18/09/2026
Islam berarti tunduk dan patuh kepada Allah ﷻ. Inilah agama yang dibawa dan diserukan oleh para nabi kepada umat mereka.
Allah ﷻ berfirman ketika memerintahkan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam:
اِذْ قَالَ لَهٗ رَبُّهٗٓ اَسْلِمْۙ قَالَ اَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
“(Ingatlah) ketika Tuhan berfirman kepadanya (Ibrahim), ‘Berserahdirilah!’ Dia menjawab, ‘Aku berserah diri kepada Tuhan seluruh alam’.” (QS Al-Baqarah [2]: 131)
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ ، وَالأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ ، أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى ، وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ
“Aku adalah orang yang paling dekat dan paling mencintai Isa bin Maryam di dunia maupun di akhirat. Para nabi itu adalah saudara seayah walau ibu mereka berlainan, dan agama mereka adalah satu.” (HR Bukhari: 3443 dan Muslim: 2365)
Para nabi memang memiliki syariat yang berbeda dalam beberapa perkara, tetapi pokok dakwah mereka sama, yaitu mentauhidkan Allah ﷻ dan beribadah hanya kepada-Nya tanpa menyekutukan-Nya.
Maka, Islam yang kita jalani hari ini merupakan kelanjutan dari dakwah para nabi yaitu tunduk kepada Allah ﷻ dan menegakkan tauhid.
Semoga Allah ﷻ meneguhkan hati kita di atas tauhid hingga akhir hayat.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.
__
♻️ Silahkan disebarluaskan