20/03/2026
H Rhoma Irama Kini Berusia 78 Thaun , Perjalanan Hidupnya , Kisah Asmara Hingga Dijuluki Raja Dangdut
H. Rhoma Irama, sang legenda hidup musik Indonesia, kini telah genap berusia
78 tahun (lahir 11 Desember 1946). Di usianya yang hampir delapan dekade, ia masih aktif berkarya, salah satunya dengan merilis lagu berjudul "Senyum" pada Oktober 2025.
Berikut adalah rangkuman perjalanan hidup, karier, dan asmara sang Raja Dangdut:
Perjalanan Hidup dan Karier
Awal Karier: Memulai perjalanan musiknya di era 60-an bersama band pop Gayhand (1963) dan sempat bergabung dengan Orkes Melayu Purnama.
Revolusi Dangdut: Pada 13 Oktober 1970, ia mendirikan Soneta Group. Rhoma berhasil merevolusi musik Melayu dengan memasukkan unsur rock, pop, dan Bollywood, yang kemudian dikenal sebagai genre Dangdut modern.
Puncak Kejayaan: Di era 70-an, popularitasnya meledak hingga ia dijuluki "Raja Dangdut" karena kontribusi besarnya dalam mempopulerkan genre ini ke seluruh lapisan masyarakat.
Film dan Dakwah: Ia juga membintangi puluhan film drama musikal yang sukses besar, seperti Raja Dangdut (1978). Seiring berjalannya waktu, karya-karyanya semakin sarat dengan pesan dakwah dan moral.
Kisah Asmara Perjalanan asmara Rhoma Irama sering menjadi sorotan publik karena beberapa kali menjalani poligami:
Titiek: Istri pertamanya yang dinikahi sebelum ia menjadi superstar.
Veronica Agustina: Istri kedua yang menemaninya di awal kejayaan. Dari pernikahan ini lahir anak-anaknya, termasuk Debby Verama Sari, Vicky Zulfikar, dan Rommy Syahrial.
Ricca Rachim: Aktris yang menjadi lawan mainnya di film. Ricca adalah istri ketiga yang paling setia mendampinginya hingga saat ini, meski pernikahan mereka telah melewati usia 35 tahun lebih.
Marwah Ali: Ibu dari penyanyi dangdut Ridho Rhoma.
Lainnya: Ia juga pernah menikah secara siri dengan beberapa wanita lain, termasuk aktris Angel Lelga.
Warisan Sang Raja
Rhoma Irama telah menciptakan lebih dari 1.000 lagu dan mendapatkan berbagai penghargaan internasional sebagai pelopor musik dangdut. Hingga kini, pengaruhnya di industri hiburan dan politik Indonesia tetap signifikan melalui dedikasinya terhadap seni yang bernuansa religi.