27/01/2024
Di Kalimantan, ADA 4 KELUARGA DURIAN yang sudah ketahuan. ‘Mereka’ awalnya tumbuh liar, alias secara alami di hutan-hutan Kalimantan. Tapi, di sini uniknya. Kebanyakan durian asli Borneo ini, gak ada yang beraroma kuat. Manisnya juga gak banget. Dan bentuknya yang bener-bener antimainstream. Ini cocok untuk pemula yang ingin cicip durian hehe.
1. LAI
Ciri khasnya, durinya gak terlalu tajam. Tapi kalau buat nimpuk kepala ya sakit juga sih. Warna kulitnya kuning, dan nyaris gak ada aromanya. Buahnya berwarna oranye. Rasanya? Legit banget. Manisnya pas, teksturnya kenyal-kenyal lembut.
2. KERANTUNGAN
krantungan adalah yang paling dekat dengan durian pada umumnya. Dari warna kulit dan dagingnya. Namun perbedaan paling mencolok adalah bentuknya.
3. LAHUNG
Buahnya kecil-kecil, dagingnya tipis banget. Cuma bisa diemut, soalnya kalo digigit langsung kena biji. Teksturnya juga lembut-lembut benyek gitu. Uniknya, si merah lahung ini, gak punya ruas. Jadi cara bukanya harus dipotong jadi dua bagian.
4. TABELAK
Tabelak alias durian merah juga tidak terlalu populer. Warna kulit dari durian jenis ini macam-macam. Ada yang hijau, kuning, cokelat, dan merah. Namun buahnya sama, merah.
Tekstur dagingnya halus, lembut, manis, tapi kering. Baunya gak terlalu tajam. Menurut Wikipedia, itulah alasan durian merah ini dinamakan tabelak oleh warga Kalimantan
Kamu udh coba yang mana ??