11/04/2026
Banyak yang gagal paham soal kasus Kerry Adrianto Tangki OTM Biar gak termakan framing korupsi simak kronologi aslinya yang dibongkar Prof Hamdan Zoelva Eks Ketua MK 1 ASAL USUL TANGKI Bukan Tangki Gaib Awalnya fasilitas ini milik perusahaan Jerman bernama Oil Tanking Merak Ini perusahaan asing PMA Lalu Kerry Adrianto membelinya dan melakukan rebranding menjadi Orbit Terminal Merak OTM Jadi asetnya riil bukan fiktif 2 PROSES SEWA KE PERTAMINA Setelah dibeli OTM ditawarkan ke Pertamina untuk disewa Kenapa Pertamina mau Karena butuh tempat penyimpanan storage Apakah harganya asal tembak TIDAK Pertamina pakai konsultan dari UI Universitas Indonesia untuk menghitung Owner Estimate Harga Wajar Dipilihlah harga tengah Middle Range Deal 3 MASALAH MUNCUL 2 TAHUN GAK DIBAYAR Masalah mulai saat ganti Direksi Pemerintahan Pertamina STOP BAYAR SEWA selama hampir 2 tahun padahal tangkinya DIPAKAI TERUS buat operasional Bayangin boncosnya operasional OTM saat itu 4 HASIL REVIEW BPKP NEGOSIASI ULANG Karena macet BPKP turun tangan memeriksa Hasilnya Proses penunjukan SUDAH SESUAI pedoman Tapi harganya dianggap ketinggian Solusinya Negosiasi ulang Harga sewa DITURUNKAN lebih murah dari kesepakatan awal OTM setuju yang penting jalan 5 FINISHINGNYA MALAH DITANGKAP Nah ini yang aneh Angka Rp 29 Triliun yang didakwakan Jaksa sebagai Kerugian Negara ternyata adalah TOTAL REVENUE PENDAPATAN SEWA selama kontrak Parahnya lagi sebagian besar uang itu BELUM DIBAYAR oleh Pertamina KESIMPULAN Barangnya Tangki dipakai negara manfaatnya dinikmati harganya sudah diturunkan uang sewanya belum dibayar lunas Eh pemiliknya malah dipenjara dibilang korupsi Logika hukumnya di mana