18/05/2026
Kita hidup dalam lanskap visual yang semakin padat oleh bentuk. Citra hari ini cenderung menekankan volume, kedalaman ilusi, dan kehadiran yang seolah-olah utuh di permukaan mata. Yang padat dianggap nyata, yang detail dianggap lengkap, yang terang dianggap jelas. Lalu, bagaimana dengan hal yang di antara?
Berpijak dari tema besar BGAAD ISI Bali 2026, “Jiwa–Jagad–Junjung”, pameran ini membaca “jiwa” bukan sebagai entitas metafisik, melainkan sebagai kualitas visual yang bekerja melalui pola, relasi, dan nuansa di dalam jagad rupa. “Sebelum Bentuk Menjadi Padat” memposisikan praktik seni sebagai upaya mengaktifkan kembali bahasa visual yang berbasis pola, ritme, bidang, bahkan keseimbangan dualisme - bahasa yang bekerja sebelum bentuk mengeras menjadi representasi yang pasti.