04/08/2020
Bagian 2
Tidak ada perbincangan sedikitpun saat perjalanan sep**ang dari kampus. Hanya saja terasa bunga dari belakang menuliskan sesuatu ke punggungku, seolah2 ingin mengajakku bercanda. Selepas itu dagunya sudah menempel dipundak dan sangat lirik berbisik " Kamu kenapa kak al ? ". Ketika ingin menjawabnya, terburu bunga menyela dan menghadapkan telunjuknya didepan mulutku, " Eeeee .... ga usa di jawab deh ! Aku tau kok, ujarnya dengan muka sumringah seolah ingin membuat suasana canda.
Belum puas bunga melempar gurauan, tak terasa sudah sampai didepan kosnya. Waktu sdah menjelang maghrib dan ketika sudah di kos nya tidak bisa berlama" untuk mengobrol ataupun sebentar saja meminum teh. Sebab 2 minggu lalu kawasan perumahan tempat bunga kos ada kejadian yg masih hangat diperbincangkan. Ada sepasang mahasiswa kepergok warga sedang bermesraan di ruang tamu kos yg saat itu teman" dan pemilik kosnya sedang keluar. Mereka kepergok oleh warga yg sedang melintas waktu itu, dan semenjak kejadian itu pemilik kos di kawasan perumahannya serentak memampang tulisan " Laki-laki dilarang bertamu ke kawasan kos perempuan, jika melanggar akan di laporkan kepada RT ".
Tak lama aku beranjak p**ang kembali ke kos. Terbesit sesuatu saat p**ang tadi seperti ada sesuatu mengganjal yg belum aku ungkapkan. Seperti menanggung cucian bertumpuk" dan sebulan pun belum ada yg di cuci. Ku hilangkan fikiran itu dan mulai bersiap untuk wudhu, bersiap" sholat maghrib. Sampai selesai sholatpub masih ada hal yg mengganggu fikiranku entah apa itu masih belum benar" tergambar jelas.
"Bro " si kurus itu mengacaukan lamunanku. Dia jeki teman sekamar yg selalu saja usil dan gemar bercanda. " Nyapo bro ? Ojo ngelamun ngko kesurupan ", candanya dengan gelagatnya berbicara jawa khas banyuwangi.
Bersambung sek .... hehehe