Moxha

Moxha Let everything happen to you, beauty and terror. Just keep going, no feeling is final. A man who always learning from the ignored silence.

Seorang bijak pernah berkata "Tidak ada yang lebih menguras kesungguhanku, selain bersungguh-sungguh untuk berbuat Ikhla...
09/01/2021

Seorang bijak pernah berkata "Tidak ada yang lebih menguras kesungguhanku, selain bersungguh-sungguh untuk berbuat Ikhlas."

Kalimat di atas mengajak kita masuk ke dalam sebuah sudut pandang, bahwa Ikhlas adalah salah satu amalan/pebuatan yang tidak mudah dilakukan bagi setiap manusia bahkan oleh orang 'alim (orang yang berilmu) sekalipun.

Banyak dari kita sering terjebak untuk berbuat riya (sesuatu untuk mencari perhatian manusia dengan tujuan mengunggulkan diri sendiri. Atau tidak jadi "melakukan suatu kebaikan" karena takut dibilang riya oleh prasangka-prasangka manusia".. See, sungguh berat dan rumit untuk berlaku Ikhlas.

Jalan terakhir untuk keluar dari lingkaran ini adalah, lakukan apa yang terbaik dan husnuzzon kepada Allah, bahwa tidak niatan riya dalam diri ini tujuannya hanya satu untuk meraih keridhoan Allah.

Walau aku yakin kita adalah makhluk yang sering banyak lupanya, untuk meniatkan segala perbuatan hanya untuk Sang Maha terkadang berada di ujung kesadaran.

Beyond good and evilDi waktu yang lalu hidup ini kusadari adalah sebuah kompetisi. Kita hidup harus sampai pada puncak k...
24/12/2020

Beyond good and evil

Di waktu yang lalu hidup ini kusadari adalah sebuah kompetisi. Kita hidup harus sampai pada puncak kesuksesan. Namun kesuksesan itu maknanya sangat pribadi, rumit, entah kapan datangnya dan pastinya fana. Semua ini adalah pemaknaan pribadi.

Tapi benarkah hidup ini adalah kompetisi? Mengawali hari dengan terburu-buru, makan, minum, mandi, berangkat kerja supaya tidak terlambat, semuanya serba terburu-buru. Dan sialnya itu terus terulang. Ini tidak salah tapi cobalah pikirkan lagi.

Sampai-sampai ada yang nyeletuk.. Dasar Robot!

Sejak kapan sih, acuan hidup ini adalah ajang saling mengunggulkan diri? Seperti berlangsung begitu saja pada saat kita dewasa dan banyak berpikir.

Jika dipikirkan kembali, sebenarnya kehidupan ini tidak menuntut apa-apa dari kita. Kitalah yang menuntut sesuatu untuk menjadi sesuatu.

Berlomba meraih kehormatan, validasi, harta benda, dan yang lainnya untuk jaminan hari tua yang entah sampai atau tidak.

Sampai rela mengorbankan hati dan pikiran.

Dan benarkah dengan menempuh hidup sebagai perlombaan adalah jalan menuju kesuksesan? Yang mana sukses pun masih sangat abstrak seperti apa, dan bagaimana rasanya. Karena kita selalu belum bisa menuju ke sana.

Lalu pada akhirnya yang manusia butuhkan hanyalah ketenangan dan kedamaian.

Silakan, tanyakan pada diri masing-masing, untuk apa semua hal yang kita lakukan dan kumpulkan?
Bukankah yang di atas tadi adalah jawabannya.

Mari kita simak apa yang dikatakan Winston Churcill, "Kita hidup dari apa yang kita dapatkan, dan kita bahagia dari apa yang kita berikan". Sesimpel itu. Dan jika kita masih ingin berlomba, berlombalah dalam kebaikan seperti yang telah termaktub dalam al Quran, fastabiqul khoirot.

Saling berbagi, saling melengkapi supaya kita bisa seimbang.

instagram.com/shoffanbanany

24/11/2020
Kehidupan kita hanya menuju pada satu titik yaitu ajal."Journey to the end"Follow me and Get this wallpaper on my profil...
24/11/2020

Kehidupan kita hanya menuju pada satu titik yaitu ajal.
"Journey to the end"
Follow me and Get this wallpaper on my profile
Op:

"Face to Jellyface"Op:
24/11/2020

"Face to Jellyface"

Op:

Menerima takdir yang telah dituliskan olehNya bukan berarti pasrah dalam kesengsaraan.Koreksi kembali pikiran yang telah...
22/11/2020

Menerima takdir yang telah dituliskan olehNya bukan berarti pasrah dalam kesengsaraan.

Koreksi kembali pikiran yang telah kita yakini, karena tidak semuanya benar dan akan terjadi.

Menerima takdir adalah salah satu sumber kebahagiaan. Dan kita akan mudah utk bergantung hanya padaNya.

“Lovers don’t finally meet somewhere. They’re in each other all along.” – Rumi
22/11/2020

“Lovers don’t finally meet somewhere. They’re in each other all along.” – Rumi

Read the best book first, or you may not have a chance to read them at all.
22/11/2020

Read the best book first, or you may not have a chance to read them at all.

F I T R A Hterinspirasi dari lantunan do'a iftitahاَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ...
22/11/2020

F I T R A H

terinspirasi dari lantunan do'a iftitah

اَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ . اللَّهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ . اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَاىَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ “Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesalahan dan dosa-dosaku sebagaimana engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan dan dosa-dosaku sebagaimana bersihnya pakaian putih dari kotoran. Ya Allah cucilah aku dari dosa-dosaku dengan air, salju dan embun.”

NEW EARTH
22/11/2020

NEW EARTH

iqra.It does not matter how many books you have, but how good the books are which you have. -Seneca
22/11/2020

iqra.

It does not matter how many books you have, but how good the books are which you have. -Seneca

SUBSTANCEperhatikan.. ini diriku yang tak pernah mati.dirimu pun jua.instagram.com/shoffanbanany
30/04/2020

SUBSTANCE

perhatikan.. ini diriku yang tak pernah mati.

dirimu pun jua.

instagram.com/shoffanbanany

Address

Bogor

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Moxha posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Moxha:

Share

Category