07/05/2026
Ada masa ketika hiburan bukan soal streaming atau siaran TV tapi soal memasukkan kaset ke dalam Betamax player, menekan tombol play, dan menunggu layar menyala. Dan di momen-momen itu, Kenji Ohba selalu hadir.
Kabar kepergiannya bukan sekadar kehilangan seorang aktor. Ini seperti kehilangan bagian dari memori yang dulu kita putar berulang-ulang secara harfiah. Adegan yang sama, transformasi yang sama, tapi tetap terasa seru setiap kali diputar ulang.
Lewat Space Sheriff Gavan, ia bukan hanya Gavan. Ia adalah “polisi luar angkasa” yang selalu muncul di layar kecil kita, dengan seruan “Jouchaku!” yang jadi momen paling ditunggu. Sebuah transformasi yang dulu terasa luar biasa seolah dunia bisa berubah hanya dalam hitungan detik.
Sebelumnya, ia juga sudah jadi bagian dari koleksi kaset kita lewat Super Sentai. Dari “Fever!” di Battle Fever J, sampai “Denji Spark!” di Denshi Sentai Denjiman semuanya terekam, diputar, dan diingat sampai sekarang.
Seiring kita bertumbuh besar dan mulai menonton lebih banyak judul tokusatsu lainnya, kita pun sadar bahwa Kenji Ohba bukan hanya sekadar Gavan. Ia adalah sosok yang hadir di begitu banyak seri baik di depan layar sebagai pemeran pendukung, maupun di balik layar sebagai stuntman yang menghidupkan aksi-aksi ikonik.
Di era modern pun, ia masih terus muncul di berbagai seri tokusatsu, menjadi jembatan antara generasi lama dan baru. Bahkan, ia diketahui merasa bahagia melihat lahirnya proyek-proyek baru dari Space Sheriff Gavan, seolah menyaksikan warisan yang ia bangun terus hidup dan berkembang.
Kini, kaset-kaset itu mungkin sudah lama disimpan. Player-nya mungkin sudah tak lagi dipakai. Tapi memori itu tetap hidup sejernih dulu saat pertama kali kita menekan tombol play.
Selamat jalan, Space Police. Tugasmu di tata surya dan galaksi sudah berakhir.
Terima kasih sudah hadir di layar kecil kami, dan di masa kecil yang tak tergantikan itu.