09/11/2025
Tatkala Kita Merasa Kehilangan Arah
🎙 Ustadz Abdurrahman Zahier
Ada masa ketika langkah terasa berat, arah seakan hilang, dan hati seperti kehilangan cahaya. Kita mencari pegangan di dunia yang fana, namun justru semakin tersesat dalam keramaian.
Saat itulah, Allah memberi sinyal untuk kita kembali kepada-Nya.
Karena Dia-lah yang selalu menunggu hamba-Nya untuk pulang dengan hati yang hancur, dengan jiwa yang letih, dan dengan air mata penyesalan yang tulus.
Allah berfirman:
"Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Az-Zumar [39]: 53)
Dan di ayat lain Allah mengingatkan:
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang." (QS. Ar-Ra’d [13]: 28)
Maka bila engkau merasa kehilangan arah, bukan berarti hidupmu berakhir.
Itu adalah panggilan lembut dari Allah, agar engkau berhenti sejenak lalu sujud, menangis dan kembali kepada-Nya.
Sebab, jalan pulang selalu terbuka, selama engkau masih mau mengetuk pintu-Nya.
Allah tidak pernah menolak hamba yang datang dengan hati yang ingin diperbaiki.
"Jalan yang paling terang adalah jalan kembali kepada Allah."