08/12/2025
Aron, Potret Pekerja Kebun yang Menanti Perlindungan
Kabut pagi turun pelan di kawasan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Puluhan pekerja laki-laki dan perempuan tampak berdiri bergerombol di sepanjang trotoar. Wajah-wajah mereka datar, menunggu sambil menahan dinginnya cuaca dengan jaket lusuh yang menempel di badan.
Setiap pagi, sebelum kota Berastagi benar-benar terbangun, para pekerja kebun harian yang dikenal sebagai “Aron” telah lebih dulu hadir di trotoar. Mereka tidak punya kantor, tidak punya kontrak kerja dan kepastian akan masa depan kerjanya. Yang mereka punya hanya harapan dipanggil pemilik ladang yang datang mencari tenaga. Di antara dinginnya udara Kabupaten Karo, mereka menganyam keberanian untuk bertahan hidup, menanti panggilan untuk bisa bekerja di kebun-kebun di daerah sekitar.
Para Aron datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan Jawa. Ada dari Nias, pulau Jawa, dan Tapanuli. Membawa mimpi yang sama yakni memperbaiki hidup. Mereka berbaur dalam satu titik pertemuan, terkadang berlomba untuk bisa dipanggil pemilik kebun. Di sini, identitas bukan lagi soal suku, bahasa, atau asal, tetapi soal bertahan. Mereka menjadi keluarga dalam nasib yang sama.
Bersambung...
ketenagakerjaan
KerjaKerasBebasCemas
SatukanEnergiSejahterakanPekerja