23/11/2020
HUMA ARK adalah alternatif art center non-profit yang berfokus terhadap kerja pemeranan dalam pengembangan dan segala terapannya, ruang bagi jelajah praktik seni pertunjukan di Indonesia: mengolah dan mendistribusikan ragam pengetahuan seni sebagai spektrum pertunjukan seni yang terbuka.
Mengemban misi untuk menjadi ruang yang mengembangkan ragam praktik, metode dan segala terapan seni pertunjukan, Huma Ark menjadi ruang yang tepat untuk dilaksanakannya Lokakarya Penciptaan Teater “JEDA” 2020.
Lokakarya ini ditujukan sebagai ruang belajar bersama yang akan dipantik dan dipantulkan dari metode penciptaan bersama Teater Garasi dan pengalaman Yudi Ahmad Tajudin sebagai sutradara.
Lokakarya diselenggarakan pada 21 & 22 November 2020 secara daring (via Zoom) dan pada 23, 25 & 27 November 2020 secara luring di Huma Ark dan diikuti oleh 15 sutradara pilihan dari lingkungan Festival Teater Jakarta.
--
HUMA ARK is an alternative, non-profit art center that focuses on works of performance and serves as a space to explore performing arts practice in Indonesia: to process and distribute knowledge of art, as an open spectrum of performing arts.
With a mission to be a space to develop practices, methods, and other derivatives of performing arts, Huma Ark is a suitable space for 's "JEDA" Theater Making Workshop.
This workshop aims to be a common learning space, with guidance and prompts from Yudi Ahmad Tajudin's experience as a director and Teater Garasi's collaborative theatre making method.
The workshop runs online on 21 & 22 November 2020 and on 23, 25 & 27 November 2020 at Huma Ark, with 15 selected directors from Jakarta Theater Festival as participants.