Solusi langsing sehat alami

Solusi langsing sehat alami live streaming game

berbagai penyakit ini mengintai jika seseorang mengalami berat badan berlebih.1. Tekanan darah tinggiJaringan lemak tamb...
08/06/2020

berbagai penyakit ini mengintai jika seseorang mengalami berat badan berlebih.

1. Tekanan darah tinggi

Jaringan lemak tambahan dalam tubuh membutuhkan oksigen dan nutrisi agar tetap hidup. Ini membuat pembuluh darah mengalirkan lebih banyak darah ke jaringan lemak dan meningkatkan beban kerja jantung.

Lebih banyak darah yang bersirkulasi berarti lebih banyak tekanan pada dinding arteri. Tekanan yang lebih tinggi meningkatkan tekanan darah. Selain itu, tambahan berat badan bisa meningkatkan detak jantung dan mengurangi kemampuan tubuh untuk mengangkut darah lewat pembuluh.

2. Diabetes

Obesitas menjadi penyebab utama diabetes tipe 2. Jenis ini sering terjadi pada orang dewasa, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada anak-anak. Obesitas juga menyebabkan resistensi terhadap insulin dan menyebabkan meningkatnya gula darah.



Orang bilang, sekarang bukan zamannya dukun. Kok percaya kabar kibul soal kesehatan? Ayo gabung jadi Pegiat Cek Fakta Liputan6.com!

Daftar di sini
2 dari 5 halaman
Jantung dan persendian
Ilustrasi Badan Gemuk atau Obesitas (iStockphoto)
Ilustrasi Badan Gemuk atau Obesitas (iStockphoto)
3. Penyakit jantung

Orang yang gemuk berisiko 10 kali lebih banyak terkena pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis. Penyakit arteri koroner juga bisa terjadi karena timbunan lemak menumpuk di arteri yang memasok jantung.

Penyempitan arteri dan berkurangnya aliran darah ke jantung bisa menyebabkan nyeri dada atau angina serta serangan jantung. Di sisi lain, gumpalan darah yang terbentuk di arteri yang menyempit dan menimbulkan stroke.

4. Masalah persendian

Obesitas juga berpengaruh pada kinerja lutut dan pinggul karena tekanan yang dibebankan pada persendian akibat berat tambahan. Operasi penggantian sendi yang banyak dilakukan bukan solusi tepat bagi mereka yang terkena obesitas karena berisiko tinggi, bahkan bisa menyebabkan kerusakan lanjutan.



3 dari 5 halaman
Pernapasan dan kanker
Narti Sunarti
Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang mengevakuasi penderita obesitas akut, Narti Sunarti, ke RSUD Karawang. (Liputan6.com/ Abramena)
5. Masalah tidur dan pernapasan

Sleep apnea menyebabkan orang berhenti bernapas untuk sesaat. Hal ini mengganggu tidur malam dan menyebabkan rasa kantuk di siang hari. Kondisi tersebut juga menyebabkan dengkuran yang berat. Sementara itu, masalah pernapasan terkait obesitas terjadi ketika berat dinding dada bertambah dan menekan paru-paru sehingga napas menjadi terbatas.

6. Kanker

Tidak banyak diketahui, obesitas ternyata juga meningkatkan risiko kanker. Pada wanita misalnya, kelebihan berat badan bisa menyebabkan kanker payudara, kantung empedu, dan rahim. Untuk pria, risiko terkena kanker usus besar dan prostat juga lebih tinggi.



4 dari 5 halaman
Sindrom metabolik dan masalah mental
Melihat Terapi Bekam Penurun Berat Badan di China
Seorang wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas berolahraga di klinik penurun berat badan di Changchun, Jilin, China, Selasa (17/7). (STR/AFP)
7. Sindrom metabolik

Sindrom metabolik merupakan faktor risiko kompleks untuk penyakit kardiovaskular. Mereka adalah: obesitas perut, peningkatan kolesterol darah, peningkatan tekanan darah, resistensi insulin dengan atau tanpa intoleransi glukosa, peningkatan komponen darah tertentu yang mengindikasikan peradangan, serta peningkatan faktor pembekuan darah tertentu.

8. Efek psikososial

Dalam beberapa budaya, orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas sering terkait dengan kemalasan. Namun, bukan hanya itu faktor yang terkait dengan obesitas. Masalah mental bisa muncul pada orang obesitas akibat adanya bias, diskriminasi, bahkan stres.

::Pengen Diet Tapi Kok Malah Jadi Gemuk? Ini Lho Penyebabnya!Apapun makanan yang masuk ke dalam tubuh seharusnyalah tida...
08/06/2020

::Pengen Diet Tapi Kok Malah Jadi Gemuk? Ini Lho Penyebabnya!

Apapun makanan yang masuk ke dalam tubuh seharusnyalah tidak berlebihan. Meskipun makanan tersebut diklaim kaya gizi dan cocok untuk dijadikan menu diet. Tapi kuncinya kembali kepada diri sendiri, sudah cukupkah porsi yang Anda konsumsi atau belum puaskah jika tidak menghabiskan semuanya?

Untuk memahaminya lebih jauh, yuk disimak beberapa makanan diet yang tak baik jika dikonsumsi terlalu banyak berikut ini:

1. Buah yang dikeringkan

Buah memang menyehatkan. Tapi buah yang dikeringkan mungkin bahkan lebih buruk daripada buah cair. Buah kering secara alami mengandung banyak gula dan kalori dan produsen sering menambahkan gula dalam proses pembuatannya. Ini pada dasarnya hanya seperti makan permen. Pilihlah buah segar, tapi batasi asupan buah manis seperti pisang, anggur dan mangga.

2. Air Kelapa

Air kelapa mengandung elektrolit, seperti natrium dan kalium, yang dapat membantu dalam pemulihan pasca latihan. Tapi Anda tak butuh elektrolit tambahan kecuali telah berlari lebih dari satu jam. Minumlah air putih untuk alternatif yang lebih menyehatkan.

3. Agave

Karena orang ngeri dengan jahatnya efek pemanis buatan, banyak yang memilih menggunakan agave untuk menambah rasa minuman dan makanan mereka. Sebenarnya, ini merupakan langkah yang lebih buruk. Agave terbuat dari bahan utama dalam tequila, pemanis ini lebih banyak kalorinya dibandingkan gula. Fruktosa yang dikandungnya sangat tinggi, sehingga buruk bagi kesehatan jantung dan memicu diabetes.

4. Supergrains

Supergrains seperti quinoa, farro, dan freekeh memang menyehatkan dan lezat. Tapi banyak orang tak bisa mengendalikan keinginan mereka untuk mengonsumsinya. Quinoa tinggi protein, asam amino, serat dan potasium. Farro memiliki senyawa yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan kolesterol. Sementara freekeh tinggi serat. Tapi para ahli hanya merekomendasikan untuk mengonsumsinya sebanyak 1 kepalan tangan saja karena sangat tinggi kalori.

5. Makanan mentah

Banyak makanan mentah seperti kubis, wortel, dan seledri memang menyehatkan. Tapi lihatlah temannya untuk memakannya. Sebut saja mentega kacang dan bubur buah. Makan sampai kenyang tidak akan membantu Anda menurunkan berat badan meskipun menghapus makanan yang dimasak sekalipun dari diet Anda.

Jadi tahu kan apa penyebab berat badan Anda tak turun-turun?

Like dan share ya sis kalau informasi ini bermanfaat :)

:: Ingin Diet Sukses? Kenali Lima Jenis Lapar IniMenginginkan badan langsing dan sehat adalah alasan di balik banyak ora...
08/06/2020

:: Ingin Diet Sukses? Kenali Lima Jenis Lapar Ini

Menginginkan badan langsing dan sehat adalah alasan di balik banyak orang melakukan diet ketat. Terutama kaum wanita. Namun, semua kerja keras itu percuma bila Anda tidak bisa mengontrol rasa lapar.

Untuk mendapatkan hasil optimal dalam penurunan berat badan, Anda harus kenali rasa lapar yang dirasakan. Apakah itu termasuk lapar palsu atau Anda benar-benar lapar.

Berikut beberapa perbedaan jenis lapar seperti dilansir dari Foxnews:

1. Lapar nyata

Jenis lapar ini adalah yang paling penting. Tubuh memberitahu Anda bahwa ia butuh asupan makanan dan nutrisi. Susan Alber, seorang penulis EatQ mengatakan, bahwa lapar jenis ini ditandai dengan gula darah rendah, sakit kepala, dan tidak bertenaga.

2. Lapar bosan

Lapar jenis ini sering terjadi karena bingung harus melakukan apa. Pada akhirnya membuka kulkas, lalu mengunyah apa yang ada di sana. Alihkan hal itu dengan beberapa aktivitas lain yang bisa dilakukan. Seperti membaca majalah, menikmati udara luar, mengobrol bersama teman dekat atau berjalan dengan hewan peliharaan.

3. Lapar marah

Saat dalam keadaan marah, orang cenderung ngemil makanan yang manis-manis. Ini karena pemikiran sedang tidak fokus dan mudah marah. Sebaiknya Anda mengonsumsi makanan karbohidrat sehat, seperti buah atau biskuit gandum untuk mengembalikan kadar gula rendah.

4. Lapar stres

Saat pikiran sedang tidak fokus dan stres, Anda akan lebih memilih makan keripik atau kue-kue manis dibanding buah atau makanan sehat lainnya. Journal of Consumer Psychology menjelaskan, lebih baik alihkan dengan makan buah untuk membantu otak tetap terdorong secara alami dan dimanjakan meski suasana hati buruk. Tidak akan terjadi kenaikan berat badan dan diet Anda tetap berjalan lancar

5. Lapar PMS

Saat PMS, ada perubahan terhadap hormon wanita dan membuat nafsu makan lebih tinggi. Jangan dihindari karena itu akan sangat sulit, lebih baik ganti menu "ngidam" Anda. Perhatikan tanda lapar yang dirasakan. Gejala ini lambat laun akan memudar dan seimbang kembali.

Like dan share ya sis kalau info ini bermanfaat :)

Bahaya Badan Terlalu Gemuk         Bahaya kegemukan salah satunya adalah meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyaki...
08/06/2020

Bahaya Badan Terlalu Gemuk

Bahaya kegemukan salah satunya adalah meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit. Memiliki lemak berlebih dalam tubuh, khususnya di daerah pinggang, akan menambah risiko gangguan kesehatan yang serius dan dikaitkan dengan risiko berkembangnya beberapa jenis penyakit seperti kanker dan penyakit jantung.

Jangan sepelekan bahaya yang mengintai dari kegemukan. Berat badan yang ideal sangat baik bagi penunjang kesehatan. Karenanya, penting bagi kita untuk menjaga berat badan agar tidak terlalu gemuk, khususnya bagi mereka yang dalam keluarganya memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi, diabetes, sakit jantung, dan kadar kolesterol tinggi. Jika ada anggota keluarga yang mengidap penyakit ini, menurunkan berat badan dapat mengurangi risiko terkena penyakit serupa.

Bahaya Badan Terlalu Gemuk

Banyak gangguan, baik secara fisik maupun psikis, yang dapat muncul sebagai akibat dari kegemukan, di antaranya:

Penyakit kronis
Munculnya penyakit kronis merupakan bahaya kegemukan yang sangat perlu diwaspadai. Penyakit-penyakit yang paling sering dikaitkan dengan bahaya kegemukan, antara lain penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, penyakit hati dan kandung empedu. Kelebihan berat badan juga dapat memengaruhi kinerja hormon insulin penyebab diabetes, yang akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Lemak berlebih mengganggu jantung karena menimbulkan timbunan kolesterol, kenaikan tekanan darah, dan penyumbatan arteri. Pada wanita, bahaya kegemukan dapat mengakibatkan datang bulan yang tidak teratur, kesulitan untuk hamil, infertilitas.

Menyebabkan gangguan tidur

Orang yang terlalu gemuk lebih berisiko mengalami gangguan tidur. Salah satunya adalah sleep apnea, yaitu kondisi saat orang berhenti bernapas beberapa kali saat tidur. Ini merupakan salah satu gangguan tidur yang serius. Kondisi ini membuat kadar oksigen turun drastis, sehingga memengaruhi jantung dan pembuluh darah serta meningkatkan risiko diabetes dan stroke.

Menyebabkan gangguan pada lutut dan pinggang

Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Di samping itu Anda juga berisiko mengalami nyeri pada sendi lutut dan punggung akibat tubuh menopang beban yang berlebih.

Meningkatkan risiko terkena kanker

Pada pria, kegemukan juga dapat mengakibatkan meningkatnya risiko terkena berbagai jenis kanker, seperti kanker esofagus, kanker ginjal, kanker pankreas, kanker tiroid, dan kanker kolon. Sementara pada wanita, kegemukan dapat meningkatkan risiko terkena kanker ginjal, kanker kandung empedu, kanker esofagus, dan kanker rahim.

Diskriminasi dan tidak percaya diri

Remaja yang memiliki tubuh gemuk cenderung memiliki masalah psikologis dan sosial. Mereka dapat tumbuh menjadi remaja yang tidak percaya diri dan mengalami diskriminasi atau perundungan (bullying) dari teman-teman sekitarnya

:: 5 Makanan Enak Yang Membuat Langsing ::Pada umumnya rasa makanan yang kita kenal adalah rasa asin, pahit, manis dan j...
08/06/2020

:: 5 Makanan Enak Yang Membuat Langsing ::

Pada umumnya rasa makanan yang kita kenal adalah rasa asin, pahit, manis dan juga asam, selain itu terdapat rasa lain yang kita sering rasakan, yaitu rasa gurih atau sering disebut umami. Menurut penelitian rasa gurih mempunyai efek yang unik terhadap nafsu makan seseorang. Rasa gurih dapat memberikan rasa kenyang lebih lama pada mulut. Karena itu, makanan-makanan gurih mungkin dapat mengurangi berat badan dan melangsingkan tubuh karena rasa kenyang yang lebih lama. Berikut, kami menyediakan beberapa makanan enak yang membuat langsing dan juga memiliki gizi yang tinggi.

1. Jamur

Jamur adalah salah satu makanan yang gurih dan memiliki gizi yang tinggi. Walaupun jamur mengandung 2o kalori setiap mangkuknya, jamur memiliki banyak vitamin D yang dibutuhkan tubuh dan dapat menekan resiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, osteoporosis, dan kanker jenis tertentu. Jika Anda kurang mengkonsumsi vitamin D, Anda mungkin akan mengkonsumsi lebih banyak lemak dengan kadar lemak perut lebih tinggi. Mengkonsumsi jamur juga dapat membantu melawan proses penuaan dan penyakit jantung.

2. Truffle

Walaupun Truffle adalah jenis makanan yang cukup langka dan mahal, namun makanan ini memiliki rasa gurih yang sangat kental. Jenis jamur truffle ini bahkan disebut sebagai “berlian di dapur” karena rasanya yang luar biasa dan gizinya yang sangat tinggi.

3. Teh Hijau

Mungkin beberapa dari wanita mengetahui jika teh hijau sangatlah kaya akan manfaat terutama untuk Anda yang ingin melangsingkan tubuh. Mengkonsumsi teh hijau secara rutin dapat menurunkan risiko obesitas, penyakit jantung, tekanan darah, kanker, dan osteoporosis, sekaligus manfaat perlawanan terhadap proses penuaan.

4. Rumput Laut

Selain teh hijau, rumput laut juga memiliki manfaat yang sangat banyak seperti untuk kesehatan jantung dan juga mengurangi berat badan. Beberapa penelitian baru menyimpulkan bahwa banyaknya protein dalam rumput laut dapat menjadi obat tekanan darah tinggi karena komponen di dalamnya dapat membakar lemak tubuh lebih banyak.

5. Tomat

Ketika dipanaskan, kadar gurih yang terdapat pada tomat akan meningkat. Rasa umami dari jenis sayuran ini juga dikatakan lebih mampu dirasakan oleh usus, sehingga lebih efektif dalam menekan nafsu makan.

Nah itulah beberapa makanan gurih yang dapat membuat langsing dan juga memiliki gizi yang cukup tinggi. Anda tentunya tetap dapat menyantap makanan yang enak tanpa takut berat badan bertambah. Semoga artikel ini membantu.

Sumber: Kompas

Like dan Share ya sis kalau info ini bermanfaat :)

:: Tubuh Langsing Dengan Tidur Yang Sehat ::Tak harus melalui proses yang menyiksa dan rumit, mendapatkan badan ideal ru...
08/06/2020

:: Tubuh Langsing Dengan Tidur Yang Sehat ::

Tak harus melalui proses yang menyiksa dan rumit, mendapatkan badan ideal rupanya dapat dimulai dengan kebutuhan tidur yang cukup. Karena dalam penelitian kebanyakan atau kekurangan tidur sering berdampak pada peningkatan risikon penambahan berat badan.

Seperti dikutip dari Mag for Women, kualitas tidur dan kuantitas tidur haruslah cukup, jika Anda ingin berat dan bentuk tubuh Anda lebih ideal. Karena ada beberapa faktor yang dapat membuat kebutuhan tidur sering berpengaruh pada kualitas fisik tubuh Anda. Berikut diantaranya :

1. Kontrol Metabolisme.

Sistem metabolisme yang buruk sering berdampak para proses pencernaan makanan. Dengan kata lain, kondisi ini akan membuat Anda mudah lapar, dan memasukkan berbagai jenis makanan di mulut Anda. Dengan tidur yang baik, sistem kerja metabolisme tubuh akan lebih terkontrol. Dan hal ini akan membuat nafsu makan Anda ikut terkontrol.

2. Tekan risiko stres

Sudah bukan rahasia lagi hormon koristol yang tinggi karena stres juga membuat nafsu makan Anda kian meningkat. Hal ini yang membuat bentuk dan berat tumbuh Anda akan semakin besar. Untuk mengatasinya, tekan produksi hormon koristol penyebab stres dengan kualitas tidur yang cukup dan baik.

3. Faktor Ghrelin dan Leptin

Ghrelin dan Leptin adalah hormon yang dapat membuat makan kita lebih banyak. Kualitas tidur yang buruk, biasanya membuat peroduksi kedua hormon ini meningkat. Oleh karena itu, kurangi dan tekan produksi hormon Ghrelin dan Leptin dengan kualitas tidur yang baik.

4. Insulin

Insulin adalah nutrisi yang baik untuk menghancurkan timbunan lemak di dalam tubuh. Kurangnya tidur sering berdampak pada penurunan produksi insulin hingga 30%. Maka dari itu, kualitas tidur sering disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi bentuk dan berat tubuh ideal Anda.

Contekan Menu Diet Sehat untuk Santap Pagi, Siang dan Malam HariMenu diet sehat merupakan daftar makanan bergizi seimban...
08/06/2020

Contekan Menu Diet Sehat untuk Santap Pagi, Siang dan Malam Hari

Menu diet sehat merupakan daftar makanan bergizi seimbang dengan kadar yang disesuaikan oleh kebutuhan tubuh tiap harinya. Menu ini tidak hanya diperuntukkan untuk kalangan yang ingin menguruskan badan saja, melainkan untuk semua orang yang ingin hidup sehat.

Tiap harinya, tubuh perlu diberi asupan yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, berbagai vitamin dan mineral, serta air untuk menunjang kinerjanya.

Mengapa zat tersebut begitu penting untuk tubuh? Ini penjelasannya:

Karbohidrat. Sumber energi utama tubuh berasal dari karbohidrat. Otak juga dapat bekerja maksimal jika mendapat asupan ini secara cukup. Contoh karbohidrat yang baik yaitu makanan yang terbuat dari susu, biji gandum utuh, sayuran, buah, dan kacang-kacangan. Karbohidrat yang harus Anda batasi pengonsumsiannya antara lain nasi putih, minuman buah kemasan, minuman bersoda, keripik kentang, permen, dan kue-kue yang manis.
Protein. Zat ini merupakan sumber energi bagi tubuh. Asupan protein yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan tubuh, membantu menjaga kesehatan tubuh, serta membantu tubuh menyembuhkan dirinya sendiri. Protein dapat ditemui pada telur, ikan, daging, kedelai, daging unggas, keju, dan kacang-kacangan.
Lemak. Anda mungkin menghindar jika ada makanan yang mengandung lemak. Namun, makanan berlemak tidak melulu harus dihindari. Tubuh juga butuh asupan lemak untuk menjaga struktur sel dan membantu membran sel berfungsi dengan baik, menjaga sistem imun, dan membantu tubuh menyerap vitamin. Meski begitu, Anda harus tahu batasan dalam mengonsumsi makanan berlemak agar tidak berdampak butuk bagi tubuh seperti kenaikan berat badan, risiko terkena penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya. Pilih makanan berlemak yang baik seperti ikan, daging unggas tanpa lemak, minyak dari sayuran (minyak zaitun). Batasi makanan berlemak seperti piza, burger, sosis, dan makanan cepat saji.
Vitamin dan mineral. Kedua zat ini dapat membantu organ-organ tubuh dalam menjalankan fungsinya. Vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh antara lain vitamin A, B, C, D, E, dan K. Sementara mineral yang dibutuhkan tubuh seperti kalsium, zat besi, kalium, zinc, dan selenium.
Air. Cairan ini memang tidak memiliki nutrisi, namun air bisa menghidrasi tubuh. Sekitar setengah dari komposisi tubuh Anda terdiri dari air. Selain dari air minum, Anda bisa mendapat cairan dari makanan seperti buah dan sayuran.

Semua kandungan di atas bisa Anda dapatkan dalam menu diet sehat.

Selain memperhatikan nilai gizinya, makanan yang harus ada di menu diet sehat juga harus disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian Anda. Tiap individu memiliki kebutuhan kalori yang berbeda-beda. Namun rata-rata orang dewasa membutuhkan 2000 kalori tiap harinya. Konsultasikan pada ahli gizi agar Anda bisa mengetahui jumlah kalori yang sesuai dengan kondisi tubuh seperti usia, jenis kelamin, aktivitas fisik harian, metabolisme, tinggi dan berat badan, serta hormon.

Makan berdasarkan kebutuhan kalori sangatlah penting, khususnya untuk Anda yang ingin menguruskan atau menjaga berat badan. Kalori dapat membuat tubuh berenergi. Namun, pengonsumsian kalori yang melebihi dari yang tubuh butuhkan dapat membuatnya menumpuk di tubuh dan tersimpan sebagai lemak.

Berikut menu diet sehat 2000 kalori yang bisa Anda terapkan untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Meski dinamakan menu diet sehat, lidah Anda masih bisa dimanjakan oleh variasi makanan ini.

Sarapan. Anda bisa mengisi perut Anda dengan mengonsumsi semangkuk sereal dengan taburan kismis dan susu bebas lemak. Setelah itu, satu buah pisang berukuran kecil dan satu lembar roti gandum dengan olesan margarin dan selai jelly bisa Anda santap.

Pilihan sarapan sehat lainnya yaitu oatmeal yang dicampur kismis dan dimasak dengan margarin. Untuk minumannya, Anda bisa menenggak jus jeruk (250 ml) dan susu tanpa lemak (120 ml).

Makan siang. Anda bisa membuat sandwich yang terdri dari roti gandum, ayam, selada, tumis jamur, dan saus mustard. Akhiri makan siang Anda dengan kentang rebus 200 gram.

Makan malam. Capcay tahu dengan sayuran dan paprika, semangkuk nasi merah dan satu cangkir es teh lemon sekitar 250 ml.

Variasi makan malam lainnya yang bisa Anda coba yaitu 140 gram salmon panggang ditaburi daun seledri, bawang, dan remah-remah roti. Sajikan dengan nasi, 125 gram brokoli kukus, dan kacang almond. Akhiri makan malam dengan susu tanpa lemak (250 ml).

Camilan. Contoh camilan yang bisa Anda konsumsi tiap hari terdiri dari 245 gram yogurt rendah lemak dicampur buah-buahan.

Mungkin ada saatnya Anda bosan dengan makanan sehat dan ingin mengonsumsi makanan dengan kadar lemak dan kalori tinggi seperti makanan cepat saji. Anda bisa mengonsumsinya pada hari tertentu, misalnya tiap hari minggu. Namun, keesokan harinya, Anda harus mengonsumsi makanan yang rendah kalori guna menghindari penumpukan kalori pada tubuh.

OBESITAS PENYEBAB  DIAGNOSIS PENGOBATAN  KOMPLIKASIPengertian Obesitas         Obesitas adalah kondisi kronis akibat pen...
08/06/2020

OBESITAS PENYEBAB DIAGNOSIS PENGOBATAN KOMPLIKASI

Pengertian Obesitas

Obesitas adalah kondisi kronis akibat penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Obesitas terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk lemak. Apabila kondisi tersebut terjadi dalam waktu yang lama, maka akan menambah berat badan hingga mengalami obesitas.

Masalah obesitas semakin meningkat di dunia. Hal ini menjadi tantangan yang besar dalam mencegah pertumbuhan penyakit kronis di dunia. Obesitas juga dipicu pertumbuhan industri dan ekonomi, serta perubahan gaya hidup, asupan nutrisi yang semakin banyak dari makanan olahan, atau diet dengan tinggi kalori.

Obesitas

Berdasarkan data WHO tahun 2016, sekitar 650 juta penduduk berusia dewasa mengalami obesitas, sedangkan 340 juta anak-anak dan remaja usia 5 hingga 19 tahun mengalami berat badan berlebih. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2010, diperkirakan terdapat 23% orang dewasa mengalami obesitas, dan wanita lebih banyak yang mengalaminya dibanding dengan pria.

Masalah obesitas ini terkait dengan peningkatan jumlah kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes, serta beberapa penyakit kanker. Jumlah kematian penderita obesitas yang disertai sejumlah penyakit tersebut lebih banyak dibanding penderita dengan berat badan yang normal.

Penyebab Obesitas
Obesitas terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalori tanpa melakukan aktivitas fisik untuk membakar kalori berlebih tersebut. Kalori yang tidak digunakan itu selanjutnya diubah menjadi lemak di dalam tubuh, sehingga membuat seseorang mengalami pertambahan berat badan hingga akhirnya obesitas. Faktor-faktor lain penyebab obesitas adalah:

Faktor keturunan atau genetik
Efek samping obat-obatan
Kehamilan
Kurang tidur
Pertambahan usia
Penyakit atau masalah medis tertentu
Diagnosis Obesitas
Seseorang dewasa dinyatakan mengalami obesitas, jika indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 25. Perhitungan tersebut didapat dengan membandingkan berat badan dengan tinggi badan. Nilai IMT ini digunakan untuk mengetahui berat badan seseorang normal, kurang atau berlebih, hingga obesitas.

Penanganan obesitas ditujukan untuk mencapai dan mempertahankan berat badan yang normal dan sehat. Untuk mencapai tujuan ini, maka perlu dilakukan perubahan pola makan, melakukan beberapa cara menahan nafsu makan, dan peningkatan aktivitas fisik. Di samping itu, ada beberapa metode pengobatan lain untuk mengatasi obesitas, misalnya:

Mengonsumsi obat penurun berat badan
Mengikuti konseling dan support group untuk mengatasi masalah psikologis terkait berat badan.
Menjalani operasi bariatrik untuk mengobati obesitas pasien.
Penurunan berat badan, meski dalam jumlah kecil, dan mempertahankannya secara stabil dapat mengurangi risiko seseorang mengalami komplikasi penyakit terkait obesitas.

Komplikasi Obesitas
Penumpukan lemak tubuh ini meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan serius, seperti penyakit jantung, diabetes, atau hipertensi. Obesitas juga dapat menyebabkan gangguan kualitas hidup dan masalah psikologi, seperti kurang percaya diri hingga depresi

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah kondisi yang biasanya diakibatkan pola hidup yang tidak sehat. Kondisi ini be...
08/06/2020

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah kondisi yang biasanya diakibatkan pola hidup yang tidak sehat. Kondisi ini berbahaya dan berdampak negatif bagi kesehatan karena obesitas dapat memicu datangnya penyakit yang serius, seperti jantung maupun diabetes. Dampak negatif obesitas, antara lain:

1. Sulit Bernapas

Hal yang dialami orang kegemukan adalah sulit bernapas dan napasnya cenderung pendek. Disebabkan karena adanya lemak yang menumpuk pada daerah dada dan leher, sehingga mengalami kesulitan bernafas baik untuk menghirup atau mengeluarkan udara.

Munculnya Masalah Kulit
Salah satu dampak negatif obesitas adalah munculnya masalah pada kulit yang diakibatkan perubahan hormon. Timbunan lemak berlebih akan membuat kulit lebih lebar yang akhirnya menciptakan garis-garis halus. Lipatan lemak juga membuat jamur dan bakteri tumbuh dan berkembang yang memicu terjadi infeksi pada kulit.

Enggak hanya itu saja. Tahukah kamu bahwa psoriasis mungkin juga terkait dengan berat badan. Dengan kata lain, orang yang mengalami obesitas lebih berisiko mengalami psoriasis. Para dokter tidak tahu mana yang lebih dulu terjadi, tetapi yang pasti, sel-sel lemak dipercaya dapat memicu terjadinya peradangan. Obesitas juga sudah terbukti dapat memperparah kondisi psoriasis seseorang.

Nyeri Persendian dan Otot Kaki
Orang yang mengalami berat badan berlebihan sering mengalami nyeri pada pada persendian dan otot kaki. Nyeri lutut secara terus-menerus dapat merusak postur tubuh. Semua hal tersebut terjadi karena kelebihan berat badan yang menambah beban atau tekanan pada lutut dan pergelangan kaki.
Baca juga: Obesitas Lebih Berisiko Terkena Asam Urat?

Asam Lambung Naik
Kelebihan berat badan bisa memicu asam lambung naik hingga ke kerongkongan. Jika hal tersebut terjadi, pengidap akan merasakan sensasi terbakar, rasa sakit dan tekanan di sekitar dada dan leher. Penyebabnya adalah lemak yang menekan daerah lambung yang bersifat asam naik.
5. Depresi
Kegemukan juga bisa memicu depresi. Orang yang merasa dirinya gendut atau kegemukan cenderung lebih mudah stres itu dikarenakan perasaan rendah diri menjadi salah satu faktor pendorong pengidap menjadi lebih mudah stres depresi.
Baca juga: 5 Penyebab Depresi yang Sering Diabaikan

Mendengkur
Pengidap akan mengalami gangguan tidur yang identik dengan mendengkur. Hal ini disebabkan jaringan lemak pada leher menekan saluran napas bagian atas, terutama ketika berbaring, yang membuat pengidap berisiko untuk mendengkur.

Obesitas dan mendengkur bukan hanya soal lemak di leher saja. Obesitas sentral, di mana lemak ditemukan di sekitar perut dan dada, juga dapat memperburuk mendengkur yang menyebabkan sleep apnea. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mendengkur sangat kencang dan berhenti bernapas sebentar saat tidur. Akibatnya, pengidap akan merasa mengantuk di siang hari dan kondisi ini juga dapat membuat risiko penyakit jantung dan stroke meningkat.

Sakit Punggung
Tidak sedikit dari pengidap mengeluhkan sakit punggung. Lemak yang menumpuk akan menambah beban pada tulang belakang. Jika tidak segera menurunkan berat badan, nyeri punggung bisa berlanjut, dan meningkatkan patah tulang dari dalam.

Hipertensi
Salah satu risiko yang dialami pengidap adalah meningkatnya tekanan darah perifer. Banyak pengidap obesitas mengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi dan akhirnya memicu penyakit jantung.
9. Menstruasi Tidak Teratur

Datang bulan atau menstruasi tidak teratur diakibatkan faktor ketidakseimbangan hormon. Ketidakseimbangan ini pada umumnya dipicu oleh kondisi obesitas. Kelebihan lemak dapat memengaruhi kinerja hormon yang membuatnya tidak berfungsi dengan normal.

10. Varises
Varises terjadi saat vena melebar yang diakibatkan karena melemahnya dinding pembuluh darah. Gumpalan pembuluh darah berwarna ungu atau biru menjadi pertanda munculnya varises.

Ada banyak alasan untuk menjaga agar tubuh tidak terlalu gemuk. Oleh karenanya, jangan tunda lagi untuk menjaga berat badan tetap sehat dengan menerapkan pola makan sehat dan berolahraga teratur. Dengan berat badan normal, risiko penyakit akan menjadi menurun dan kualitas hidup kamu dapat tetap maksimal.

Address

Bekasi
40396

Telephone

088213001940

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Solusi langsing sehat alami posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Solusi langsing sehat alami:

Share