09/08/2026
β‘ Sukunya adalah perampok paling ditakuti di seluruh jazirah Arabia.
Dan Abu Dzar adalah yang paling berani di antara mereka semua.
Tapi jauh sebelum Islam β hatinya sudah menolak menyembah berhala. Secara alami. Tanpa ada yang mengajarinya.
Ketika kabar tentang Rasulullah sampai kepadanya β ia tidak menunggu satu hari pun.
Ia berangkat sendirian ke Makkah. Tanpa rombongan. Tanpa bekal banyak. Hanya tekad yang membara. π₯
Di Makkah ia bertemu Ali yang mengenalinya sebagai pencari kebenaran dan membawanya kepada Rasulullah.
Mendengar Islam β hati keras seorang perampok itu luluh dalam hitungan menit.
Ia bersyahadat. Rasulullah memintanya merahasiakan dulu karena bahaya.
Abu Dzar mengangguk.
Tapi keesokan harinya β ia berjalan langsung ke Ka'bah. Berdiri di tengah kerumunan Quraisy yang paling garang.
Dan berteriak sekencang-kencangnya...
"Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan rasulullah!" β‘
Quraisy menghantamnya habis-habisan.
Sampai Abbas β paman Rasulullah β harus melindunginya dengan mengatakan bahwa Abu Dzar adalah dari suku Ghifar yang menguasai jalur perdagangan mereka.
Dan Abu Dzar β dengan tubuh penuh lebam β bangkit dan tersenyum. π€²
Subhanallah. π
π Rena ambil pelajaran hari ini:
Iman yang sejati tidak bisa disembunyikan selamanya. Ketika kebenaran sudah masuk ke dalam hati yang paling dalam β ia akan meledak keluar dengan sendirinya. Abu Dzar membuktikannya bahkan sebelum 24 jam berlalu.
Tunggu Episode 2 β Abu Dzar menjadi wali Allah paling zuhud yang membuat para penguasa gentar! πβ‘
Kalau kisah ini menggetarkan hatimu β komen β‘ di bawah dan share ke orang yang kamu sayangi! ππ