07/06/2020
surat Cinta Si Pengagum Rahasia : Part 1
(Happy Reading :maaf kalo ada typo😁)
*******
"Ternyata kamu sama aja seperti dia dan aku menyesal karna udah terlanjur percaya sama kamu!!"
"Nggak itu semua salah saya bukan seperti dia yang pernah menyakiti kamu dan jangan sama kan saya sama dia karna jelas kami beda!!"
"Kamu sama dia itu nggak ada beda nya sama aja,,sama sama pembohong!!,dan kamu mau tau kan apa alasan aku benci sama dia selain dia pernah memutuskan aku dengan cara yang menyakitkan,,sekarang biar aku kasih tau sama kamu,,"
"Maksud kamu apa?"
*********
Terlihat seorang wanita yang sedang berjalan dengan tangan yang mengepal sepertinya ia sedang menahan amarah nya yang mungkin sekarang mulai mencapai puncak nya?
Sedangkan teman nya yang berada di belakang nya sambil terus berusaha untuk menahan nya,namun berkali kali juga di tepis oleh wanita di depan nya ini.
Brak!!!
Pintu itu di tolak dengan kencang nya membuat semua orang yang berada di dalam ruangan itu langsung menatap ke arahnya?
Ia mulai melangkah tepat ke depan mereka,namun dengan ekspresi yang berubah kini ia mulai tersenyum ramah.Membuat teman nya yang berada di samping nya menatap nya dengan wajah bingung nya.
"Permisi sebelum nya gua minta maaf karna udah buat kalian semua kaget tapi kedatangan gua kesini adalah untuk mencari siswa yang bernama yogi?,,jadi tolong angkat tangan nya untuk yang bernama yogi"ucap nya sambil memperhatikan setiap orang yang berada di depan nya sekarang.
"Gua yang bernama yogi,,"sahut pria itu sambil berjalan ke arah nya dengan satu tangan nya di angkat ke atas.
"Oh,,jadi lo yang nama nya yogi hmm,,?"tanya nya lagi
Yogi hanya meganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan kembali menundukkan kepalanya.Wanita itu pun mulai mendekat ke arahnya sambil menatap nya dengan tatapan yang berubah tajam.
"Ini surat lo kan?"
"Iyah,,itu su,,surat gua"
"Sekarang gua mau lo kasih tau ini surat apa?,dan apa maksud lo kasih surat ini ke gua,,sebelum nya mungkin gua udah baca dan tau tapi gua mau lo sendiri yang jelaskan tentang isi surat ini biar lebih jelas dan di dengar sama mereka semua disini"ucap nya kemudian memberikan surat yang tadi berada di tangan nya ke yogi dengan sedikit memaksa agar ia mau mengambil nya.
"Ayo dibaca!!,,kenapa lo diam,,takut?,atau nggak berani,,atau malu,,?"
"Maafin gua"
"Maaf tapi gua nggak terima kata maaf sama cowo yang memalukan kayak lo,,karna saat lo tulis surat itu lo sama sekali nggak ada rasa takut,dan malu sama gua tapi kenapa sekarang saat gua suruh baca lo malah diam,,,dan jawab pertanyaan gua apa maksud lo tulis surat ini?"ucap nya dengan nada yang mulai lantang.
"Gua s**a sama lo itu sebab nya gua tulis surat ini buat lo"ucap yogi dengan nada yang ragu.
"Lo tau kan kalau gua paling nggak s**a sama cowo yang s**a mengirim surat cinta kayak gini ke gua karna gua paling benci cowo yang nembak cewe melalui surat itu namanya pengecut!!,,lo cowo tapi nggak ada keberanian sama sekali untuk berhadapan langsung dan bicara secara empat mata sama gua,,tapi it's okey,,gua terima"ucapnya
Yogi langsung menatap wanita itu dengan tatapan bingung nya,namun sejenak ia mulai tersenyum.
"Tapi dengan satu syarat,,yaitu gua mau lo harus bisa menelan surat ini sampai ke dalam perut lo baru gua terima lo jadi cowo gua gimana?"
Semua nya tersentak saat mendengar ucapan wanita itu,termasuk yogi ia lalu beralih menatap surat yang ada di tangan nya saat ini lalu menatap wanita itu dengan keringat yang sudah membasahi jidat nya.
"Ayo telan!!"
"Nggak gua nggak mau lo bercanda kan"
"Siapa yang bercanda gua serius,,begitu pun dengan lo gua yakin lo tulis surat ini juga nggak bercanda kan jadi begitupun sebaliknya nya sama gua nggak mungkin bercanda,,"
"Fanya udah lah nggak usah di ladenin,biarin aja mending kita balik ke kelas aja yah,,"ucap teman nya yang sedari tadi berada di samping wanita yang di panggil Fanya ini.
"Nggak!!,,gua nggak mau karna cowo seperti ini nggak bisa di biarin aja nanti dia malah makin lama makin terus mengirim surat ini ke gua sama kayak cowo cowo sebelum nya dan itu yang paling membuat gua benci sama surat cinta seperti ini!!"
Plak!!!
Satu tamparan berhasil mendarat tepat di p**i yogi membuat nya langsung memalingkan wajahnya ke samping dan meringis sakit.Mereka semua yang berada di dalam ruangan itu hanya terdiam dan tidak berani mengikut campur dengan urusan kedua nya.Karna mereka kenal siapa Fanya dan tau seperti apa jika dia sedang marah.
"Itu buat lo karna udah berani nulis surat norak itu ke gua,dan ingat sampai kapan pun bagi gua setiap cowo yang mengirim surat cinta ke gua hanyalah seorang cowo pengecut,brengsek,dan sangat memalukan karna gua paling anti dengan surat cinta seperti itu ngerti!!!,,"bentak Fanya membuat yogi tersentak masih dengan tangan nya yang memegang p**i nya yang merah akibat tamparan Fanya tadi.
"Udah Fanya,,sekarang lo udah puas kan jadi sekarang kita balik lagi ke kelas keburu guru datang ayo,,"ucap teman nya
"Belum gua belum puas masih pengen kasih dia pelajaran lagi"ucap Fanya terus menatap tajam ke arah yogi
"Sudahlah ayo kita pergi,,,kasihan tau yogi nya udah lo tampar masa lo tampar lagi,,sekarang kita pergi ayo,,"ucap nya lagi lalu menarik lengan Fanya untuk keluar dari ruangan tersebut.
"Lo sih bego banget udah tau Fanya itu paling nggak s**a sama cowo yang nulis surat cinta buat dia kan dia itu anti sama surat begituan tapi lo malah berani banget,,gua aja takut tau masa lo nggak,,"ucap siswa yang duduk sebangun dengan yogi.
"Yah gua mana tau kalau dia bakalan sejarah itu sama gua"
"Asal lo tau yah,,udah hampir semua cowo di sekolah ini dia hajar sama dia gara gara kasus nya sama kayak lo secara dia itu kan cewe paling cantik jadi otomatis bakalan banyak cowo yag s**a sama dia"
Yogi hanya terdiam sambil mengusap p**inya
yang masih terasa nyeri.
******
"Nggak tau kenapa yah gua aneh sama semua cowo di sini sama aja bego nya luar biasa dan pengecut nya juga tingkat dewa,,nggak ada satu pun yang bisa ngerti kalo gua itu nggak s**a dikirimkan surat surat alat dan super drama kayak gini bikin gua mual aja tau nggak pas baca nya"ucap Fanya
"Udah lah sabar aja nanti juga pada bosan sendiri karna tiap hari di marahin sama lo si cewe tukang marah dan sadis banget kalo udah marah nya sampai puncak katak tadi seram tau"
"Iihh,,tika bisa nggak sih lo sedikit aja nggak keramahan gua dan kenapa lo selalu berpihak sama mereka harus nya lo itu pihak nya sama gua bukan ke cowo cowo pengecut dan munafik itu"ucap Fanya.
"Kan nggak semua cowo itu pengecut dan juga munafik sama seperti mantan lo dulu yang kejam itu iyakan,,"ucap rika
"Jangan pernah bahas soal mantan gua lagi karna yang ada gua malah makin jijik buat dengar soal dia lagi ngerti!!"ucap Fanya
"Okey okey,,gua janji tapi please lo tolong banget ubah cara dan sikap lo yang s**a marah marah sama mereka dan jangan samakan mereka semua sama apa yang pernah terjadi sama masa lalu lo yah,,"ucap rika
Fanya hanya diam tanpa ingin berkata apapun sepertinya dia mulai teringat lagi dengan sosok yang pernah ada di masa lalunya.
Flashback on..
"Hai Fanya,,sebelum nya maaf jika aku dengan berani nya menulis surat ini buat kamu meski pun aku tau bahwa ini mungkin sedikit memalukan karna aku s**a pada adik kelas ku sendiri tapi inilah yang aku rasakan sedari pertama kita ketemu di gerbang sekolah waktu kamu bantu aku biar bisa masuk karna telat dan dari situ aku merasa bahwa kamu adalah wanita yang baik berani juga s**a menolong sesama itu yang membuat aku kagum,,dan aku tau kamu pasti penasaran kan sama nama aku kalo gitu biar kamu bisa tau coba kamu ingat ingat lagi siapa yang pernah kamu tolong saat telat waktu datang ke sekolah dulu aku yakin kamu pasti udah bisa tebak siapa aku,,sekali lagi maaf yah:-)..
Salam kenal A"
Fanya menutup mata nya saat harus mengingat kembali tulisan di surat itu tersusun dengan kata kata yang begitu indah namun menyakitkan pada akhirnya.
"Bukan nya kamu bilang kalau kamu s**a sama aku dan mau menjadikan aku pacar kamu tapi kenapa sekarang kamu nulis surat seperti ini,,"
"Aku minta maaf tapi aku mau kita putus,,"
"Iyah tapi apa alasan nya dan apa aku pernah melakukan kesalahan sama kamu?,,aku nggak mau pisah sama kamu karna aku masih cinta dan sayang sama kamu aku mohon"
"Kalo kamu emang cinta sama aku,,kamu harus buktiin itu biar aku percaya"
"Maksud kamu?"
"Aku sekarang ada di rumah dan aku mau kamu datang kesini tunjukkan ke aku seberapa tulus kamu mencintai aku biar aku bisa menarik kembali kata kata putus itu ke kamu"
"Kamu serius kan"
"Iyah aku serius tapi kamu harus kesini sekarang"
"Okey aku kesana sekarang"
Tes..
Tes..
Tes..
Air mata itu jatuh tanpa di sangka ia lalu mengusap nya kembali dan rasa nya begitu sesak saat mengingat kejadian paling mengerikan dalam hidupnya dan membuat nya benci dengan kata kata cinta itu.
"Kamu bilang kalau kamu akan menarik kembali kata kata itu kalau aku datang kesini,,"
"Iyah aku akan menarik semula kata kata aku tapi aku mau kamu datang kesini sama aku biar kita bisa bersenang senang disini setelah itu baru kita akan belikan lagi"
"Nggak!!,,aku nggak may bukan nya kamu pernah tulis di surat itu bahwa kamu akan selalu mencintai aku dan menjaga serta melindungi aku tapi kenapa sekarang kamu bilang seperti ini sama aku,,kamu bikin aku takut"
"Semua yang ada dalam surat itu hanyalah nya kata yang nggak penting buat aku dan apa yang kamu baca bukan lah tulus dari apa yang aku tulis dari hati aku sendiri itu semua hanya bohong,,tapi kamu kan sendiri yang bilang kalau kamu s**a sama setiap surat surat yang aku tulis jadi aku sengaja menulisnya dengan kata kata indah biar kamu s**a sama aku dan aku berhasil benarkan"
"Dasar cowo brengsek!!,,kamu pembohong!!"
"Iyah gua emang pembohong untuk gadis penyuka surat yang norak kayak lo,,dasar bodoh!!,,sekarang lo ikut gua ayo!!"ucap nya lalu menarik tangan Fanya kasar.
"Enggak lepasin!!,,aku benci sama kamu!!,lepasin!!,,"
"Lepasin!!,,jangan ganggu aku!!"
"Hei Fanya Fanya,,lo kenapa?"tanya rika yang sedikit bingung saat mendengar Fanya yang tiba tiba saja berkata seperti itu karna sedari tadi ia hanya melamun.
"Gua nggak papa cuman lagi,,"
"Lagi mikirin sih mantan lo itu iyah,,"sambung rika
"Gua trauma sama cowo yang mengirim surat cinta karna gua takut hal itu terjadi lagi dia bukan hanya menyakiti gua aja tapi juga hampir merenggut,,,,"
"Udah lo nggak usah terlalu mikirin itu lagi yah,,sekarang lo harus belajar move on dan lupakan semua kenangan buruk lo okey"ucap rika.
Ia lalu memeluk Fanya agar ia bisa lebih tenang dan tidak terlalu memikirkan hal hak yang membuat nya sedih lagi.
****
"Jadi gimana lo mau kan bantuin gua?,karna cuman lo satu satu ya harapan gua untuk bisa belikan sama dia lagi please lo mau yah,,"
"Okey tapi gua fikir fikir dulu yah,,soalnya ini masih agak berat buat gua putuskan untuk membantu lo karena ini menyangkut soal hati dan perasaan seorang wanita gua nggak mau sampai salah melangkah"
"Udah lo tenang aja dia itu baik kok cuman seram aja kalo lagi marah sama kayak lo"
"Nggak usah ngawur,,yaudah deh gua akan bantu lo,,"
"Yess,,"
"Tapi lo beneran kan nggak pernah melakukan apapun sama dia yang membuat dia itu benci sama lo selain karna lo mutusin dia tanpa sebab?"
"Iyah gua beneran dan nggak bohong sama lo percaya deh sama gua,kan ini sepupu lo jadi lo harus percaya"
"Okey gua pegang omongan lo,tapi awas kalo sampai lo bohong,,gua akan jamin lo bakal menyesal karna udah ngomongin gua ngerti"
"Iyah gua ngerti,,tapi ingat nanti sebelum lo ke jakarta lo harus kasih tau ke gua biar gua bisa antar lo sampai ke bandara"
"Iyah lo nggak usah lebay,,pake antar gua segala ke bandara lebay tau,,"
"Lo kan sepupu gua jadi tanggung jawab gua juga untuk memastikan kalo lo itu selamat sebelum sampai tujuan"
"Iyah deh,,bos Anton"
****
Pagi hari nya....
Fanya
Tap..
Tap..
Tap...
Terdengar langkah kaki Fanya yang terburu buru menuruni anak tangga,dengan rambut nya yang masih sedikit berantakan.
"Mah Fanya berangkat dulu yah,,assalamualikum,,"
"Eeehh,,,,tunggu dulu kamu belum sarapan loh,,nanti kamu sakit gimana ayo sini"panggil sang mama
"Iyah Fanya sini kamu duduk dulu sarapan baru berangkat ke sekolah"timpal sang papa
"Tapi Fanya udah telat mah pah, jadi biarin aja lah nanti di sekolah baru Fanya beli makanan yah,,Fanya berangkat dulu nanti keburu di tutup pagar nya sama pak satpam yah,,bye"ucap Fanya lalu bergegas keluar.
Di tempat lain seorang laki laki sedang berlari menyeberang sebatang jalan sambil mengatur nafasnya yang sedang tidak teratur.
"Pak!!,,tunggu jangan tutup pagar nya dulu!!"teriak nya sedikit kencang saat melihat pak satpam yang mulai mendorong pagar itu ke samping agar tertutup.
"Ayo buruan sebelum saya tutup!"kata pak satpam.
Ia pun lalu langsung berlari masuk dan berhenti tepat di samping pak satpam sambil tersenyum
"Makasih yah pak,,"
"Yah sama sama,,tapi seperti nya saya belum pernah melihat kamu disini,siswa baru yah?"tanya pak satpam
"Iyah pak saya siswa baru disini"jawab nya.
Namun sejenak mereka mendengar suara seorang perempuan yang sedang berlari tepat ke arah pagar dan mulai mengatur nafasnya juga.
"Kamu terlambat jadi saya tidak akan membukakan pagar ini"ucap pak satpam.
"Yah pak jangan gitu dong,,saya kan jarang jarang nih datang nya telat,,jadi tolong yah bukain pagar nya please"ucap nya.
"Dek Fanya tetap saja pak tetap tidak bisa ini sudah peraturan mengerti"
"Pak saya kan cuman telat beberapa menit telat nya pak jadi bukain pagar nya yah"mohon Fanya
"Pak bukain lah pagar nya kasihan tau,,kan tadi dia juga udah bilang kalo jarang jarang dia itu telat dan baru juga beberapa menit jadi nggak papa lah,,lagian kalo pak satpam bantuin dia nanti pak satpam bakalan dapat pahala karna bantuin orang yang lagi butuh pertolongan iyakan,,,"ucap siswa baru itu.
"Ya sudah kamu saya izinkan masuk tapi ingat ini untuk yang terkahir besok besok tidak lagi mengerti!!!"
"Yah pak saya mengerti makasih yah pak"
Dengan cepat Fanya langsung berjalan menuju ke dalam sekolah meninggalkan siswa baru itu yang sedang menatap nya dari belakang nya.
"Ternyata dia cantik juga benar kata anton,,lantaran aja dia mau balikan lagi sama mantan nya"
****
Di kelas..
"Telat yah"ucap rika
"Huh,,iyah nih tumben gua telat biasanya kan nggak"
"Lagian lo galau mulu jadinya gitu deh telat"
"Apaan sih lo nggak lucu"
"Hehe,,sorry sensi amat lo"
Tanpa menunggu lama seorang laki laki dengan menggunakan seragam yang sama seperti mereka masuk ke dalam kelas sambil tersenyum ramah dan lalu diskusi tempat nya persis di belakang Fanya dan rika.
"Dia bukan nya cowo tadi yang bantuin gua yah?,,ternyata dia siswa baru di kelas ini"ucap Fanya
"Jadi lo udah ketemu sama dia?"tanya rika
"Yah gitu deh,,tadi sebenarnya dia yang gantian gua supaya bisa masuk ke dalam sekolah waktu pagar nya udah di tutup sama pak satpam,makanya sekarang gua bisa ada disini"jawab Fanya dengan wajah santai nya.
"Jadi lo udah terima kasih sama dia"
"Belum soalnya gua buru buru tadi"
"Gitu banget sih lo,,nanti lo harus terima kasih sama dia karna berkat dia lo itu bisa masuk ke sini"
"Ckk,,iyah iyah tapi nanti nggak sekarang"
Bersambung...