21/08/2026
Penggalangan dana untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilakukan saat perayaan HUT ke-81 RI menuai kritik dari sejumlah masyarakat.
Warganet mempertanyakan alasan pemerintah membuka donasi publik untuk korban bencana, sementara negara memiliki anggaran dan penerimaan pajak yang berasal dari masyarakat.
Donasi tersebut dihimpun melalui QR code yang ditampilkan dalam acara panggung kesenian perayaan kemerdekaan. PT Danantara mencatat dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp2,16 miliar.
Menanggapi kritik tersebut, Danantara menyebut penggalangan dana dilakukan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin membantu korban bencana sebagai bentuk gotong royong nasional.
Pemerintah juga menegaskan bahwa penanganan gempa NTT tetap didukung oleh anggaran negara, termasuk melalui BNPB, alokasi dana bencana pemerintah pusat, serta tambahan dukungan yang tengah disiapkan Kementerian Keuangan.