Ada Ada Aja

Ada Ada Aja Cari Tau Yuk

Tentang Cilincing: Kecamatan Cilincing terletak di Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta, Indonesia.[2] Kecamatan ini adalah k...
01/01/2025

Tentang Cilincing:

Kecamatan Cilincing terletak di Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta, Indonesia.[2] Kecamatan ini adalah kecamatan dengan jumlah kelurahan terbanyak di Jakarta Utara. Di kecamatan ini terdapat kawasan berikat industri terpadu nasional yang memproduksi konveksi dengan beragam perusahaan baik nasional maupun perusahaan penanaman modal asing.

Kelurahan ini berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara, Kecamatan Koja dan Kelapa Gading di sebelah barat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi di sebelah timur, dan Kecamatan Cakung di sebelah selatan.

Sejarah Cilincing:

Kawasan Cilincing terletak di sebelah timur Pelabuhan Tanjung Priok, dewasa ini menjadi sebuah kecamatan. Kecamatan Cilincing, termasuk wilayah Kotamadya Jakarta Utara.

Nama Cilincing diambil dari nama anak sungai yang mengalir dari selatan ke utara, membelah kawasan tersebut. Cilincing lengkapnya berasal dari Ci Calincing. Kata Ci, adalah bahasa sunda, yang artinya sungai, seperti Citarum, Ciliwung, dan Ci Manuk. Cilincing adalah nama jenis pohon, sama dengan belimbing wuluh, averhrhoa Carambola L. Termasuk famili Oxalideae (Fillet 1883:292).

Walaupun letaknya cukup jauh untuk ukuran tiga abad yang lalu, ternyata di sana terdapat dua villa, tempat peristirahatan. Yang pertama adalah landhuis Cilincing yang dibangun oleh Justinus Vinck pada tahun 1740 dan sampai sekarang masih dapat dilihat, walaupun keadaannya tidak begitu menggembirakan. Dewasa ini bangunan tersebut dihuni beberapa pensiunan anggota kepolisian, dan dikenal dengan sebutan Rumah Veteran.

Yang kedua adalah landhuis Vredestein yang dibangun oleh mantan Gubernur Pantai Utara Jawa, Nicolaas Hartingh, pada tahun 1750. Landhuis yang kedua itu sekarang sudah tidak ada bekas – bekasnya.

Dalam sejarah Jakarta, Cilincing memegang peranan cukup penting, karena di sanalah pada tanggal 4 Agustus 1811 pasukan balatentara Inggris yang jumlahnya hamper 12.000 orang, mendarat tanpa mendapat perlawanan dari pihak Belanda, yang pada masa itu berada di bawah kekuasaan Prancis (J.R. van Diesen 1889:303).

Source: Wikipedia
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Cilincing,_Jakarta_Utara



* Sejarah Pasar Jatinegara (Mester):Pasar Jatinegara adalah sebuah pasar yang berada di kawasan Jatinegara, Jakarta Timu...
01/01/2025

* Sejarah Pasar Jatinegara (Mester):

Pasar Jatinegara adalah sebuah pasar yang berada di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Pasar ini berdekatan dengan Pusat Grosir Jatinegara, Sinar Timur Jatinegara, SMP Negeri 14 Jakarta dan Stasiun Jatinegara. Pasar ini dahulu bernama Mester Passer (Pasar Mester) dan pasar ini di lalui oleh Trem Batavia. Pasar ini juga disebut Pasar Kamis karena dahulu pasar ini dibuka setiap hari kamis.

Pada masa penjajahan Belanda, Jatinegara merupakan pusat dari kabupaten yang dikenal sebagai Meester Cornelis. Kabupaten Jatinegara saat itu meliputi Bekasi, Cikarang, Matraman, Tebet, Kramat Jati, Mampang, Pondok Gede, Pasar Rebo, Pancoran dan Kebayoran. Nama Meester Cornelis diganti menjadi Jatinegara pada masa pendudukan Jepang sekitar tahun 1942. Meskipun demikian, nama Jatinegara yang berarti ‘negara sejati’ itu sudah dipopulerkan oleh Pangeran Ahmad Jayakarta saat dia mendirikan perkampungan Jatinegara Kaum di wilayah Pulo Gadung, Jakarta Timur. Versi lain mengatakan bahwa nama Jatinegara diadaptasi dari banyaknya pohon jati yang masih ditemukan di kawasan tersebut pada masa pendudukan Jepang, sehingga nama Meester Cornelis diganti menjadi Jatinegara.[1]

Pada pertengahan abad ke 17, Belanda memberikan izin pembukaan hutan di sebuah kawasan yang jaraknya kira-kira 15-20 kilometer dari Batavia kepada Cornelis Senen (seorang guru agama Kristen). Cornelis Senen adalah seorang keturunan Portugis yang berasal dari Lontor, Pulau Banda. Dia mampu berkhotbah dalam bahasa Melayu maupun Portugis (Kreol). Cornellis Senen biasa dipanggil Meester yang berarti tuan guru. Konon dia ditolak oleh panitia ujian saat dia ingin menempuh ujian untuk menjadi seorang pendeta pada tahun 1657. Bisa jadi dia ditolak karena dia bukan asli keturunan Belanda. Namun, dia diberi hak untuk membuka hutan dan menebang pohon jati di tepi sungai Ciliwung. Hutan yang dibukanya kini menjadi daerah padat penduduk yang dikenal sebagai Jatinegara. Nama Meester sendiri diabadikan menjadi Pasar Meester.

* Pasar Jatinegara Sekarang :

Pasar Lama Jatinegara atau lebih dikenal dengan Pasar Mester, merupakan pusat ekonomi bagi warga Jatinegara. Pasar Lama Jatinegara mempunyai banyak deret bangunan di mana dulunya dikenal dengan bangunan Belanda. Di sekitar pasar tersebut juga terdapat pedagang-pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya mulai dari pukul 7 pagi hingga pukul 6 sore.

Pasar ini ramai pada tanggal-tanggal muda, di mana orang-orang baru saja mendapatkan penghasilan. Ketika terjadi kerusuhan pada tahun 1998, pasar ini juga menjadi tujuan penjarahan. Pada tahun 2007, pasar Jatinegara juga sempat mengalami kebakaran di bagian depan. Ketika itu api berasal dari sebuah warung makan karena adanya arus pendek. Beberapa toko habis dilalap api. Kegiatan pasar sempat berhenti sejenak, tetapi keesokan harinya kegiatan pasar kembali aktif.

Di sekitar pasar ini banyak terdapat peninggalan sejarah berupa rumah-rumah Tionghoa lama, tentunya hal itu mengindikasikan sebagai Pecinan. Objek sejarah lain yang terdapat di Jatinegara yaitu: Gereja Koinonia yang dibangun akhir abad ke-19, SMP Negeri 14 Jakarta, Stasiun Jatinegara, Gedung Eks. Kodim 0505, Kantor Pos Jatinegara, Toko Sedap Djaja (d/h Wong Hin) ;produsen Kopi Bis Kota, Klenteng Fu De Gong (Hok Tek Tjeng Sien)

Source: Wikipedia
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pasar_Jatinegara

Source Foto : Bintaro Hoepoedio

https://id.pinterest.com/pin/475552041903913054/




Address

Jalan Anugerah Raya No 14
Bekasi
17411

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ada Ada Aja posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category