10/05/2026
“Filsafat Rebahan Mochi dan Iteng”
Di sebuah rumah yang lebih sering dipenuhi suara kipas angin daripada suara manusia, Mochi dan Iteng sedang menjalani ritual paling sakral dalam dunia perkucingan: rebahan total tanpa rasa bersalah.
Mochi, sang induk loreng, tiduran dengan wajah penuh kebijaksanaan seperti guru spiritual yang sudah memahami arti hidup. Sementara Iteng, anak tuxedo-nya, rebah melintang seenaknya seperti pengusaha muda yang baru gagal bangun pagi.
Kadang mereka saling menatap kosong. Kadang melihat plafon seolah sedang menghitung utang negara. Sesekali Iteng menguap lebar, lalu Mochi ikut menguap, membuktikan bahwa teori “kemalasan menular” ternyata nyata.
Menurut penelitian tidak resmi versi penghuni rumah, dua kucing ini mampu tidur 14 jam sehari tetapi tetap terlihat kelelahan. Sungguh bakat yang bahkan manusia pekerja lembur pun iri melihatnya.
10051211