada 240 pengajuan dispensasi nikah," kata Taski kepada IDN Times, Rabu (22/7/2020).

2. Dalam kondisi hamil, banyak siswa usia 16 tahun meminta dispensasi nikah

Lebih lanjut, ia menyampaikan rata-rata pemohon dispensasi nikah berasal dari siswa kelas dua SMA. Usia mereka kebanyakan masih 16 tahun.

Dengan usia sangat muda itu membuat para hakim yang memutuskan perkara berada di posisi yang dilematis.

Di satu sisi, ia menjelaskan pernikahan usia dini telah merenggut kebahagiaan siswa yang notabene belum memiliki emosi yang matang. Namun, pada sisi lain pihaknya mau tak mau harus meloloskan permohonan dispensasi agar anak yang dilahirkan nantinya punya kejelasan asal usul orangtua.

"Kalau pas di sidang itu, kita sendiri sangat terenyuh melihatnya. Apalagi ketika bapak ibunya dihadirkan dan tahu kelakuan anak-anaknya. Suasana sidang berubah jadi haru. Tapi harus diloloskan (permohonan dispensasi nikah) untuk menghindari mudaratnya. Soalnya janinnya semakin membesar," akunya.

3. Yang bikin miris rata-rata siswa kerap berhubungan seks di rumah

Lebih jauh lagi, ia bilang maraknya dispensasi nikah lantaran pengawasan orangtua di rumah cukup rendah. Taski menuturkan ada beberapa siswa yang mengaku telah berhubungan intim dengan pacarnya di dalam rumah ketika si orangtua sedang bekerja.

"Dari tahun ke tahun jumlah pemohonnya di Jepara selalu meningkat. Saat dimintai keterangan di dalam sidang baru ketahuan kalau si ceweknya sering berhubungan intim sama pacarnya di rumah. Kondisinya ya pas rumahnya sepi. Itu yang bikin kita geregeten," terangnya.

4. Bupati Jepara diminta gencarkan sosialisasi bahaya seks bebas

Ia saat ini ia telah meminta agar Bupati Jepara dan instansi terkait gencar menyosialisasikan bahaya seks bebas di kalangan pelajar untuk menekan angka kehamilan diluar nikah. Sosialisasi harus dilakukan kontinyu di tempat-tempat umum seperti sekolahan dan sebagainya.

"Mestinya kita sama pak bupati dan jajaran teknis lainnya ketemu buat merancang seperti apart sosialisasi yang harus dilakukan biar angka kehamilan diluar nikah dapat diminimalisir," tandasnya.

Kasus hamil duluan akibat rendahnya pengawasan orangtua

24/07/2020

Video perempuan berjilbab diludahin oleh perempuan bercelana pendek yang mulutnya bau alkohol (mabuk) 😡

Perempuan bercelana pendek ini teriak2 (yg ada kata) "...Jilbab...!" *sambil nunjuk2 si perempuan berjilbab...

Bercelana pendek, bermobil, ada bau minuman beralkohol, merusak motor, meludahi, berkata kata kotor dan menyinggung ttg jilbab. SARAAAAA 😤😨

Support perempuan berjilbab untuk seret para biadab ini ke jalur hukum !!! Penjara kan mereka. Bantu Viral kan, biar cepat di tindak lanjut i aparat.

Viralkan !!!

03/07/2020
08/05/2020

Akhirnya pemerintah tak melarang mudik, walaupun tetap di tekankan untuk tidak mudik... 😊😄

Ini Sosok Mbah Minto yang Viral Gegara Video Parodi Gagal MudikVideo parodi Mbah Minto Syam alias Mbah Minto, 70, seoran...
08/05/2020

Ini Sosok Mbah Minto yang Viral Gegara Video Parodi Gagal Mudik

Video parodi Mbah Minto Syam alias Mbah Minto, 70, seorang nenek asal Selorejo RT 005/RW 017, Krakitan, Bayat mendadak viral di media sosial (medsos) dalam beberapa waktu terakhir. Gara-garanya, Mbah Minto yang hidup sebatang kara itu digandeng seorang Youtuber, Muhammad Sofyan, 30, alias Ucup.

Hubungan antara Mbah Minto dengan Ucup sebatas tetangga dekat. Meski satu kampung, Ucup tinggal di RT lain, yakni di RT 007/RW 017.

Pandemi Covid-19 yang merepotkan sebagian besar penduduk bumi telah memberi inspirasi bagi seorang Ucup. Terlebih, sejak Pemerintah mengeluarkan salah satu jurus andalannya guna memutus mata rantai persebaran virus corona, yakni melarang mudik. Hal ini mengakibatkan warga desa yang merantau di kota tak diperbolehkan pulang ke tanah kelahirannya terlebih dahulu.

Solopos.com, KLATEN -- Video parodi Mbah Minto Syam alias Mbah Minto, 70, seorang nenek asal Selorejo RT 005/RW 017, Krakitan, Bayat mendadak viral di

21/04/2020

Sekeluarga di Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang hanya minum air galon untuk membuat rasa kenyang di perut mereka selama dua hari.
Tidak adanya pekerjaan dan pendapatan, membuat mereka tak mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jangankan lauk-pauk sekedar beras segenggam pun mereka tak punya.

Yuli dan suaminya yang sehari-hari sebagai buruh serabutan, sudah mulai sulit untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Bahkan sudah dua hari ini, Yuli dan keempat anaknya tidak bisa makan apapun, karena tidak ada makanan yang dapat dimakan.

Untuk menahan rasa laparnya, ia bersama keluarganya hanya minum air galon isi ulang.
Yuli sempat meminta bantuan sembako kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Namun, pihak RT mengatakan bila bantuan belum diterima olehnya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. "Sudah coba datang, katanya tidak bisa dapat bantuan," ujarnya. Beberapa hari lalu akhirnya keluarga ini mendapat bantuan dari Pemkot Serang. .
Namun, Senin (20/4/2020) Yuli dikabarkan meninggal dunia. Kabar tersebut dibenarkan oleh Wali Kota Serang Syafrudin.



https://www.instagram.com/p/B_OmQHSn1fj/?igshid=1h8o8y983jbgy

20/04/2020

Simak baik baik, Benar kah ini akan terjadi...

Hoax Terbesar Bukan Menyebar Berita Bohong, tapi Menyembunyikan Kebenaran dari PublikSurabaya, Swamedium.com — Saat ini ...
30/05/2019

Hoax Terbesar Bukan Menyebar Berita Bohong, tapi Menyembunyikan Kebenaran dari Publik

Surabaya, Swamedium.com — Saat ini Pancasila hanya disebut sambil lalu tapi sudah tidak nyambung dengan konstitusi yg kita pakai saat ini. Juga tidak nyambung dalam praktek berbangsa dan bernegara. Semua cara dihalalkan secara komunistik, sementara kehidupan ekonomi sangat kapitalistik.

Perayaan pertemuan IMF dan WB di Bali Oktober ini dengan biaya nyaris Rp. 1T adalah aksi anti-Pancasila yang paling terang-terangan di tengah ketiadaan dana penanggulangan bencana di Lombok dan di Sulawesi Tengah.

Mengatakan “Saya Pancasila” adalah hoax paling besar. Yang berlaku saat ini adalah UUD2002, bukan UUD1945, karena sudah diamandemen beberapa kali dengan semangat nekolimik.

Mengatakan Islam mengancam Pancasila adalah hoax terbesar kedua. Ini hanya a carefully crafted hoax untuk menyudutkan Islam. Banyak orang lupa, teriakan “Merdeka !” yang pernah dipopulerkan oleh B**g Tomo selalu didahului oleh “Allahu Akbar!”.

Gerakan liar kebohongan ini situasi yang berbahaya. Jika kebohongan dibiarkan merajalela, maka iman apapun diam-diam pergi. Iman mensyaratkan kejujuran. Seorang komunis tulen pun tidak bisa berbohong terus.

Hoax terbesar bukan menyebar berita bohong, tapi menyembunyikan kebenaran dari publik. Jadi yang lebih berbahaya adalah yang tidak dinyatakan secara terbuka di depan publik. Sebuah upaya menyebarkan realitas parsial berkali-kali, sambil menyembunyikan realitas lainnya.

Tapi ada masalah besar saat kita mencoba menghentikan kebohongan yang merajalela ini : masyarakat sudah hampir kehilangan kapasitas berpikir kritis, lalu menerima begitu saja berita apapun yang datang. Kemampuan kritis ini sudah lama dilumpuhkan, justru di sekolah dan kampus. Di sekolah, dan di kampus, murid dan mahasiswa sudah tidak lagi dilatih hidup untuk berpikir bebas, apalagi kritis. Sementara itu dosen sibuk mengejar scopus. Jika tidak terscopus mampus.

SwaMedium, Portal Berita Berdasarkan Fakta.

Mau Mudik Lewat Trans Jawa? Waspada 4 Hal IniJakarta, Swamedium.com — Kehadiran jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan ...
30/05/2019

Mau Mudik Lewat Trans Jawa? Waspada 4 Hal Ini

Jakarta, Swamedium.com — Kehadiran jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta hingga ke Surabaya menjadi pilihan masyarakat yang hendak mudik Lebaran tahun ini.

Tersambungnya jalan tol secara penuh ini tentunya memudahkan masyarakat yang hendak mudik, khususnya yang menggunakan kendaraan pribadi.

Meski begitu, ada sejumlah catatan atau hal penting yang perlu diketahui para pemudik bila menggunakan jalur Trans Jawa ini. Apa saja yang perlu diketahui pemudik?

1. Hati-hati Pemalakan di Rest Area Palikanci

Pemudik yang berhenti di rest area jalan Tol Palimanan-Kanci diminta berhati-hati terhadap aksi premanisme. PT Jasa Marga Cabang Palikanci, Cirebon, Jawa Barat selaku pengelola pun telah berupaya mengantisipasi premanisme tersebut.

Deputi General Manager PT Jasa Marga Cabang Palikanci Zakaria mengatakan premanisme kepada pemudik menjadi perhatian serius. Premanisme terhadap pemudik itu umumnya berupa pemalakan.

Contohnya pemudik yang melaksanakan ibadah, lalu sandal atau sepatunya dipindah ke penitipan. Setelah beribadah, pemudik mengambil sandal atau sepatunya dengan mengeluarkan uang.

“Mereka bergantian dan setiap kelompok rata-rata bisa dapat Rp 1 juta dalam sehari. Kalau dibagi anggota kelompok bisa dapat Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu sehari,” kata dia di Kantor PT Jasa Marga Cabang Palikanci, Cirebon.

Untuk itu, kata Zakaria, pihaknya kini telah bekerja sama dengan menggandeng pelaku. Jasa Marga, kata dia, mempekerjakan pelaku dengan memberi bayaran yang sesuai upah minimum, agar tak ada lagi pemalakan yang merugikan para pemudik.

“Mereka tidak keberatan ditertibkan, hanya yang diperlukan adalah solusi bagi pendapatan mereka,” katanya.

Manajemen Jasa Marga tetap memperbolehkan mereka melakukan aktivitasmya tersebut. Namun, mereka tak boleh memungut biaya apapun dari para pemudik. Pemudik juga diimbau untuk tak memberikan apapun terhadap pekerja.

SwaMedium, Portal Berita Berdasarkan Fakta.

Anggota Keluarga Anda Jadi Korban 21-22 Mei Segara Laporkan ke Sini https://www.swamedium.com/2019/05/27/anggota-keluarg...
28/05/2019

Anggota Keluarga Anda Jadi Korban 21-22 Mei Segara Laporkan ke Sini https://www.swamedium.com/2019/05/27/anggota-keluarga-anda-jadi-korban-21-22-mei-segera-laporkan-kesini/

(KontraS: Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan)

Formulir pengaduan dapat diakses di
bit.ly/laporkan2122

D/A:
1. Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)
JL. Kramat II No. 7, Kwitang, Senen
Jakarta Pusat 10420 Telp.: 021-3919097 / 021-3919099
Andi Rezaldy: (+62 877-8555-3228) WA

2. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta
Jl. Pangeran Diponegoro No.74, Pegangsaan, Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10320, Tlp: (021) 3145518
Arif Maulana (+62 817-256-167) WA

3. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers
JL Kalibata Timur 4G No.10, RT.10/RW.8, Kalibata, Jakarta Selatan, Kota Jakarta Selatan, (021) 79183485
Ahmad Fatanah (+62 853-4116-8026) WA

Address

Klaten

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Visual posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Kabar Visual:

Share

Category