24/03/2022
Mana bos lombok nih
BANJARBARU - Harga cabai lokal di pasar tradisional Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali naik.
Sebelumnya harga cabai ini adalah sekitar Rp 80 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp 120 ribu per kilogram.
Penjual cabai di Pasar Bauntung Banjarbaru, Wiji Lestari, Rabu (23/3/2022), mengatakan, memang dari petaninya naik sehingga harga naik tajam.
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, membenarkan harga cabai naik lagi. Agar mampu menjaga stabilitas harga, mendatangkan cabai dari luar Kalsel.
Berharap, ketersediaannya mampu terpenuhi berkelanjutan.
"Cabai rawit taji dan tiung, naiknya tidak signifikan, hanya sekitar Rp 10.000," sebutnya.
Faktor yang juga menjadi pengaruh kenaikan harga cabai, menurutnya, pendistribusian mengalami hambatan.
Termasuk, dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) solar non subsidi.
"Selain masalah cuaca, kami juga meminta kerja sama stakeholder lainnya yang menangani kelancaran pendistribusian. Karena, tidak ada artinya bahan pokok yang melimpah dan tersedia, apabila masih saja terhambat. Maka dari, dinas perhubungan, kepolisian dan pihak lainnya termasuk Pertamina, ikut membantu," runutnya.
(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)
Berita selengkapnya kunjungi banjarmasinpost.co.id atau swipe up insta story.