KompaSeni

KompaSeni Portal Komunikasi para Seniman

Pembukaan pameran IN ANCOL (International Art Network Collaboration) bertajuk "DI BAWAH PANJI KAMARDIKAN". Rabu (16/08/2...
17/08/2023

Pembukaan pameran IN ANCOL (International Art Network Collaboration) bertajuk "DI BAWAH PANJI KAMARDIKAN". Rabu (16/08/2023) di Galeri Nort Art Space (NAS) Pasar Seni Ancol.

Dibuka oleh Prof. Dr-Ing. Wardiman Djojonegoro (selaku pemulia tradisi panji) yang di awali dengan kata sambutan oleh Taufik Rahzen (Budayawan, selaku inisitor pameran) dan Budi Aryanto (Direktur Utama PT. Taman Impian Jaya Ancol)

Pameran dibuka mulai 16 Agustus s/d 9 September 2023.

Artist:
- Ana Pantea (Romania)
- Asya Dangol (Nepal)
- Arif Albyrak (Cyprus)
- Auntora Merukh Azad (Bangladesh)
- Aiko Higuci (Japan)
- Bayog Miano (Philippines l
- Bipasha Hayat (Bangkadesh)
- Cynthia Lin (Taiwan)
- Clemens Beungkung (Rep Korea)
- Dana Ortelecan (Romania)
- Dennis M. Gonzales (Phillipines)
- Dino Tsai (Taiwan)
- Durgesh Birthare (India)
- Elcin Unal (Turkey)
- Erina Tamrakar (Nepal)
- Fern Min Eng (Singapore)
- Golam Fruque Sarker (Bangladesh)
- Ipek Denizli (Cyprus)
- Ivy Marie Apa (Phillipines)
- Janick Ericksen (Canada)
- Jenny Sim (Singapore)
- King Zhe Rui (Malaysia)
- Keiichiro Kimori (Japan)
- Kim A. J. Golosmith (Australia)
- Katrin Hamman (Germany)
- Liu Yan (China)
- Liao Bo Sen (Taiwan)
- Miko Acaso (Philippines)
- Marianne Venderbosch (Netherland)
- Michelle Dawson (Australia)
- Megumi Nakabayashi (Japan)
- Niva Devi (India)
- Nguyen Thihong (Vietnam)
- Noppanan Thannaree (Thailand)
- Ngu Yen Tran Coung (Vietnam)
- Ngu Yen Ti May (Vietnam)
- Pongpan (Thailand)
- Pramila Bajra Charya (Nepal)
- Phan Huy Thong (Vietnam)
- Pradip K. Bajracharya (Nepal)
- Rytis Konstantinavicius (Pland)
- Renata Bonter - Jedrezesewska (Poland)
- Reynold Deva Cruz (Philippines)
- Rajesh Kumar Yadav (India)
- Sandhya Silwal (Nepal)
- Stefan Balog (Romania)
- Simatra Jyoti Barvah (India)
- Salvador J Ching (Philippines)
- Surapong Sudasnana Ayudtya (Thailand)
- Sagau Manandhai (Nepal)
- Taher Abdelazeem (Egypht)
- Trinh Tuan (Vietnam)
- Tan Kai Sheuan (Malaysia)
- Victoria Egorova (Rusia)
- Yasumi Ishi (Japan)
- Yukari Hoga (Japan)





International Art ExhibitionJAKARTA FORMATING ART KOTA adalah perkemahan manusia yang dibangun oleh ingatan dan imajinas...
21/06/2023

International Art Exhibition
JAKARTA FORMATING ART

KOTA adalah perkemahan manusia yang dibangun oleh ingatan dan imajinasi. Melalui ingatan, para warganya menyusun solidaritas, interaksi dan meletakkan dirinya pada lini waktu yang jauh -- sekaligus meneguhkan sikap : betapapun mereka berbeda beda, namun keberadaannya disatukan oleh pengalaman yang sama.

Sementara dengan imajinasi, penduduknya membangun harapan dan membuat arah bagi masa depan. Imajinasi merupakan kompas untuk menyusuri peta waktu, agar mereka tak merasa tersia sia. Imajinasi memberi makna dan mendorong dinamika sebuah kota. Tanpa ingatan, kota akan menjadi sarang yang indah namun membosankan. Tanpa imajinasi, kota kehilangan daya hidupnya, menjadi tawar dan hanya menjadi tempat untuk beranak pinak.

Setiap tahun, Jakarta selalu membuat perhelatan bersama, untuk merayakan ingatan sekaligus mengukur luasnya imajinasi.

Ingatan 496 : Betapa Masa Yang Dilalui Untuk Kemenangan

Empat ratus sembilan puluh enam tahun, bukanlah umur muda untuk sebuah kota. Kita menyusun ingatan, dengan mematok 22 Juni 1527 -- sebagai titik keberangkatan. Menamakannya sebagai Jayakarta yang berati kota kemenangan, mengandung sikap sekaligus harapan. Setelah berkali kali melewati rangkaian kekalahan, barulah Fatahillah menciptakan imajinasi kemenangan. Ia membangun kembali sebuah kota, yang warganya selalu bertindak dalam kemenangan. Karena, 'hidup', kata Chairil Anwar sang penyair, bukanlah untuk menunda kekalahan. Hidup di Jakarta, adalah kump**an kemenangan kecil untuk melawan keputus-asaan.

Imajinasi tentang kemenangan kecil ini, akan terasa pada sebaran pameran bersama ini. Kemenangan melewati dunia sehari hari, geliat-keringat dan perlawanan untuk tetap bertahan. Rasa menang agar kuat dalam kompetisi, bersaing memperebutkan ruang hidup : merupakan tema berulang dari pelukis Jakarta. Kita akan menjumpai wajah wajah yang berusaha tersenyum, meliuk dan selalu terjaga. Kitapun akan menjumpai bangunan menjadi bentuk figuratif, seolah mengabarkan bahwa manusia, benda benda dan ingatan ; hadir serentak sebagai permakluman hidup.

CATRACITRA : Payung Imajinasi dan Bercak Harapan

Sekump**an karya dari Yogjakarta (kota yang se-harus-nya, seyogyanya) membawa gambaran yang menyegarkan tentang Jakarta, baik dari bentuk maupun visualnya. Karya ini dilukis dalam media payung (catra) yang mencitrakan kehormatan, perlindungan dan aspek simbolik. Dua puluh tujuh karya mewakili ragam ekspresi seni, sekaligus menitipkan harapan. Mulai dari daya hidup, keteraturan, kepenuh sesakan, drama manusia dan harga diri. Pelukis kawakan dan perupa muda, berbaur menciptakan tradisi catra citra hidup kembali.

Demikian p**a dengan 40 karya dari 22 negara, akan memperkaya dimensi pameran bersama. Persoalan terkini yang membayangi kota kota mereka tinggal, akan terbandingkan dengan kemenangan kemenangan kecil Jakarta. Mereka yang ikut merayakan berasal dari Jepang, Polandia, Malaysia, Korea, Rusia, Cyprus, Thailand, Kanada, Belanda, Turki, Cina, Nepal, Singapura, Taiwan, Rumania, India, Filipina, Australia, Jerman, Mesir, Vietnam dan Bangladesh.

Dari Sunda Kelapa (sebagai titik Jayakarta) dan Ancol, yang berjarak sepelemparan batu, ternyata membentang kekayaan interaksi antar bangsa. Sehingga dapatlah dikatakan, ANCOL kini bertransformasi menjadi Art Network COLlaboration, dimana ingatan dan imajinasi selalu di-formating secara berulang ulang.

Ingatan dan imajinasi kemenangan ini, dilantunkan secara liris dalam patung monumental karya Amrus Natalsya, dalam bentuk doa untuk keberlanjutan jagad raya. Harta Karun dari karya yang disemai dan dibangun di Ancol ini, menjadi penanda yang akan dihadirkan kembali. Karya yang bertajuk " Doa Bumi", akan menjadi saksi dan ikon terjaga. Kehidupan dan karya seniman, yang telah berumur 90 tahun ini (lahir 1933), merupakan bentangan hidup atas ingatan dan imajinasi Jayakarta.

Taufik Rahzen, Budayawan

Momen spesial pembukaan Art Fordable "Bazar Akhir Tahun 2022" pada 15 Desember 2022 pukul 16:00 WIB di Galeri NAS Pasar ...
18/12/2022

Momen spesial pembukaan Art Fordable "Bazar Akhir Tahun 2022" pada 15 Desember 2022 pukul 16:00 WIB di Galeri NAS Pasar Seni Ancol. Dibuka secara interaktif oleh Teddy Darmanto, pemilik Saloka Theme Park yang juga pernah menjabat sebagai ketua sekaligus penanggung jawab BenDufan (Bengkel Dunia Fantasi) Taman Impian Jaya Ancol.

Dihadiri p**a oleh Eddy Prastiyo selaku Direktur PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Husin Munir mewakili Managemen Pasar Seni Ancol beserta jajarannya dan Taufik Rahzen (Budayawan)

"BAZAR AKHIR TAHUN 2022"
Dibuka mulai 15 Desember 2022 - 5 Januari 2023. Buka setiap hari mulai jam 9 pagi sampai 8 malam. Bertempat di Galeri NAS Pasar Seni Ancol. Diselenggarakan oleh Komunitas Seniman Pasar Seni Ancol





#2023



ART FORDABLEBAZAR AKHIR TAHUN 202215 Desember 2022 - 5 Januari 2023 Galeri NAS Pasar Seni AncolSpecial opening          ...
18/12/2022

ART FORDABLE
BAZAR AKHIR TAHUN 2022
15 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Galeri NAS Pasar Seni Ancol

Special opening




#2023



ART FORDABLEBazar Akhir Tahun 202215 Desember 2022 - 5 Januari 2023Galeri NAS Pasar Seni AncolPeninjauan karya          ...
18/12/2022

ART FORDABLE
Bazar Akhir Tahun 2022

15 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Galeri NAS Pasar Seni Ancol

Peninjauan karya




#2023



 ART FORDABLEBazar Akhir Tahun 202215 Desember 2022 - 5 Januari 2023Galeri NAS Pasar Seni Ancol                #2023    ...
18/12/2022


ART FORDABLE
Bazar Akhir Tahun 2022

15 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Galeri NAS Pasar Seni Ancol





#2023



ART FORDABLEBAZAR AKHIR TAHUN 2022Sebuah ritus merayakan akhir tahun dan sambut tahun baru resmi dibuka pada 15 Desember...
18/12/2022

ART FORDABLE
BAZAR AKHIR TAHUN 2022

Sebuah ritus merayakan akhir tahun dan sambut tahun baru resmi dibuka pada 15 Desember 2022 di Galeri NAS Pasar Seni Ancol. Dibuka langsung oleh Direktur PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk Eddy Prastiyo dan Dirut. PT. Taman Impian Jaya Ancol Budi Aryanto.

Art Fordable "Bazar Akhir Tahun 2022" ini bertujuan mengapresiasi kekaryaan guna membangun ekonomi kreatif khususnya para pelaku seni di Pasar Seni Ancol.

Sebagai simbol apresiasi sekaligus untuk mempererat jalinan kekeluargaan dan kerjasama, Paul Hendro mewakili para pelaku seni Pasar Seni Ancol memberikan tanda mata berupa lukisan karya Alm. Cak Pri (Seniman) kepada pihak korporasi.




#2023




Akhir Tahun hampir tiba, dimana akan dilakukan suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainy...
13/12/2022

Akhir Tahun hampir tiba, dimana akan dilakukan suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Banyak orang sedang mempersiapkan beragam kegiatan untuk mengapresiasi diri dan merayakan pencapaian selama setahun ke belakang. Setelah tubuh dan pikiran bekerja secara maksimal melalui berbagai lika-liku kehidupan, maka sudah saatnya bagi sebagian besar orang beri self reward sebagai penghargaan atas pencapaian diri.

Merayakan Akhir Tahun dan Tahun Baru sudah menjadi ritus publik, demikian p**a di Pasar Seni Ancol. Sebagai tanda mata akhir tahun, masyarakat pengunjung akan dimanjakan dengan menikmati beragam hasil karya seni dan juga berkesempatan memilikinya secara ekonomis. Selain sebagai ritus tahunan, kegiatan ini juga sekaligus mengapresiasi kekaryaan guna membangun ekonomi kreatif para pelaku seni.




#2023




. Ditutup pada 20 November 2022 Galeri NAS Pasar Seni Ancol
25/11/2022

.

Ditutup pada 20 November 2022
Galeri NAS Pasar Seni Ancol




. Setiap bangsa memiliki ingatan kolektif yang dirayakan bersama, menjadi peneguh identitas ; ditetapkan sebagai waktu-p...
18/11/2022

.

Setiap bangsa memiliki ingatan kolektif yang dirayakan bersama, menjadi peneguh identitas ; ditetapkan sebagai waktu-publik yang diperingati setiap tahunnya. Selain hari kemerdekaan, lahirnya Pancasila, hari Kartini, Kebangkitan Nasional hingga hari Pendidikan.

Namun terdapat rangkaian waktu-antara, yakni sejak kesepakatan berbangsa Sumpah Pemuda 28 Oktober hingga hari Pahlawan 10 November; menjadi pekan yang menyemai kesadaran WIRABANGSA. Rentang waktu dua pekan ini, adalah saat tepat untuk membangun solidaritas dan patriotisme sebagai gaya hidup sekaligus ritus publik-republik. Masa untuk belarasa dan belabangsa.

Pekan Wirabangsa akan menjadi saat penting untuk refleksi kecintaan dengan tanah air, bahasa dan patriotisme. Saat menciptakan masyarakat terbayang (imagined community) yang diinginkan. Saat utama menjalin solidaritas sosial.




Pembukaan Pameran Pekan Wirabangsa Hari Pahlawan 10 November 2022
17/11/2022

Pembukaan Pameran Pekan Wirabangsa Hari Pahlawan 10 November 2022

Pembukaan Workshop Pekan WirabangsaHari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022
17/11/2022

Pembukaan Workshop Pekan Wirabangsa
Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022

Address

Johar Baru Jakarta Pusat
Central Jakarta
14430

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KompaSeni posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to KompaSeni:

Share

Category